PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Selasa, 20 Januari 2015

Home > > Antok Disebut-Sebut Calon Terkuat Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi

Antok Disebut-Sebut Calon Terkuat Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi

ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi Jawa Timur

NGAWI™ Dwi Rianto Jatmiko santer disebut-sebut sebagai kandidat terkuat menduduki Ketua DPC PDI Perjuangan periode 2015-2020. Sementara kandidat lainya seperti Slamet Riyanto, Sutrisno, Bambang Sri Saloko, ketiganya merupakan anggota DPRD setempat ditambah Hidayatul Imam, juga turut meramaikan bursa pencalonan jelang pelaksanaan Konferensi Anak Cabang (Konfercab) yang tak lama lagi bakal digelar.

“Kalau bicara siapa kandidat terkuat tentunya ada satu nama yakni Antok, (sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko-Red). Meski demikian sesuai formaturnya harus ada lima nama yang diusung ke DPD,” terang narasumber yang dipercaya, (17/01).

Informasi yang berhasil dikumpulkan menyebutkan dalam penentuan nama kandidat tersebut sesuai mekanisme di PDI Perjuangan memang mendasar usulan dari rapat PAC dan usulan internal DPC.

Kemudian tahapan selanjutnya ada uji kelayakan kader atau semacam fit and proper test di tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang rencananya dilakukan setelah agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) pada Februari 2015 mendatang.

Sementara, Budi Sulistyono yang juga Bupati Ngawi sengaja tidak mencalonkan kembali sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan. Meski satu sisi peran Budi Sulistyono dalam kiprahnya di partai bergambar banteng moncong putih tidak diragukan lagi setelah menduduki tiga periode sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi sejak 2001.

Klimaksnya pada Pemilu 2014 lalu dimana PDI Perjuangan dibawah besutanya mampu meraih suara tertinggi dengan perolehan 15 kursi dari 45 kursi di DPRD Kabupaten Ngawi dari 118.843 suara yang didulang.
Pewarta: Purwanto
Editor: Kuncoro



Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda