Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label WARTA DESA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WARTA DESA. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Oktober 2026

Akses Pertanian Lebih Terjaga, Desa Sidomakmur Ngawi Bangun Tembok Penahan Tanah di Dua Dusun

Akses Pertanian Lebih Terjaga, Desa Sidomakmur Ngawi Bangun Tembok Penahan Tanah di Dua Dusun

SN Media™ NGAWI – Pemerintah Desa Sidomakmur, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, membangun tembok penahan tanah (TPT) di dua lokasi untuk menjaga kondisi jalan yang telah dipavingisasi agar lebih awet. Infrastruktur tersebut menjadi akses penting bagi warga dalam menunjang aktivitas sehari-hari hingga kegiatan produksi pertanian.

Pembangunan yang dilaksanakan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sidomakmur itu berlokasi di Dusun Sukowidi RT 001 RW 005 dan Dusun Pintuk RT 004 RW 004. Proyek tersebut memiliki volume pekerjaan 1.236 meter dengan anggaran Rp500 juta dari Bantuan Keuangan Desa Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026. 

Kepala Desa Sidomakmur, Sunardi, mengatakan pembangunan TPT dilakukan untuk memperkuat infrastruktur di sekitar jalan yang sudah dipavingisasi. Dengan penguatan tersebut, kondisi jalan diharapkan lebih terjaga sehingga tidak mudah mengalami kerusakan dan bisa dimanfaatkan warga dalam jangka panjang. 

“Jalan ini menjadi akses penting bagi warga. Selain untuk aktivitas sehari-hari, jalan juga digunakan petani untuk mendukung kegiatan produksi pertanian, sehingga kondisinya perlu dijaga agar tetap baik,” ujarnya.

Menurut dia, jalan desa tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung kelancaran kegiatan ekonomi. Akses yang memadai memudahkan petani menuju lahan, membawa kebutuhan pertanian, hingga mengangkut hasil panen. 

Karena itu, pembangunan TPT diharapkan mampu membantu menjaga kondisi jalan, terutama pada bagian yang membutuhkan penguatan tanah di sekitarnya. Infrastruktur yang terawat akan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. 

Melalui pembangunan tersebut, pemerintah desa berupaya menjaga infrastruktur yang telah tersedia agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama. Terlebih, jalan yang menghubungkan kawasan permukiman dengan area pertanian memiliki peran penting dalam menunjang produktivitas warga. 

Pun sembari berharap, pembangunan TPT di kedua lokasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain menjaga jalan agar lebih awet, keberadaan infrastruktur itu diharapkan mempermudah aktivitas warga, terutama petani yang mengandalkan akses jalan untuk mendukung kegiatan usaha mereka. 

“Harapannya, jalan yang sudah dipavingisasi ini bisa lebih awet dan digunakan masyarakat dengan nyaman. Petani juga bisa lebih mudah mengakses lahan maupun mengangkut hasil panen, sehingga aktivitas sehari-hari tidak terganggu,” pungkasnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 22 Oktober 2026

Perkuat Akses Bantuan Hukum, Pemdes Sidolaju Ngawi Bekali Warga Lewat Pelatihan Kadarkum

Perkuat Akses Bantuan Hukum, Pemdes Sidolaju Ngawi Bekali Warga Lewat Pelatihan Kadarkum

SN Media™ NGAWI - Pemerintah Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, menggelar sosialisasi dan pelatihan Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) untuk meningkatkan pemahaman warga terhadap aturan hukum sekaligus memperkuat akses pendampingan melalui pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbakum).

Kegiatan yang berlangsung di balai desa setempat itu diikuti warga, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). 

Pemdes Sidolaju berkolaborasi dengan Polsek setempat untuk memberikan arahan mengenai persoalan hukum yang berpotensi muncul dalam kehidupan sehari-hari. 

Kepala Desa Sidolaju, Karminto, mengatakan pemahaman hukum penting agar masyarakat mengetahui hak dan kewajibannya serta mampu menentukan langkah yang tepat ketika menghadapi persoalan. 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin warga semakin memahami aturan hukum dan tidak gegabah mengambil keputusan yang justru bisa merugikan diri sendiri,” ujarnya.

Edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pengenalan peraturan, tetapi juga membantu masyarakat memahami prosedur yang perlu ditempuh saat menghadapi persoalan hukum. 

Dengan begitu, warga memiliki bekal untuk menyikapi permasalahan secara bijak dan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain menyasar masyarakat, kegiatan ini memperkuat pemahaman perangkat desa mengenai batas kewenangan dalam menjalankan tugas pelayanan. 

Pengetahuan tersebut diperlukan agar keputusan administratif tetap sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan baru akibat kekeliruan dalam bertindak. Pemahaman itu juga menjadi bekal bagi pemerintah desa untuk memberikan informasi awal kepada warga yang membutuhkan bantuan ketika berhadapan dengan proses hukum. 

Perangkat desa diharapkan dapat mengarahkan masyarakat menuju layanan pendampingan yang tepat tanpa melampaui kewenangannya. Pembentukan Posbakum menjadi salah satu upaya memperluas akses keadilan, terutama bagi warga kurang mampu yang membutuhkan informasi maupun pendampingan hukum. 

Keberadaan layanan ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh arahan mengenai langkah yang dapat ditempuh sesuai permasalahan yang dihadapi. Dengan saluran pendampingan yang jelas, warga diharapkan tidak merasa sendirian ketika menghadapi persoalan hukum. 

Masyarakat juga dapat mengetahui tempat meminta bantuan sehingga proses penyelesaian masalah berjalan lebih terarah dan berdasarkan aturan. 

Karminto berharap sosialisasi dan pelatihan Kadarkum memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Sidolaju. Menurutnya, kesadaran hukum perlu dibangun melalui pemahaman yang memadai serta kemudahan memperoleh informasi dan pendampingan ketika diperlukan. 

“Harapan kami, warga semakin sadar hukum, memahami hak dan kewajibannya, serta mengetahui ke mana harus mencari bantuan ketika menghadapi persoalan hukum,” pungkasnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 06 Oktober 2026

Ngawi Ajukan Anggaran Sekitar Rp20 Miliar untuk Pilkades Serentak 2027

Ngawi Ajukan Anggaran Sekitar Rp20 Miliar untuk Pilkades Serentak 2027

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi mengajukan pagu anggaran sekitar Rp20 miliar untuk mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang berpotensi digelar pada 2027. Anggaran tersebut direncanakan melalui APBD Kabupaten dalam bentuk Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada desa.

Kabid Pemdes Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ngawi Arif Syaifudin mengatakan, usulan anggaran Pilkades serentak tersebut telah masuk dalam Rencana Kebutuhan Biaya Daerah (RKBD) Kabupaten. Namun, pagu akhir masih sangat bergantung pada kondisi fiskal daerah dan kebijakan pemerintah pusat. 

“Untuk anggaran, pelaksanaan Pilkades serentak akan dibantu melalui APBD Kabupaten berupa Bantuan Keuangan (BKK) kepada desa. Anggaran tersebut sudah masuk dalam RKBD Kabupaten. Untuk pagu usulan itu kemarin sekitar dua puluhan miliar,” ujar Arif, Selasa (06/10/2026).

Usulan anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Pilkades serentak di desa-desa yang kepala desanya memasuki akhir masa jabatan. Tercatat sebanyak 178 kepala desa di Kabupaten Ngawi akan berakhir masa jabatannya pada 2027. 

Meski pagu telah diusulkan, angka tersebut belum menjadi nilai anggaran final. Pemerintah daerah masih mempertimbangkan dinamika transfer ke daerah serta kebijakan pemerintah pusat yang dapat memengaruhi kemampuan APBD Kabupaten Ngawi. 

Skema pembiayaan melalui BKK nantinya menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan pelaksanaan Pilkades di tingkat desa. Karena itu, kepastian pagu anggaran akan berjalan beriringan dengan penyelesaian regulasi sebagai dasar pelaksanaan. 

Saat ini DPMD Kabupaten Ngawi masih berada pada tahapan penyusunan regulasi. Peraturan Daerah (Perda) tengah disiapkan dan selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) atau Peraturan Bupati (Perbup). 

Sementara itu, pemerintah daerah belum menetapkan hari dan tanggal pelaksanaan Pilkades serentak. Penentuan jadwal masih menunggu proses regulasi selesai serta mempertimbangkan kesiapan penyelenggaraan dan pembiayaan. 

Penetapan waktu Pilkades nantinya dilakukan melalui Keputusan Bupati. Artinya, meskipun pengajuan pagu anggaran sudah masuk dalam perencanaan daerah, besaran final maupun jadwal pelaksanaan masih menunggu tahapan berikutnya. 

“Pilkades serentak kita memang belum menentukan harinya atau kapannya karena sampai dengan saat ini kita masih di tahap proses penyusunan regulasi. Untuk anggaran juga kita masih melihat dinamika transfer ke daerah dan kebijakan dari pusat, nanti kita tidak tahu seperti apa,” pungkasnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News 

Pewarta: Panji
Editor : Asy
Foto/iLst : Ilustrasi
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 30 September 2026

KDMP Kedunggalar Ngawi Diperkuat Infrastruktur, Halaman Dipaving dan Talud Dibangun

KDMP Kedunggalar Ngawi Diperkuat Infrastruktur, Halaman Dipaving dan Talud Dibangun

SN Media™ Ngawi – Pembangunan sarana pendukung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, mulai diarahkan untuk memperkuat fungsi koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa. Infrastruktur dasar menjadi bagian penting agar kegiatan koperasi berjalan lebih tertata.

Pemerintah Desa Kedunggalar merealisasikan pavingisasi halaman dan pembangunan talud pada lokasi KDMP yang berada di Dusun Plosorejo RT 03/06. Pekerjaan tersebut dibiayai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026 dengan total anggaran Rp85 juta. 

Pavingisasi memiliki volume 380 meter persegi, sedangkan pembangunan talud mencapai panjang 42 meter. Kepala Desa Kedunggalar Joko Waluyo mengatakan, pembangunan tersebut dilakukan untuk menyiapkan lingkungan KDMP agar representatif dalam mendukung aktivitas koperasi dan pelayanan kepada masyarakat. 

“Pembangunan ini kami arahkan untuk mendukung keberadaan KDMP, supaya lingkungan koperasi lebih tertata, nyaman dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan ekonomi masyarakat desa,” ujar Kades Joko.

Keberadaan halaman yang telah dipaving dapat menunjang mobilitas warga maupun aktivitas bongkar muat barang apabila KDMP nantinya menjalankan kegiatan usaha yang berkaitan dengan kebutuhan pokok, perdagangan, distribusi hasil pertanian atau layanan ekonomi. 

Sementara itu, talud sepanjang 42 meter berfungsi memperkuat bagian tepi halaman sekaligus membantu menjaga kestabilan tanah dan mengurangi risiko kerusakan akibat aliran air. Infrastruktur tersebut diharapkan membuat fasilitas KDMP aman serta memiliki daya guna dalam jangka panjang. 

Dari sisi pengembangan ekonomi desa, keberadaan KDMP dapat menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan potensi usaha lokal. Koperasi dapat dikembangkan sebagai sarana distribusi barang, pemasaran produk warga, penyediaan kebutuhan usaha serta penguatan rantai ekonomi desa. 

Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, kegiatan koperasi diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan, tetapi juga mampu membuka peluang perputaran usaha bagi pelaku UMKM, petani dan kelompok ekonomi masyarakat lainnya. 

Dia menambahkan, pemerintah desa berharap fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal ketika kegiatan KDMP berjalan semakin berkembang. Menurutnya, dukungan masyarakat juga diperlukan agar koperasi mampu tumbuh menjadi bagian dari aktivitas ekonomi desa. 

“Kami berharap KDMP bisa berkembang dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Infrastruktur yang dibangun ini menjadi penunjang agar kegiatan koperasi ke depan dapat berjalan lebih baik serta ikut menggerakkan perekonomian Desa Kedunggalar,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News 

Pewarta: Panji
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 06 Agustus 2026

Bangunrejo Kidul Ngawi Tingkatkan Kesadaran Warga Melalui Rembug Pencegahan Stunting Berkelanjutan

Bangunrejo Kidul Ngawi Tingkatkan Kesadaran Warga Melalui Rembug Pencegahan Stunting Berkelanjutan

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, menggelar rembug stunting sebagai upaya memperkuat pencegahan kasus stunting di tingkat desa. Kegiatan tersebut diikuti tenaga kesehatan, Forkopimcam, BPD, tokoh masyarakat, serta warga untuk menyamakan langkah dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Rembug stunting menghadirkan petugas dari Puskesmas setempat yang memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Materi yang disampaikan juga menekankan peran keluarga dalam mencegah stunting sejak dini. 

Kepala Desa Bangunrejo Kidul, Suparno, mengatakan penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, rembug stunting menjadi sarana menyatukan pemahaman sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat. 

"Melalui rembug stunting ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pencegahan sejak dini. Dengan keterlibatan semua pihak, upaya menekan angka stunting akan lebih optimal," ujarnya. 

Pun dapat diinformasikan, bahwa kelompok yang menjadi sasaran utama intervensi meliputi ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita usia 0–23 bulan, remaja putri, serta calon pengantin. Masing-masing kelompok memerlukan pendampingan yang berbeda sesuai kebutuhannya.

Ibu hamil diimbau memenuhi kebutuhan gizi, seperti asam folat, zat besi, dan protein, serta rutin menjalani pemeriksaan kehamilan. Sementara ibu menyusui didorong memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. 

Selain itu, bayi dan balita diharapkan memperoleh makanan pendamping ASI yang bergizi serta dipantau pertumbuhannya secara berkala melalui Posyandu. Edukasi juga diberikan kepada remaja putri dan calon pengantin agar menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah anemia sebelum memasuki masa kehamilan. 

Suparno menambahkan, pemerintah desa akan terus mendukung berbagai upaya pencegahan stunting melalui kegiatan edukasi dan pendampingan masyarakat. 

"Harapannya, kepedulian seluruh warga terus tumbuh sehingga stunting dapat dicegah sejak dini dan anak-anak di Bangunrejo Kidul bisa tumbuh sehat," pungkasnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 30 Juni 2026

Pemdes Mengger Ngawi Salurkan BLT Dana Desa Triwulan II kepada Sembilan KPM

Pemdes Mengger Ngawi Salurkan BLT Dana Desa Triwulan II kepada Sembilan KPM

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa (Pemdes) Mengger, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Triwulan II Tahun 2026 kepada sembilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Aula Kecamatan Karanganyar. Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp600 ribu untuk alokasi April hingga Juni 2026.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Mengger, Edi Kristanto, mengatakan penetapan sembilan penerima BLT DD telah melalui proses verifikasi dan validasi sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh tahapan dilakukan melalui Musyawarah Desa (Musdes) dengan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, pendamping desa, serta tokoh masyarakat sehingga bantuan dapat disalurkan kepada warga yang benar-benar memenuhi kriteria. 

"Penetapan sembilan KPM telah melalui proses verifikasi dan validasi dalam Musyawarah Desa yang melibatkan BPD, perangkat desa, pendamping desa, serta tokoh masyarakat. Dengan mekanisme tersebut, kami memastikan bantuan diberikan kepada warga yang memang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat," ujar Edi Kristanto.

Ia menjelaskan, BLT Dana Desa merupakan program perlindungan sosial yang bersumber dari Dana Desa untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar. Oleh karena itu, pemerintah desa berkomitmen menjalankan proses pendataan dan penetapan penerima secara transparan dan akuntabel agar bantuan tepat sasaran. 

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dengan dihadiri perangkat desa, unsur Kecamatan Karanganyar, serta para penerima manfaat. Setiap KPM menerima bantuan secara langsung setelah memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditentukan. 

Pun, Edi Kristanto mengimbau agar bantuan yang diterima dimanfaatkan secara bijaksana sesuai kebutuhan keluarga. 

"Kami berharap BLT Dana Desa ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan keperluan yang benar-benar penting, seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat serta memberikan manfaat bagi keluarga penerima," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok/SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 28 Juni 2026

Pemdes Sriwedari Distribusikan BLT DD Triwulan Kedua untuk Warga Penerima Manfaat

Pemdes Sriwedari Distribusikan BLT DD Triwulan Kedua untuk Warga Penerima Manfaat

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa (Pemdes) Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) triwulan kedua kepada sembilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan selama tiga bulan, sehingga total yang diterima mencapai Rp600 ribu.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program perlindungan sosial yang bersumber dari Dana Desa untuk membantu masyarakat yang masuk dalam kategori penerima sesuai ketentuan pemerintah. 

Seluruh penerima telah ditetapkan melalui Musyawarah Desa (Musdes) dan diverifikasi berdasarkan regulasi yang berlaku. Kepala Desa Sriwedari, Tony Norman, menegaskan bahwa proses penetapan penerima dilakukan secara terbuka dan mengacu pada hasil Musdes agar bantuan benar-benar diterima warga yang berhak. 

"BLT DD ini disalurkan kepada sembilan KPM yang telah ditetapkan melalui Musyawarah Desa sesuai kriteria dan ketentuan dari pemerintah pusat. Kami berkomitmen agar penyaluran bantuan tepat sasaran sehingga dapat membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujar dia.

Pun ia menjelaskan, BLT DD menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat. Karena itu, proses penyaluran dilakukan secara tertib dengan melibatkan pemerintah desa serta pihak terkait guna memastikan bantuan diterima langsung oleh masing-masing KPM. 

Selain sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat kurang mampu, penyaluran BLT DD juga menjadi upaya pemerintah desa dalam mendukung program pengentasan kemiskinan yang dijalankan pemerintah. Keds Tony juga mengimbau para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara bijaksana untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak. 

"Kami berharap bantuan ini digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, bukan untuk keperluan yang bersifat konsumtif. Semoga BLT DD ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, " pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok**
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 24 Juni 2026

Desa Kedungputri Salurkan BLT Dana Desa untuk Empat Keluarga Penerima Manfaat

Desa Kedungputri Salurkan BLT Dana Desa untuk Empat Keluarga Penerima Manfaat

SN Media™ Ngawi – Sejumlah desa di wilayah Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Triwulan II Tahun 2026 kepada warga penerima manfaat. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara bersama di Aula Kantor Kecamatan Paron.

Salah satu desa yang menyalurkan bantuan tersebut adalah Desa Kedungputri. Pada triwulan kedua tahun ini, Pemerintah Desa Kedungputri menyalurkan BLT-DD kepada empat Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan untuk periode April hingga Juni, sehingga total bantuan yang diterima mencapai Rp600 ribu per keluarga. 

Kepala Desa Kedungputri, Tri Wahyudiono, mengatakan BLT Dana Desa merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan dukungan ekonomi.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat. Kami berharap dana yang diterima dapat digunakan secara bijak sesuai kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. 

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar dengan dihadiri perangkat desa, pihak kecamatan, serta para penerima manfaat. Proses pencairan dilakukan sesuai data yang telah ditetapkan berdasarkan hasil verifikasi dan ketentuan yang berlaku. 

BLT Dana Desa merupakan program perlindungan sosial yang bersumber dari Dana Desa dan ditujukan bagi warga yang memenuhi kriteria penerima manfaat. Program ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu. 

Di Desa Kedungputri, jumlah penerima bantuan ditetapkan sebanyak empat KPM berdasarkan hasil pendataan dan musyawarah desa. Pemerintah desa memastikan penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. 

Selain menerima bantuan, para KPM juga diimbau untuk memanfaatkan dana yang diterima untuk kebutuhan yang bersifat prioritas, terutama kebutuhan pokok keluarga. 

Tri Wahyudiono berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi warga penerima. “Meskipun nominalnya terbatas, kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat. Pemerintah desa akan terus berupaya mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 18 Juni 2026

Pemdes Bangunrejo Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Melalui Posyandu Berkelanjutan

Pemdes Bangunrejo Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Melalui Posyandu Berkelanjutan

SN Media™ Ngawi – Sebanyak 109 balita mengikuti pelayanan di lima Posyandu yang tersebar di Desa Bangunrejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. Kegiatan tersebut difokuskan pada penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan status gizi untuk deteksi dini stunting, pemberian makanan tambahan (PMT), imunisasi dasar, serta pemberian vitamin.

Kepala Desa Bangunrejo, Sutrisno, mengatakan Posyandu memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak usia dini. Melalui pelayanan yang dilakukan secara rutin, kondisi kesehatan balita dapat terpantau dengan baik sehingga berbagai permasalahan gizi dapat segera ditangani. 

“Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Melalui kegiatan ini, pertumbuhan dan perkembangan balita dapat dipantau secara berkala sehingga berbagai risiko kesehatan, termasuk stunting, dapat dicegah lebih awal,” ujar Kades Sutrisno. 

Seluruh kegiatan Posyandu di Desa Bangunrejo dibina langsung oleh UPT Puskesmas Karanganyar. Dalam pelaksanaannya, layanan kesehatan telah menerapkan sistem Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) yang mencakup pelayanan sepanjang siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia. 

Pun, dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan digerakkan oleh kader kesehatan desa bersama bidan desa setempat. Kehadiran para kader dan tenaga kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat. 

Selain pelayanan kesehatan dasar, sektor kesehatan dan jaminan sosial di Desa Bangunrejo juga didukung keberadaan Posyandu aktif, tenaga kesehatan desa, serta akses pelayanan ke UPT Puskesmas Karanganyar sebagai puskesmas induk yang melayani masyarakat setempat. 

Pemdes Bangunrejo terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui sinergi dengan tenaga kesehatan dan kader Posyandu. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. 

“Kami berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan layanan Posyandu. Dengan keterlibatan semua pihak, kualitas kesehatan warga dapat terus meningkat dan generasi anak-anak Desa Bangunrejo dapat tumbuh sehat, kuat, serta terbebas dari stunting,” pungkasnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 03 Juni 2026

Senam Prolanis di Sekarjati Bantu Lansia Jaga Kebugaran dan Kesehatan Tubuh

Senam Prolanis di Sekarjati Bantu Lansia Jaga Kebugaran dan Kesehatan Tubuh

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa Sekarjati, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, terus mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Kegiatan ini diikuti para lansia, kader posyandu, perangkat desa, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat.

Program yang difasilitasi BPJS Kesehatan dan dilaksanakan melalui Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tersebut menjadi salah satu langkah preventif dan promotif untuk membantu peserta yang memiliki penyakit kronis, khususnya hipertensi dan diabetes melitus agar tetap terkontrol. 

Kepala Desa Sekarjati, Sugeng Purnomo, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Prolanis memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena mendekatkan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. 

"Program ini sangat membantu masyarakat, terutama para lansia yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara rutin. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berjalan karena manfaatnya benar-benar dirasakan warga dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga kesehatan masyarakat," ujar Sugeng Purnomo. 

Dalam pelaksanaannya, peserta terlebih dahulu mengikuti senam Prolanis yang dirancang dengan gerakan ringan dan terstruktur. Aktivitas fisik tersebut bertujuan menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kesehatan jantung, serta mempertahankan kelenturan otot dan persendian agar tetap aktif beraktivitas. 

Setelah senam, tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin yang meliputi pengukuran berat badan, pengecekan tekanan darah, hingga pemeriksaan kadar gula darah. Pemantauan berkala tersebut menjadi bagian penting dalam mendeteksi perubahan kondisi kesehatan peserta secara dini. 

Selain pemeriksaan fisik, peserta juga memperoleh kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter mengenai perkembangan kondisi kesehatannya. Melalui layanan ini, peserta dapat menerima evaluasi medis sekaligus memperoleh obat rutin sesuai kebutuhan dan rekomendasi tenaga kesehatan. 

Kegiatan semakin lengkap dengan sesi edukasi dan penyuluhan kesehatan. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada penerapan pola hidup sehat, pengaturan asupan gizi, serta pentingnya disiplin menjalani pengobatan bagi penderita penyakit kronis agar kesehatan tetap terjaga. 

Pun, Kdes Sugeng Purnomo berharap sinergi antara BPJS Kesehatan, Puskesmas, kader kesehatan, dan pemerintah desa dapat terus terjalin dengan baik. Dukungan seluruh pihak dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. 

"Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan tidak cukup saat sakit saja. Dengan pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat, warga bisa menjalani hari tua dengan lebih nyaman, produktif, dan berkualitas," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : dok-des
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 20 Mei 2026

TP PKK Kabupaten Ngawi Dorong Kader Desa Soco Tingkatkan Pelayanan Warga

TP PKK Kabupaten Ngawi Dorong Kader Desa Soco Tingkatkan Pelayanan Warga

SN Media™ Ngawi – Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngawi kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan 10 Program Pokok PKK Tahun 2026 yang kali ini berlangsung di Balai Desa Soco, Kecamatan Jogorogo, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan serta pemberdayaan masyarakat di desa-desa wilayah Kabupaten Ngawi.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Ngawi Ny Ana Ony Anwar bersama tim, jajaran pengurus PKK desa, pemerintah desa, kader PKK, tokoh masyarakat, hingga unsur forkopimcam Kecamatan Jogorogo yang turut mengikuti jalannya pembinaan sejak awal kegiatan berlangsung. 

Dalam pembinaan itu, peserta mendapatkan materi terkait pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang menjadi dasar penguatan peran keluarga dan masyarakat. Suasana kegiatan berlangsung antusias melalui dialog interaktif antara kader PKK dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngawi. 

Ny Ana Ony Anwar mengatakan, kader PKK memiliki peran penting dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan keluarga yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga lingkungan desa. 

“PKK bukan hanya organisasi pendamping, tetapi menjadi motor penggerak di tengah masyarakat. Melalui pembinaan ini kami berharap kader PKK Desa Soco semakin aktif, inovatif, dan mampu menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar dia. 

Pun ditambahkannya, sinergi antara pemerintah desa dan kader PKK perlu terus diperkuat agar program-program yang dijalankan dapat berjalan maksimal, khususnya dalam bidang kesehatan keluarga, pendidikan, ketahanan pangan, hingga peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan di desa. 

“Harapannya seluruh kader mampu menjadi contoh di lingkungan masing-masing, sehingga tercipta keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Jika PKK berjalan baik, maka pembangunan desa juga akan semakin kuat,” harapnya. 

Senada, Kepala Desa Soco, Sumadi menyampaikan kegiatan pembinaan tersebut menjadi dorongan bagi kader PKK desa untuk terus aktif mendukung program pemerintah. Menurutnya, pembinaan dari TP PKK Kabupaten Ngawi juga memberi tambahan wawasan dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kader PKK Desa Soco karena memberikan tambahan wawasan sekaligus semangat dalam menjalankan tugas pemberdayaan masyarakat. Kami berharap seluruh kader semakin kompak dan aktif di tengah masyarakat,” katanya. 

Ia berharap, melalui pembinaan tersebut, kader PKK Desa Soco mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat berbagai program yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan keluarga, ketahanan pangan, dan kesejahteraan warga di lingkungan desa setempat. 

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan evaluasi pelaksanaan program PKK di tingkat desa sebagai langkah memperkuat koordinasi antara TP PKK Kabupaten Ngawi bersama kader PKK Desa Soco. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok des
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 18 Mei 2026

Kerja Bakti Pemdes Dawung Tata Lingkungan Kantor Desa dan Permukiman Warga

Kerja Bakti Pemdes Dawung Tata Lingkungan Kantor Desa dan Permukiman Warga

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, mulai menggulirkan Gerakan Indonesia ASRI melalui kerja bakti rutin yang dilaksanakan dua kali dalam sepekan. Program tersebut melibatkan perangkat desa sebagai langkah memperkuat budaya lingkungan bersih dan sehat.

Pelaksanaan kegiatan itu mengacu Surat Edaran Bupati Ngawi Nomor 800/.2.4.2/976/404.310/2026 tentang penerapan budaya Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Kebijakan tersebut kemudian ditindaklanjuti pemerintah desa melalui agenda kebersihan lingkungan secara berkala dan terjadwal. 

Kepala Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Ahmat Widayanto mengatakan, Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya sebatas kegiatan membersihkan lingkungan. Menurutnya, program tersebut menjadi sarana membangun kepedulian bersama sekaligus memperkuat budaya gotong royong masyarakat desa. 

“Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar bersih-bersih lingkungan, melainkan membangun kesadaran bersama supaya budaya aman, sehat, resik, dan indah benar-benar tumbuh menjadi kebiasaan warga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar dia. 

Pun dijelaskannya, kegiatan setiap hari Selasa difokuskan pada lingkungan kantor desa. Sasaran kerja bakti meliputi area pelayanan masyarakat, ruang perangkat desa, halaman kantor, hingga sejumlah titik sekitar lingkungan kantor yang membutuhkan penataan rutin. 

Sementara kegiatan hari Jumat lebih diarahkan ke lingkungan permukiman warga. Fokus utama pembersihan berada pada saluran drainase lingkungan dengan membersihkan rumput liar, endapan sampah, serta memperlancar aliran air agar tidak memicu genangan saat hujan turun. 

Menurutnya, keterlibatan perangkat desa menjadi bagian penting dalam memberikan contoh langsung kepada masyarakat. Ia berharap budaya menjaga kebersihan lingkungan tidak berhenti saat kerja bakti bersama, melainkan terus dilakukan secara mandiri oleh warga. 

“Kami berharap, seluruh perangkat desa aktif turun bersama masyarakat. Lingkungan bersih tidak mungkin diwujudkan pemerintah desa saja, namun perlu dukungan dan kepedulian seluruh warga secara bersama-sama,” ungkapnya. 

Pemdes Dawung memastikan kegiatan tersebut akan berjalan berkelanjutan sebagai dukungan terhadap program pemerintah daerah. Selain menciptakan lingkungan lebih tertata, kegiatan rutin itu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan drainase maupun kawasan permukiman sekitar.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok Des
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 17 Mei 2026

Intervensi Kemiskinan Ekstrem, Pemdes Jogorogo Salurkan Bantuan untuk Delapan Warga

Intervensi Kemiskinan Ekstrem, Pemdes Jogorogo Salurkan Bantuan untuk Delapan Warga

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa Jogorogo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD triwulan pertama tahun 2026 kepada delapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di aula kantor desa setempat.

Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp200 ribu setiap bulan dan disalurkan tiga bulan sekaligus, sehingga setiap KPM menerima total Rp600 ribu. Program tersebut menjadi langkah intervensi desa dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayah setempat. 

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dengan dihadiri perangkat desa, pendamping dari perbankan, serta para penerima manfaat. Warga tampak mengikuti tahapan pencairan dengan tertata sambil mendapatkan arahan terkait penggunaan bantuan secara bijak dan tepat sasaran. 

Pj Kepala Desa Jogorogo, Prasretyo Raharjo menjelaskan, penetapan penerima BLT DD telah melalui tahapan pendataan dan verifikasi sesuai ketentuan pemerintah, sehingga bantuan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan dan memenuhi kriteria penerima manfaat desa. 

Menurutnya, keberadaan BLT DD masih menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga ketahanan kebutuhan dasar masyarakat, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas yang sehari-hari masih menghadapi tekanan kebutuhan ekonomi rumah tangga. 

“Pemerintah desa berupaya supaya bantuan ini tepat sasaran dan diterima warga yang memang membutuhkan. BLT DD juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi sehari-hari,” terang Prasretyo Raharjo. 

Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban keluarga penerima, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok seperti pangan, kesehatan, hingga menunjang kebutuhan pendidikan anak agar tetap berjalan dengan layak dan berkelanjutan. 

“Harapan kami, bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan utama keluarga. Pemerintah desa juga berharap penerima manfaat tetap semangat meningkatkan kesejahteraan keluarga secara bertahap dan mandiri,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok-Des
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 14 Mei 2026

Pemdes Ngale Pastikan Perlindungan Sosial Tepat Sasaran bagi Keluarga Rentan Ekonomi

Pemdes Ngale Pastikan Perlindungan Sosial Tepat Sasaran bagi Keluarga Rentan Ekonomi

SN Media™ Ngawi - Pemerintah Desa Ngale, Kecamatan Paron, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD triwulan pertama tahun 2026 kepada sembilan keluarga penerima manfaat dengan pendampingan petugas Bank dalam proses pencairannya.

Kepala Desa Ngale, Yan Teguh Wibowo, mengatakan program BLT DD sejatinya masih menjadi bagian penting dalam menjaga perlindungan sosial dan ketahanan ekonomi warga desa, terutama masyarakat yang masuk kategori rentan dan membutuhkan perhatian pemerintah. 

Menurutnya, pemerintah desa tetap mengedepankan ketelitian dalam menentukan penerima bantuan agar penyaluran benar-benar sesuai kondisi lapangan serta mengacu pada ketentuan penggunaan Dana Desa yang telah ditetapkan pemerintah pusat. 

“Penetapan penerima bantuan dilakukan melalui tahapan pendataan dan musyawarah bersama sehingga bantuan diberikan kepada warga yang memang membutuhkan,” ujarnya. 

Ia menambahkan, keberadaan BLT DD diharapkan mampu membantu kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat, terutama untuk mencukupi pengeluaran sehari-hari di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sejatinya masih memerlukan dukungan perlindungan sosial dari pemerintah desa. 

Selain memastikan ketepatan sasaran, pemerintah desa juga melibatkan pihak perbankan dalam penyaluran bantuan agar proses administrasi berjalan lebih tertib, aman, serta memudahkan penerima manfaat saat pencairan dana berlangsung. 

Menurutnya, pendampingan pihak perbankan dalam proses pencairan bantuan juga sudah lumrah dilakukan guna menjaga ketertiban administrasi sekaligus menghindari kendala selama penyaluran berlangsung. 

Pun, Pemdes Ngale berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat penerima manfaat sekaligus membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga sehari-hari. 

“Kami berupaya menjaga agar proses penyaluran berjalan tertib dan penerima memperoleh haknya secara utuh tanpa kendala selama pencairan bantuan berlangsung,” pungkas Kades Teguh.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok - Des
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 10 Mei 2026

Pemdes Kayutrejo Perkuat Perlindungan Sosial Warga Melalui BLT Dana Desa 2026

Pemdes Kayutrejo Perkuat Perlindungan Sosial Warga Melalui BLT Dana Desa 2026

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa Kayutrejo, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi mulai menggulirkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahun 2026 kepada warga penerima manfaat melalui skema pencairan triwulan pertama yang dibayarkan sekaligus tiga bulan berjalan.

Penyaluran bantuan sosial tersebut diberikan kepada 21 Keluarga Penerima Manfaat atau KPM dengan nominal Rp200 ribu setiap bulan. Karena dicairkan sekaligus selama triwulan pertama, masing-masing penerima memperoleh total bantuan Rp600 ribu. 

Kepala Desa Kayutrejo Mashuri mengatakan, bantuan tersebut menjadi bagian program perlindungan sosial desa yang tetap diprioritaskan pemerintah pusat melalui penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2026 demi menjaga daya tahan ekonomi masyarakat. 

Menurut dia, seluruh penerima bantuan sudah melalui tahapan verifikasi serta penetapan dalam musyawarah desa khusus atau musdesus bersama unsur pemerintah desa, kelembagaan masyarakat, pendampingan, hingga perwakilan tokoh lingkungan setempat secara terbuka. 

“Penetapan penerima tidak dilakukan sembarangan. Semua sudah dibahas melalui musdesus agar bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan dan sesuai ketentuan penggunaan Dana Desa tahun 2026,” ujarnya. 

Ditambahkannya, bahwa pemerintah desa tetap mengacu regulasi prioritas nasional, terutama berkaitan penanganan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan desa, percepatan penanganan stunting, hingga peningkatan layanan kesehatan dasar masyarakat desa setempat. 

Dalam aturan penggunaan Dana Desa tahun ini, alokasi Bantuan Langsung Tunai Desa maksimal mencapai 15 persen dari total pagu anggaran desa. Ketentuan tersebut menjadi dasar pemerintah desa menentukan besaran serta jumlah penerima bantuan. 

Mashuri menyebut, bantuan tunai tersebut diharapkan mampu menopang kebutuhan pokok warga penerima, terutama kelompok lanjut usia, keluarga berpenghasilan rendah, serta masyarakat yang masih masuk kategori rentan secara ekonomi maupun kesehatan keluarga. 

“Harapan kami, bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan utama rumah tangga, bukan keperluan konsumtif yang kurang mendesak,” katanya. 

Melalui penyaluran BLT DD tersebut, pemerintah desa berharap stabilitas sosial masyarakat tetap terjaga sekaligus membantu warga menghadapi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang masih memerlukan perhatian bersama seluruh unsur pemerintahan desa.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok-des
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 09 Mei 2026

Pemdes Kedunggudel Gulirkan BLT DD Januari-Maret bagi Warga Prioritas Desa

Pemdes Kedunggudel Gulirkan BLT DD Januari-Maret bagi Warga Prioritas Desa

SN Media™ Ngawi - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD tahun 2026 tetap mengacu ketentuan pemerintah pusat terkait penggunaan Dana Desa guna mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem serta menjaga ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan.

Kebijakan tersebut menjadi dasar pemerintah desa dalam menentukan penerima bantuan secara selektif melalui musyawarah desa khusus agar program perlindungan sosial benar-benar diterima warga yang membutuhkan serta sesuai aturan yang berlaku. 

Pemerintah Desa Kedunggudel, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi menetapkan sebanyak lima Keluarga Penerima Manfaat atau KPM BLT DD tahun 2026 setelah melalui pembahasan bersama unsur pemerintah desa, BPD, Forkopimcam, dan tokoh masyarakat setempat. 

Penetapan penerima manfaat dilakukan secara terbuka melalui musdesus guna memastikan bantuan yang bersumber dari Dana Desa tersebut tepat sasaran serta tidak menimbulkan persoalan maupun kecemburuan sosial di lingkungan masyarakat desa. 

Pada penyaluran kali ini, BLT DD diberikan sekaligus untuk tiga bulan mulai Januari hingga Maret 2026. Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp200 ribu setiap bulan sehingga total diterima mencapai Rp600 ribu. 

Kepala Desa Kedunggudel, Mas’udi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap warga kurang mampu agar kebutuhan dasar masyarakat tetap tercukupi di tengah kondisi ekonomi yang masih membutuhkan perhatian bersama. 

Menurut dia, seluruh penerima manfaat telah melalui proses pendataan serta pembahasan bersama dalam musyawarah desa khusus sehingga pemerintah desa memastikan bantuan benar-benar diberikan kepada warga yang dinilai layak menerima. 

“Semua penerima sudah ditetapkan melalui musyawarah bersama unsur terkait. Kami berusaha menjaga agar bantuan ini tepat sasaran serta dapat membantu kebutuhan pokok masyarakat penerima manfaat,” terangnya. 

Pun ia menambahkan penggunaan Dana Desa tidak hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur desa semata, melainkan juga mendukung program perlindungan sosial demi menjaga kesejahteraan masyarakat di lingkungan pedesaan setempat. 

“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan tidak digunakan untuk hal kurang penting, sebab tujuan utamanya membantu kebutuhan keluarga agar tetap tercukupi,” pungkas Mas’udi.

 Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok-des
*** : ----
Copyright : SNM


Jumat, 08 Mei 2026

Pemdes Kauman Widodaren Pastikan BLT DD Tepat Sasaran bagi Warga Kurang Mampu

Pemdes Kauman Widodaren Pastikan BLT DD Tepat Sasaran bagi Warga Kurang Mampu

SN Media™ Ngawi - Pemdes Kauman, Kecamatan Widodaren, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa kepada 20 keluarga penerima manfaat. Bantuan sebesar Rp600 ribu itu dicairkan sekaligus untuk alokasi Januari hingga Maret 2026 di balai desa setempat.

Program tersebut menjadi bagian intervensi pemerintah pusat dalam menekan kemiskinan ekstrem di wilayah pedesaan. Melalui kebijakan itu, desa diwajibkan mengalokasikan sebagian dana desa guna membantu kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu. 

Kepala Desa Kauman, Sudarmanto, mengatakan penyaluran BLT DD dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah desa terhadap warga yang membutuhkan. Menurutnya, bantuan tunai tersebut diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran harian keluarga penerima. 

Ia menjelaskan, setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan Rp200 ribu per bulan. Namun pencairannya diberikan tiga bulan sekaligus, sehingga masing-masing penerima membawa pulang total bantuan senilai Rp600 ribu. 

“Penetapan keluarga penerima manfaat BLT DD telah melalui musyawarah desa khusus atau musdesus bersama unsur terkait. Langkah itu dilakukan agar bantuan benar-benar diterima warga kurang mampu yang memang membutuhkan perhatian pemerintah desa,” jelasnya. 

Sudarmanto menambahkan, selain membantu kebutuhan pangan, bantuan tunai tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan penting lainnya. Pemdes juga meminta warga menggunakan bantuan secara bijak dan terukur sesuai kebutuhan keluarga. 

Masih lanjutnya, keberadaan BLT DD hingga kini masih menjadi penopang bagi sebagian warga desa di tengah kebutuhan pokok yang terus bergerak. Karena itu, pemerintah desa berharap bantuan tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak. 

Melalui penyaluran tersebut, pemerintah desa berharap kesejahteraan masyarakat berangsur membaik dan angka kemiskinan ekstrem dapat ditekan. Program BLT DD pun diharapkan terus memberi manfaat nyata bagi warga pedesaan.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok-des
*** : ----
Copyright : SNM


Pemdes Kersoharjo Antar BLT DD Langsung ke Rumah Penerima yang Berhalangan Hadir

Pemdes Kersoharjo Antar BLT DD Langsung ke Rumah Penerima yang Berhalangan Hadir

SN Media™ Ngawi - Pemerintah Desa Kersoharjo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahun 2026 kepada warga penerima manfaat. Bantuan tersebut dicairkan untuk tiga bulan sekaligus dengan nominal Rp600 ribu bagi masing-masing penerima manfaat.

Kepala Desa Kersoharjo, Edi Mulyono, menyebut penyaluran BLT DD tahun ini diberikan kepada 14 penerima manfaat. Masing-masing memperoleh bantuan Rp200 ribu per bulan yang dicairkan sekaligus untuk triwulan pertama agar lebih memudahkan proses penyaluran. 

Menurut Edi, penetapan penerima bantuan telah melalui Musyawarah Desa Khusus yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Hasil pembahasan kemudian disepakati bersama supaya bantuan benar-benar diterima warga yang dinilai layak dan membutuhkan perhatian pemerintah desa. 

“Penyaluran BLT DD ini telah melalui Musdessus dan diputuskan bersama sesuai ketentuan berlaku. Kami berharap bantuan dipergunakan untuk kebutuhan pokok sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi penerima manfaat,” ujar Kades Edi. 

Pemdes Kersoharjo juga menerapkan pelayanan jemput bola bagi penerima yang tidak dapat hadir di balai desa. Aparat desa mendatangi rumah warga yang sakit maupun mempunyai kebutuhan khusus agar bantuan tetap tersalurkan tepat sasaran. 

Langkah tersebut dilakukan supaya seluruh penerima manfaat tetap memperoleh haknya tanpa kendala. Selain mempercepat distribusi bantuan, cara itu dinilai lebih manusiawi karena kondisi penerima berbeda dan membutuhkan perhatian khusus pemerintah desa setempat. 

Edi menambahkan, bantuan tunai dari Dana Desa diharapkan tidak digunakan untuk kebutuhan yang kurang penting. Pihaknya mengimbau warga memanfaatkan bantuan demi memenuhi kebutuhan dapur, kesehatan keluarga, hingga biaya pendidikan anak sehari-hari. 

Melalui program BLT DD tersebut, pemerintah desa berharap daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah kebutuhan harian yang terus meningkat. Bantuan itu juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap warga kurang mampu di wilayah pedesaan. 

Pemerintah Desa Kersoharjo memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara terbuka dan sesuai ketentuan berlaku. Dengan pola pelayanan langsung hingga rumah penerima, aparat desa berharap tidak ada penerima manfaat yang terlewat pencairan bantuan. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 07 Mei 2026

Lima Warga Jatigembol Masuk Daftar Prioritas Penerima Bantuan Tunai Dana Desa 2026

Lima Warga Jatigembol Masuk Daftar Prioritas Penerima Bantuan Tunai Dana Desa 2026

SN Media™ Ngawi - Pemanfaatan Dana Desa tahun 2026 diarahkan menyesuaikan kebutuhan riil masyarakat pedesaan. Kebijakan tersebut mengacu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2026 yang menitikberatkan penggunaan anggaran berbasis manfaat langsung bagi warga desa.

Melalui aturan tersebut, pemerintah desa didorong menyusun program selaras indikator kinerja pembangunan. Setiap rupiah anggaran diharapkan mampu memberi dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian pemerintah desa. 

Salah satu program prioritas dalam kebijakan tersebut ialah Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD. Bantuan itu difokuskan membantu penanganan kemiskinan ekstrem sekaligus menopang kebutuhan dasar keluarga kurang mampu di pedesaan. 

Pemerintah Desa Jatigembol, Kecamatan Kedunggalar, turut merealisasikan kebijakan tersebut dengan menyalurkan BLT DD kepada lima Keluarga Penerima Manfaat atau KPM. Penyaluran bantuan dilakukan setelah tahapan verifikasi serta musyawarah desa diselesaikan bersama perangkat terkait. 

Kepala Desa Jatigembol, Budi Sulistyonarko, menyampaikan penetapan penerima bantuan dilakukan melalui proses seleksi berlapis. Data calon penerima dicocokkan bersama ketua RT, perangkat desa, hingga hasil musyawarah bersama masyarakat setempat. 

“Langkah ini dilakukan agar bantuan tidak salah sasaran dan benar-benar diterima warga membutuhkan. Pemerintah desa juga mengutamakan keterbukaan selama proses pendataan supaya masyarakat memahami dasar penentuan penerima bantuan tersebut,” jelas Kades Budi. 

Dia menuturkan penerima BLT DD diprioritaskan bagi warga dengan kondisi ekonomi paling berat. Selain itu, keluarga lanjut usia, sakit menahun, serta belum memperoleh bantuan sosial lain turut menjadi pertimbangan utama pemerintah desa. 

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Pemerintah desa mengimbau penerima tidak menggunakan dana bantuan bagi kepentingan konsumtif yang kurang mendesak dalam kebutuhan keluarga mereka. 

Selain membantu masyarakat kurang mampu, program BLT DD dinilai menjadi bagian penting menjaga stabilitas ekonomi warga desa. Bantuan tunai tersebut diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran keluarga di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat. 

“Pemerintah Desa Jatigembol memastikan penyaluran bantuan dilakukan sesuai ketentuan berlaku dan mengedepankan asas akuntabilitas. Dengan pelaksanaan tepat sasaran, program tersebut diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa penerima bantuan,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


BLT Dana Desa Cair Tiga Bulan, Kades Kedunggalar Minta Warga Bijak Mengelola

BLT Dana Desa Cair Tiga Bulan, Kades Kedunggalar Minta Warga Bijak Mengelola

SN Media™ Ngawi - Sebanyak tujuh Keluarga Penerima Manfaat warga Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahun 2026. Penyaluran dilakukan di balai desa dengan pengawasan perangkat serta unsur pemerintah desa setempat.

Kepala Desa Kedunggalar, Joko Waluyo, menuturkan penerima bantuan ditetapkan melalui Musyawarah Desa berdasarkan skala prioritas. Sasaran utama diarahkan kepada keluarga miskin ekstrem yang membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari. 

“Penyaluran BLT DD menjadi ikhtiar pemerintah desa menjaga ketahanan ekonomi warga kurang mampu. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan pengeluaran rumah tangga, terutama kebutuhan pangan, kesehatan,“ jelas Kades Joko. 

Ia menjelaskan, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp200 ribu setiap bulan. Penyaluran dilakukan sekaligus untuk tiga bulan, sehingga total anggaran yang diterima masing-masing penerima manfaat mencapai Rp600 ribu pada tahap pencairan kali ini. 

“Langkah tersebut dinilai mampu menopang penghasilan keluarga dalam memenuhi kebutuhan harian,” ungkapnya lagi. 

Kades Joko berharap bantuan yang diterimakan pemerintah dapat digunakan secara bijak dan tepat sasaran. Ia mengingatkan warga supaya mendahulukan kebutuhan penting dibanding pengeluaran yang tidak memberikan manfaat bagi keluarga. 

Sebagai tambahan informasi, proses penyaluran BLT DD berlangsung tertib dengan antrean bergiliran. Perangkat desa turut melakukan verifikasi administrasi guna memastikan bantuan diterima langsung warga yang telah masuk daftar penerima manfaat. 

Pun, sejumlah warga penerima mengaku bantuan tersebut cukup membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama beberapa bulan terakhir. 

Begitu juga, Pemerintah Desa Kedunggalar memastikan penyaluran BLT DD tahun 2026 dijalankan sesuai ketentuan pemerintah pusat. Transparansi pendataan serta pengawasan penyaluran terus diperkuat agar bantuan benar-benar dirasakan warga yang membutuhkan. 

Melalui program tersebut, pemerintah desa berharap kesejahteraan warga meningkat seiring pemulihan ekonomi pedesaan. Bantuan tunai itu menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan hidup keluarga rentan di tengah tekanan kebutuhan pokok.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM