PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 29 November 2012

Home > > Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Tersengat Listrik

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Tersengat Listrik

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |SELOPURO™ Kejadian tragis menimpa Rusno (49), tewas seketika setelah tersengat listrik di ladang jagung miliknya sendiri. Bapak paruh baya warga Dusun Jetak, Desa Selopuro, Kecamatan Pitu-Ngawi, diketahui meregang nyawa oleh istrinya sendiri, Sayekti (40) sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis siang (29/11).

Menurut Sumarji salah satu saksi dilokasi kejadian, siang itu dirinya mendengar suara teriakan histeris dari arah kebun jagung milik korban yang tidak jauh dari rumahnya. Setelah didekati ternyata Sayekti menangis dengan mendekap tubuh suaminya Rusno yang kondisinya sudah tewas dengan posisi tertelungkup.

Dan didekat korban ada kabel listrik yang sudah terputus menjadi dua bagian yang panjangnya puluhan meter. “Kemungkinan Rusno saat membersihkan pelepah daun pisang dengan sebilah sabit tanpa diketahui atau kelupaan sabitnya tersebut membabat kabel listrik yang tingginya sekitar dua meter,” terang Sumarji.

Kemudian tambahnya, posisi korban saat itu tanpa memakai alas kaki atau sandal sehingga ketika kabel putus mengenai bagian tubuhnya langsung kestrum hingga tewas dilokasi. Dan dibagian dada sebelah kiri korban ada bekas sengatan listrik dengan kondisinya gosong, selain itu dari hidung korban juga terlihat mengeluarkan darah segar.

“Setelah itu bersama warga lainya langsung mengevakuasi korban kerumahnya,” terang Sumarji. Sedangkan kabel listrik sepanjang 150 meter yang menewaskan Rusno ini, lanjut Sumarji merupakan saluran listrik yang diarahkan ke rumah Sukarmin yang masih famili korban dari speedometer rumah kosong. “Speedometer itu kan ada dirumah kosong milik korban yang disalurkan ke masjid dan ke rumah Sukarmin yang kebetulan juga melewati kebun jagung milik korban,” imbuhnya.

Mengetahui Rusno tewas akibat kesetrum listrik, pihak petugas dari Polsek Pitu turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang ada ditengah kebun jagung. Setelah itu pihak kepolisian bersama medis dari puskesmas setempat juga melakukan visum luar terhadap jasad korban. Dari hasil pemeriksaan terdapat luka gosong dibagian dada kiri dan tangan sebelah kiri.

Sementara Kapolsek Pitu, AKP Misrin, membenarkan kalau Rusno tewas untuk sementara waktu lantaran terkena sengatan arus listrik disaat membersihkan kebun jagung miliknya. “Sampai sejauh ini pihak kami masih melakukan olah TKP untuk membuktikan apakah benar korban tewas akibat kestrum listrik ataukah ada penyebab lainya,” kata AKP Misrin. Maka pihaknya untuk mengamankan TKP dengan memasang garis polisi guna mengungkap kejadian yang sebenarnya dengan mengamankan sebilah sabit sebagai barang buktinya. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda