PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Rabu, 14 Mei 2014

Home > > Itjen Pendidikan Turun Ke Ngawi Periksa Dugaan Korupsi DAK Pendidikan 2012

Itjen Pendidikan Turun Ke Ngawi Periksa Dugaan Korupsi DAK Pendidikan 2012

 Dugaan Korupsi DAK Pendidikan 2012

NGAWI™ Inspektorat Jendral (Itjen) kementrian Pendidikan Pusat Obok-obok Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi lantaran mencium bau tak sedap terkait dugaan adanya mark-up Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2012. Mantan Kabid Pendidikan Menengah Gunadi As Chidiq pun diperiksa di aula diknas setempat, (13/05).


Selain itu, sebelumnya menurut informasi yang berkembang dari 162 kepala sekolah yang menerima DAK tahun 2012 dan 48 kepala sekolah diantaranya juga ikut diperiksa.

Mantan Kabid Pendidikan Menengah Atas Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi Gunadi As Chidiq yang sekarang menjabat sebagai Kabid Rehab Rekontruksi (RR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten.

Diperiksa oleh tiga orang anggota tim pemeriksa dari Irjen Departemen Pendidikan Pusat mulai pukul 09.00 WIB hingga 03.00 WIB.

Salah satu anggota tim pemeriksa Itjen Departemen Pendidikan Pusat yang enggan disebut namanya saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya datang ke Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi untuk memeriksa mantan Kabid Pendidikan Menengah Atas Dinas Pendidikan Gunadi As Chidiq serta beberapa kepala sekolah.

“Kami kesini untuk melakukan pemeriksaan," terangnya singkat.

Sementara sesuai data yang dihimpun dilapangan menyebutkan, Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2012 senilai Rp 31,7 milliar digunakan untuk rehab berat ruang kelas dan pembangunan gedung perpustakaan sebanyak 412 ruang.

Untuk rehab berat ruang kelas sebanyak 364 terbagi, SMP 46 ruang dengan dana senilai Rp 4,1 milliar, Perpustakaan 48 ruang dengan dana senilai Rp 5 milliar, dan SD 318 ruang dengan dana senilai Rp 22,1 milliar.
Pewarta: Purwanto
Editor: Kuncoro



Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda