PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Selasa, 25 Februari 2014

Home > > Meutia Hatta Resmikan GOR Bung Hatta Ngawi

Meutia Hatta Resmikan GOR Bung Hatta Ngawi

Meutia Hatta, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, meresmikan Gelanggang Olahraga Kabupaten Ngawi

NGAWI™ Meutia Hatta, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, meresmikan Gelanggang Olahraga Kabupaten Ngawi serta mengukuhkan nama GOR Bung Hatta. Putri mendiang Mohamad Hatta berharap, dengan adanya fasilitas olahraga standart nasional kedepanya mampu melahirkan atlet yang berkwalitas, (25/02).

“Gelanggang Olahraga ini kalau dikelola secara maksimal sebagai sarana olahraga maka kedepanya akan melahirkan atlet-atlet yang mampu menyumbangkan prestasi untuk Kabupaten Ngawi,” terangnya.

Dilain pihak Bupati Ngawi Budi Sulistyono dengan gamblang menjelaskan perencanaan hadirnya fasilitas sekelas GOR diwilayahnya sudah digagas sejak beberapa tahun sebelumnya. Terhitung mulai tahun 1993 saat itu pejabat dengan dibantu tokoh masyarakat secara sukarela iuran untuk membangun GOR.

“Hadirnya GOR Bung Hatta senantiasa akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi warga Ngawi, maka keberadaan fasilitas olahraga ini memberikan efek positif bagi kemajuan olahraga kedepanya,” kata Budi Sulistyono.

Sementara Supriono selaku Pimpro GOR Bung Hatta dari Dinas PUBMCK Kabupaten Ngawi diakuinya perjalanan untuk merampungkan GOR memang luar biasa beratnya. Diawali tahun 2009 lewat Detail Engineering Design (DED) sebagai perencanaan GOR sudah menelan biaya Rp 250 juta.

Diteruskan kucuran anggaran dari Kemenpora tidak sesuai rencana awal yang disodorkan oleh Pemkab Ngawi saat itu dari Rp 23 miliar hanya disetujui Rp 11,5 miliar pada tahap pertama hanya sebatas pembangunan outdoor.

“Kemudian karena ada perubahan pada tahun 2013 lalu untuk pembangunan indoor maka diambilkan dari DAU APBD senilai Rp 5,7 miliar jadi totalnya mencapai Rp 15 miliar lebih,” jelas Supriono.(pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda

 
close
Banner iklan disini