PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Selasa, 10 Desember 2013

Home > > Tiga Siswa SDN Purwosari Terseret Arus Sungai, Satu Korban Tewas

Tiga Siswa SDN Purwosari Terseret Arus Sungai, Satu Korban Tewas

olahraga renang di

NGAWI™ Tiga bocah warga Dusun Mboto, Desa Purwosari, Kwadungan Ngawi terseret arus sungai Ulo, anak Sungai Bengawan Madiun, ketika sedang asyik berenang. Korban tewas adalah Rehan Ali Delavae (8), anak tunggal dari pasangan Ali Saifuri (30), dan Erna (28). Sedangkan korban selamat adalah Teleng (8), dan Johan (8). Ketiganya adalah siswa kelas 2 di SDN Purwosari,(10/12).

Satu dari tiga anak tersebut tenggelam saat sedang berenang dan meninggal dilokasi kejadian. Sedangkan dua korban lainnya berhasil diselamatkan warga setempat,” terang Kapolsek Kwadungan AKP Jumadi.

Menurut dia, ketiganya berenang setelah pulang dari sekolah sekitar pukul 11.00 WIB. Karena melihat sungai yang banjir ketiganya langsung asyik berenang, tiba-tiba saja Rehan terseret arus sungai.

Mengetahui temannya teseret arus sungai, Telang dan Johan berusaha memberikan pertolongan. Malangnya, keduanya malah terjebak kumparan arus hingga akhirnya berteriak minta tolong. Beruntung, sejumlah warga yang mendengar teriakan bocah tersebut bergegas menuju lokasi kejadian untuk menyelamatkan korban. “Teleng dan Johan berhasil diselamatkan warga, sedangkan Rehan terbawa arus,” ujarnya.

Proses pencarian pun dilakukan oleh warga setempat, sekitar satu jam kemudian jasad korban bisa ditemukan tak jauh dari tempat kejadian yang kemudian langsung diangkat dan di bawa pulang kerumah duka. Polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemerikasaan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan diketahui bahwa korban tewas murni akibat tenggelam karena tidak dapat berenang,” jelasnya. Selain itu, setelah diperiksa polisi dirumah duka, jasad korban tewas langsung diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan ditempat pemakaman umum desa setempat.

Pada waktu yang sama banjir melanda di tiga kecamatan seperti Kwadungan, Pangkur dan Padas. Data sementara dari data BPBD Kabupaten Ngawi lokasi banjir totalnya ada 15 desa. Untuk di Kecamatan Kwadungan sedikitnya 9 desa tergenang banjir ditambah 4 desa masuk Kecamatan Pangkur dan 2 desa di Kecamatan Padas.

Rincianya, Kecamatan Kwadungan yang terendam banjir antara lain Desa Simo, Sumengko, Purwosari, Tirak, Dinden, Jenangan, Kendung, Pojok, dan Waruk Kalong. Terus di Kecamatan Pangkur melanda di beberapa desa antara lain Gandri, Pleset, Ngompro, dan Waruk Tengah. Sedangkan dua desa di Kecamatan Padas yang terendam adalah Bendo dan Banjaransari. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda