PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Jumat, 20 Maret 2015

Home > > Ngirit Ongkos Nebeng Truk, Dua Mahasiswa Malah Jadi Korban Penodongan

Ngirit Ongkos Nebeng Truk, Dua Mahasiswa Malah Jadi Korban Penodongan

Berita foto Sinar Ngawi terkini terkait dua mahasiswa jadi korban penodongan

SN™ Diduga lakukan aksi kriminal, 20 orang yang disinyalir Bonek diperiksa petugas di Pos Polantas Banyakan yang tidak jauh dari Terminal Kertonegoro Ngawi. Hasilnya, menurut Aiptu Hariyadi Kanit Patroli Polres Ngawi, kedapatan 3 orang yang diduga pelaku perampasan serta penodongan dengan barang bukti 3 buah handphone milik korban yakni dua mahasiswa semester II salah satu universitas di Solo.

“Tadi memang dapat informasi dari korban bahwa mereka baru saja menjadi korban perampasan di atas truk maka langsung kita upayakan penangkapan,” terangnya, (19/03)

Awal kejadian, menurut keterangan korban yakni Eko Wisnu Isnanto warga Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren dan Roexy Irfayandi warga Desa Pucangan, Kecamatan Ngrambe, saat itu herndak berangkat ke kampus dengan nebeng truk guna menghemat ongkos.

celakanya, didalam truk tersebut malah ketemu rombongan yang disinyalir Bonek yang mau ke Ciamis Jawa Barat untuk mendukung timnya. Sampai diperlintasan Desa Watualang, Kecamatan Ngawi Kota, dua mahasiswa ini ditodong menggunakan pisau untuk menyerahkan handphone dan sepatu.

“Iya mereka menodong saya dan terpaksa serahkan handphone yang dia minta. Setelah itu saya berusaha memberikan informasi kepada petugas,” terang Eko Wisnu Isnanto.
Pewarta: Purwanto
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda