PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 02 November 2013

Home > > Dihantui Mimpi Warga Selopuro Nekad Nyemplung Sumur

Dihantui Mimpi Warga Selopuro Nekad Nyemplung Sumur

cara membuat sumur bor

NGAWI™ Pria paruh baya nekat mengakhiri hidupnya dengan cara terjun ke dalam sumur tua. Peristiwa yang cukup menggemparkan warga ini setelah Supriono (40) warga Dusun Jetak, Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Ngawi, diketahui tewas didalam sumur tua milik Waimen tetangga dekatnya sedalam 15 meter tepat pukul 03.00 WIB, Sabtu dini hari, (02/11).

Menurut keterangan Suyoto warga desa setempat, bahwa korban selama seminggu terakhir mengalami depresi berat akibat sering dihantui mimpi kalau salah satu anaknya yakni Riska Setyowati (15) tewas terseret arus Bengawan Solo.

“Memang Pak Pri ini (korban-red) sudah lima hari lalu itu seperti orang kebingungan dan pengenya bunuh diri setelah mimpi kalau anaknya itu mati tenggelam di Bengawan Solo,” terangnya.

Tambahnya, sebelum kejadian nahas tersebut korban sebelumnya ditunggu oleh beberapa kerabatnya agar tidak melakukan bunuh diri. Ketika waktu hampir subuh korban nekat keluar rumah saat anggota keluarga lainya tengah terlelap tidur.

Namun saat itu Suyoto sendiri terbangun dan melihat korban sudah berada diluar rumah, dengan segala akal korban dibujuk agar tidak bunuh diri.

Karena korban terus lari ke arah sumur yang berjarak kurang lebih 50 meter dari rumahnya kemudian beberapa kerabatnya berusaha meringkus korban supaya tidak melakukan aksi nekatnya namun lepas lagi.

“Saat itulah korban langsung terjun ke dalam sumur dan meninggal, kami semuanya waktu itu bingung harus bagaimana menyelamatkan korban,” jelas Suyoto.

Kemudian baru sekitar pukul 08.00 WIB pada Sabtu pagi jasad korban di evakuasi warga sekitar dengan menggunakan tambang. Waktu korban diketahui tidak bernyawa , Sugiarti (30) istri korban langsung teriak histeris tidak percaya kalau suaminya melakukan aksi senekat itu.

Sementara Kapolsek Pitu, AKP Misri, menjelaskan kematian korban murni bunuh diri dengan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Namun pihaknya, masih menyelidiki latar belakang kenekatan korban hanya saja dari prediksi awal muncul dugaan, korban nekat bunuh diri karena tekanan batin.

“Kalau korban ini jelas matinya bunuh diri meski demikian kita akan mencari informasi apa motifnya,” terang AKP Misri. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda