PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Selasa, 05 November 2013

Home > > Dilecehkan si PAPI, Siswi SMKN 1 Paron Lapor Polisi

Dilecehkan si PAPI, Siswi SMKN 1 Paron Lapor Polisi

belajar fotografi

NGAWI™ SA (17) siswi kelas 2 SMKN 1 Paron mendatangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Ngawi guna melaporkan tindakan asusila yang diduga dilakukan oleh oknum guru, BS (32) warga Desa Ketanggi. Sesuai pengakuan, korban pernah diminta berpose tak senonoh serta dilecehkan saat sesi pemotretan berlangsung.(05/11).

Lebih jauh, SA mengaku dirugikan atas ulah BS selama menjadi siswi di SMKN 1 Paron, hal tersebut tidak lepas ulah BS yang berusaha mempreteli pakaian dalamnya.

Selain itu BS juga sudah berhasil menciumi bibir atas korban. Meski saat itu SA berontak dan mengingatkan gurunya itu jika perbuatannya terhadap dirinya melebihi batas kewajaran.

“Ya saya tidak menikmati saat diciumi dan saya malah berontak, waktu itu saya bilang ‘Pak jangan begitu’, tapi karena lokasinya di pojok Benteng Pendem sepi ya larangan saya tak dihiraukan oleh dia,” ungkapnya.

Bahkan urainya lagi, selama proses pemotretan BS tidak mau dipanggil pak dengan alasan masih muda dan disuruh untuk memanggil papi atau mas.

“Kalau di Facebook (FB) hampir semua teman cewek memanggilnya pi (papi) karena itu permintaan guru itu sendiri,” paparnya lagi.

Sedangkan SA memastikan bukan hanya dirinya yang menjadi korban nafsu birahi BS akan tetapi masih banyak korban lainnya.

Kejelasan itu SA dapat dari beberapa temanya yang sudah curhat perlakuan BS kepadanya diantaranya SL dan SV. Namun hingga kini kenyataanya baru SA yang berani melaporkan BS ke polisi.

Sementara berdasarkan informasi di Unit PPA Satuan Reskrim, Polres Ngawi jika unit PPA akan memeriksa korban lainnya yakni SL dan SV yang disebutkan SA di rumahnya masing-masing lantaran kedua korban malu jika dimintai keterangan di kantor polisi. (pr)

Artikel Terkait



1 komentar:

exo samuel mengatakan...

ni guru ngajak ricuh msak cwex q di lecehkan

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda