PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Senin, 12 Mei 2014

Home > > Selain Tes Urin, Sopir Bus AKAP Juga Diperiksa Kadar Gula Dan Tekanan Darah

Selain Tes Urin, Sopir Bus AKAP Juga Diperiksa Kadar Gula Dan Tekanan Darah

Sopir Bus AKAP Juga Diperiksa Kadar Gula Dan Tekanan Darah

NGAWI™ Puluhan sopir bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) yang melintas di wilayah Ngawi, selain jalani tes urin juga diperiksa tensi darah serta kadar gula. hal ini dilakukan Polres Ngawi bersama dinas terkait di Terminal Kertonegoro guna antisipasi terjadinya laka lantas akibat konsumsi obat terlarang maupun gangguan kesehatan lainnya, (12/05).

Petugas gabungan dari Satuan Lantas, Satuan Narkoba, Polres Ngawi, dan Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngawi langsung memeriksa satu persatu sopir yang terindikasi mengkonsumsi obat terlarang.

Tes urin berikutnya dilakukan di salah satu rumah makan di sekitar Watualang, Kecamatan Ngawi Kota, yang biasa dijadikan tempat mangkal bus demikian pula awak bus. Dari puluhan sopir yang di tes urinya petugas medis gabungan hasilnya nihil atau para sopir diketahui negatif terhadap obat terlarang.

Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Lamudji saat dikonfirmasi mengatakan, pemeriksaaan tes urine ini sebagai langkah awal sebelum sopir meninggalkan terminal. “Dengan adanya tes urine ini, maka bisa diketahui secara dini apakah pengemudi tersebut terpengaruh obat-obat terlarang atau tidak,” terangnya.

Dia menyebutkan, selain melakukan pemeriksaaan berupa tes urine, pihaknya juga melakukan pemeriksaan lain seperti tekanan darah dan juga kadar gula.

“Para sopir yang akan berangkat melalui terminal ini harus benar-benar siap terutama kesehatan supaya saat mengemudi dijalan raya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Hasil tes urine hanya didapati sopir yang mempunyai tensi tinggi sedangkan untuk temuan lainnya belum ada.

“Temuan yang menonjol seperti menggunakan obat-obat terlarang belum kami temukan. Untuk sopir yang mempunyai tensi tinggi ditanggulangi petugas dengan dikasih obat dari dokter yang memeriksa diterminal,” kupasnya.
Pewarta: Purwanto
Editor: Kuncoro



Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda