PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Minggu, 17 Maret 2013

Home > > Prosotan Di Bibir Sungai, Satu Pelajar SMP Diduga Tewas Tenggelam

Prosotan Di Bibir Sungai, Satu Pelajar SMP Diduga Tewas Tenggelam

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI™ Naas menimpa Gilang Setiawan (14) pelajar kelas 2 SMPN 5 Ngawi (Insert). Setelah asyik bermain prosotan di bibir Bengawan Madiun bersama 5 kawannya tiba-tiba hilang terseret arus kali Madiun sekitar pukul 12.00 Wib (17/3). Korban adalah warga Dusun Kandangan I, Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi Kota.

Korban merupakan putra tunggal dari pasangan Suyatno (45) dan Suparmi (40) dan diketahui tenggelam setelah bermain di Kali Madiun yang tidak jauh dari rumahnya bersama ke lima rekan sebayanya yakni Feri, Tatak, Fendi, Fagis dan Gunarto.

Menurut Feri salah satu rekan korban, saat itu korban setelah minum es disalah satu warung terus mengajak rekan-rekanya bermain di Kali Madiun padahal Gilang Setiawan sendiri diketahui tidak bisa berenang.

“Setelah sampai didekat Kali Madiun saya dan Gilang masih dipinggiran Kali sambil bermain HP dan tidak berselang lama dia mengajak ikut berenang seperti teman lainya, saat itulah Gilang menceburkan diri langsung tenggelam tidak kelihatan lagi,” terang Feri dengan wajah sedih ketika dikonfirmasi media dirumahnya.

Jelasnya lagi, ketika Gilang tidak nongol dipermukaan air dirinya bersama Tatak berusaha menyelamatkanya namun celaka keberadaan tubuh korban tidak diketahui lagi. Usaha pencarian korban kata Feri terus saja dilakukan bersama Tatak dengan menyelam ke dasar sungai akan tetapi tetap saja tubuh korban tidak ditemukan.

“Sampai-sampai Tatak sendiri juga ikut terseret arus untungnya saya dan teman lainya menyelamatkan dia meskipun kondisinya pingsan,” tambah Feri. Kemudian Tatak oleh warga sekiar TKP langsung dilarikan ke RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis.

Kemudian warga sekitar lokasi kejadian langsung mencari keberadaan korban dengan menyisiri bantaran Kali Madiun dengan perahu tradisional.

Tidak berselang lama tim SAR dari BPBD Kabupaten Ngawi langsung diterjunkan dilokasi dengan satu unit perahu karet namun sampai berita ini diturunkan jasad Gilang Setiawan masih belum ditemukan.

Sementara Eko Heru Tjahjono Kepala BPBD Kabupaten Ngawi yang memimpin usaha pencarian terhadap korban mengatakan timnya masih melakukan upaya pencarian disekitar lokasi kejadian yang dibantu warga sekitar.

“Hingga petang ini tim kita masih menyisir disekitar lokasi dari bawah ke atas tetapi belum menemukan tubuh korban karena kondisi arus Kali Madiun memang lumayan deras,” tegas Eko Heru Tjahjono.

Dia menambahkan, pencarian tetap akan dilakukan terus meskipun waktu malam apalagi saat bersamaan kondisi sekitar lokasi cuaca lagi hujan. (pr/kn)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda