PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Jumat, 25 Januari 2013

Home > > Penggasak HP Sekaligus Pelaku Pencabulan Di Ringkus Petugas

Penggasak HP Sekaligus Pelaku Pencabulan Di Ringkus Petugas

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI™ AD (37), lelaki warga Ke. Lohceret, Kab. Nganjuk berhasil ditangkap satuan Reskrim Polres Ngawi (24/1). Pelaku ditengarai melakukan operandi mencuri berbagai merk HP, dengan berpura-pura sebagai tamu dirumah calon korban. Dan parahnya, diduga kuat, pelaku juga sempat mencabuli 2 gadis di bawah umur.

Terungkapnya pelaku setelah salah satu korban melaporkan kejahatan yang dilakukan AD. Menurut Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Budi Santoso, dari keterangan saksi yakni merupakan pacar pelaku sendiri Yul (25) warga Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, dirinya telah menerima 6 handphone berbagai merk dari pelaku. Kemudian diperjualbelikan lagi dan uang hasil kejahatanya tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara Yul sendiri mengaku handphone dari AD biasanya laku dijual seharga Rp 300 ribu lebih tergantung merk dan mutu handphone sendiri. Namun, keterangan Yul ini langsung dibantah pelaku menurutnya dirinya baru melakukan pencurian handphone baru satu kali.

Selain itu atas dakwaan melakukan pencabulan anak dibawah umur terhadap 5 bocah di wilayah Nganjuk dan 2 bocah di wilayah Ngawi, pelaku ngotot tidak mengakui perbuatan tidak senonoh itu.

Kasatreskrim menegaskan kepada pelaku AD akan diancam tindak pidana pelanggaran pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama lebih dari 7 tahun. Sementara Yul diancam tindak pidana pelanggaran pasal 480 KUHP tentang penadah barang curian dengan ancaman pidana penjara lebih dari 5 tahun.

Dengan terkait aksi pencabulanya sendiri tegas Kasatreskrim bila nanti dalam penyidikan benar adanya pelaku adalah pelaku yang terindikasi AD ini atas pencabulan maka pasalnya yang di kenakan bakal berlapis. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda