PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Jumat, 02 Agustus 2013

Home > > Anwar : Saya Rasa Surat Teguran Polres Ngawi Itu Kesannya Aneh

Anwar : Saya Rasa Surat Teguran Polres Ngawi Itu Kesannya Aneh

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI™ Pihak Polres Ngawi layangkan Surat teguran bernomor B/2598/VII/2013 Satlantas tertanggal 9 Juli 2013 tentang permohonan peninjauan kembali keberadaan Pusat Jajanan Malam Hari (Pujamari), yang terletak di bahu Jalan PB. Sudirman. Anwar Rifai yang masih kinyis-kinyis duduki Kadin Disdagsar setempatpun berang lantaran merasa dipecundangi.

Dengan munculnya permasalahan tersebut, pihaknya menyayangkan kepada Polres Ngawi yang menerbitkan surat pemberitahuan itu. “ Kenapa waktu rapat mengiyakan realisasi Pujamari kalau toh dikemudian hari ada masalah, okelah kalau munculnya surat dari Polres saya kira memang perlu untuk sebagai bahan evaluasi kedepanya,” tutur Anwar Rifai.

Masih menurutnya, jauh hari sebelum Pujamari di lounching pada 28 Juni lalu sudah mendasar tahapan yang diselesaikan sebanyak tiga kali. Dalam setiap tahapan yang dilakukan pihaknya selalu melibatkan pihak terkait seperti Polres Ngawi, Bina Marga Provinsi, PU BMCK Ngawi, KLH, Dinas Koperasi bahkan pihak Kelurahan Margomulyo.

“Dan rapat terakhir pada 4 Juni lalu semuanya sudah menyetujui kalau Pujamari beroperasi di kawasan tersebut, jadi kalau pihak Polres Ngawi menegur setelah Pujamari beroperasi itu kesanya aneh,” kata Anwar Rifai saat ditemui dikantornya, Kamis kemarin (31/7).

“Kita ini melangkah selalu pakai prosedur bukan sepihak atas kemauan sendiri jadi semua pihak yang kita ajak rapat untuk membahas keberadaan Pujamari menyetujuinya,” tutur Anwar Rifai sambil memperlihatkan sejumlah materi perencanaan awal Pujamari kepada Pewarta SN.

Sementara Dwi Rianto Jatmiko Ketua DPRD Kabupaten Ngawi lewat pesan singkatnya melalui handphone menilai sistem pengelolaan Pujamari perlu dipertanyakan terlebih memakai anggaran yang tidak sedikit.

Dapat dikabarkan bahwa sesuai pertimbangan dirinya (Anwar-Red), mengaku telah membuat telaah staf yang dikirimkan kepada Bupati Ngawi pada 30 Juli lalu sebagai bahan evaluasi.

“Hingga sekarang ini Pak Bupati belum memberikan jawaban terhadap telaah staf yang kita kirimkan,” kata Anwar Rifai.

Ada beberapa item yang dimunculkan oleh pihaknya, termasuk memberikan tiga pilihan tempat alternatif seandainya Pujamari memang direlokasi. Seperti ex kantor inspektorat, halaman GOR dan di Jalan Supriyadi yang ada di Desa Karangasri masuk Kecamatan Ngawi Kota.(Pr)

Artikel Terkait



1 komentar:

Alsinisi widodaren gerih mengatakan...

Mungkin tegoran yg dimaksud bukanlah pada keberadaan PUJAMARI nya, tapi lokasi pujamari yg berada di bahu jalan kan bisa mengganggu lalu lintas selain juga mengurangi keindahan kota.

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda