PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 06 Desember 2014

Home > > Kuota Terbatas, Petani Ngawi Resahkan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

Kuota Terbatas, Petani Ngawi Resahkan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

berita terkait harga pupuk bersubsidi resmi dari pemerintah

NGAWI™ Masuk musim tanam pada akhir tahun ini rupanya masih saja petani dibuat was-was dengan terbatasnya ketersediaan pupuk. Tak heran, petanipun bersusah payah mendapatkan pupuk dengan harga selangit diluar ketentuan pemerintah. Lain pihak, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Kabupaten Ngawi justru mengklaim bahwa kebutuhan pupuk dalam musim tanam akhir tahun ini masih aman.

Sesuai data yang berhasil dikumpulkan dari Dinas PTPH Kabupaten Ngawi alokasi pupuk bersubsidi masih mencukupi kebutuhan para petani asal pemakaian pupuk itu sendiri tidak berlebihan. Seperti alokasi pupuk jenis Urea mencapai 33.979 ton, Za 23.038 ton, SP-36 mencapai 9.661 ton dan NPK 24.427 ton.

“Kebutuhan pupuk akan stabil tercukupi apabila petani mematuhi komposisi pemupukan sesuai standartnya. Jangan sampai overload dalam artian berlebihan pemakaian pupuk justru menimbulkan dampak yang kurang baik pada tanamanya,” terang Marsudi Kepala Dinas PTPH Kabupaten Ngawi, Jum’at (05/12).

Terkait maraknya keresahan petani dibeberapa wilayah menyangkut peredaran pupuk dalam paket seperti ZA dengan Petroganik, Marsudi menjelaskan, pihaknya akan melihat dampak riil dilapangan seandainya ada ulah nakal yang dilakukan para pemilik Delivery Oder (DO).

Masih menurutnya, dengan meningkatkan kinerja Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dengan melakukan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi agar sesuai ketentuan.
Pewarta: Purwanto
Editor: Kuncoro



Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda