PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Jumat, 13 Desember 2013

Home > > Bus Seruduk Dump Truck, Pengendara Sepeda Pancal Tewas

Bus Seruduk Dump Truck, Pengendara Sepeda Pancal Tewas

harga tiket bus jelang natal dan tahun baru

NGAWI™ Jalur Ngawi-Solo kembali makan korban, tepat di kilometer 7 masuk Desa Ngale, Paron-Ngawi. Kecelakaan beruntun ini melibatkan Bus Sugeng Rahayu, Dump Truk dan juga sepeda pancal. Akibatnya, Sarno pengendara sepeda pancal mengalami luka berat dan meski sempat dilarikan ke RSUD dr Soeroto Ngawi, namun korban menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan,(13/12).

Kejadian tersebut sekitar pukul 09.45 WIB, saat itu Bus Sugeng Rahayu nopol W 7083 UZ yang dikendarai Eko Sugeng Riyanto (37), warga Desa Jembayan, Kutai Kartanegara, Kaltim melaju dari Ngawi menuju Mantingan.

Waktu bersamaan didepan bus tengah melaju truck dump bernopol BG 8664 UE yang dikendarai Suparno (40), warga Desa/Kecamatan Mantingan, kemudian didepannya lagi tengah melintas sepeda pancal yang dikayuh Sarno Adiyoto warga Dusun Jambe Kidul, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Ngawi.

Karena kurang hati-hati saat akan mendahului, Bus Sugeng Rahayu menabrak bagian belakang truck dump. Karena ditabrak secara spontan dari belakang, truck dump tersebut tidak bisa mengendalikan lajunya seketika langsung menghantam sepeda pancal didepanya.

Sugiono, salah satu saksi mata dari warga Desa Grudo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi menjelaskan, Bus Sugeng Rahayu yang melaju dari timur terlihat ugal ugalan dan sesampainya ditempat kejadian bus menabrak truck dump dan truck dump menabrak sepeda pancal.

“Bus-nya itu tadi ugal ugalan, mau mnyalip tapi kondisi jalan sempit akhirnya bus menabrak truck dump dari arah belakang,” terangnya.

Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Lamudji saat dikonfirmasi mengatakan, kecelakaan beruntun terjadi saat bus akan mendahului kendaraan yang ada didepannya. Namun saat akan mendahului sopir bus tidak memperhatikan arus lain sehingga terjadi tabrakan.

“Korban tewas satu yaitu pengendara sepeda pancal, korban meninggal saat sudah dibawa ke RSUD, untuk sementara kami masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut,” jelasnya.

Kemudian terkait operasi zebra yang digelar secara serentak selama 11 hari mulai 28 November sampai 11 Desember 2013 lalu petugas berhasil menindak 1380 pelanggar.

Dari jumlah tersebut 358 diantaranya merupakan kendaraan roda empat, sehingga dapat dipastikan pelanggar terbanyak pengguna jalan raya adalah roda dua. Dan selama digelarnya operasi zebra pihak petugas kepolisian mencatat 3 orang melayang jiwanya.(pr)


Artikel Terkait



1 komentar:

mochtar mengatakan...

kota ngawi
sampun asring bilahi
wonten mriki
bus, truk, sepeda - pamer aji
tumekaning pati
setahun pinten iji

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda