PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 22 September 2012

Home > > Dalam Sepekan, Kriminalitas Wilayah Ngawi Meningkat Tajam

Dalam Sepekan, Kriminalitas Wilayah Ngawi Meningkat Tajam

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI™ Jajaran Polres Ngawi harus kerja ekstra keras dalam pekan ini lantaran makin maraknya kriminalitas. Kasus demi kasus terus bergantian dari ranmor hingga pencurian dengan pemberatan yang terjadi hampir merata di berbagai wilayah. Petugaspun akhirnya menerapkan P21 yang di konsentrasikan di wilayah kepolisian sektor dengan metode operasi beranting.

Dalam sepekan ini saja kasus pencurian terus mengincar sasaran tempat usaha baik toko maupun lainya yang dikira sepi dari pantauan petugas. Seperti halnya kejadian yang menimpa salah satu warga Dusun Pojok, Desa/Kecamatan Kwadungan Ngawi dengan korban Hartatik, 44 th. Peristiwa yang bermula dari korban di datangi oleh 4 orang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor.

Sesuai penuturan korban, tanpa basa - basi 4 orang ini memiliki tugas masing-masing untuk mengelabui korban saat beraksi. Dimana salah satu pelaku berpura-pura menanyakan harga-harga pupuk dan kawanan lainya bertugas membeli racun hama bernada mendesak. Setelah korban di buat bingung oleh kawanan pencuri kemudian salah seorang mendekati meja penyimpanan uang dan setelah itu langsung membawa kabur uang tunai.

Akibat ulah nekat kawanan tidak di kenal ini, korban yang baru menyadari baru saja kehilangan uang tunai setelah mereka kawanan pencuri tersebut kabur dan Hartatik mengaku kepada petugas mengalami kerugian mencapai 32 juta. Kejadian pencurian juga terjadi lagi, dengan sasaran kembali toko pertanian terjadi di Dusun Ngrancang, Desa Mantingan Ngawi, korban dengan identitas Sutrisno, 49 th, mengaku mengalami kerugian mencapai 10 juta rupiah.

Korban kali pertama mengetahui tempat usahanya dibobol pencuri saat dirinya hendak membuka toko. Saat itulah korban mengaku cukup terkejut karena isi toko sudah raib alias kosong. Melihat barang daganganya yang berupa 10 tabung gas elpiji dan berbagai obat-obatan pertanian yang ludes di bawa maling ini korban langsung lapor ke Polsek Mantingan. Dari hasil penyelidikan sementara di duga pencuri masuk lewat atap rumah dengan membuka beberapa genteng setelah mendapatkan hasil jarahannya pelaku keluar melalui ventilasi belakang rumah dan nampaknya aksi pencurian ini dilakukan oleh lebih dari 1 orang.

Kapolres Ngawi, AKBP Edy Junnedy Sik, kepada media saat dikonfirmasi dengan 2 kejadian pencurian di toko pertanian tersebut pihaknya membenarkan. Mendasar hal tersebut pihaknya meminta kepada warga Ngawi untuk lebih waspada dan lebih memperhatikan orang-orang yang mungkin belum di kenal.(pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda