PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Rabu, 22 Juni 2016

Home > > Diduga Terjerat Asmara Dan Terjun Ke Sungai, Jasad Devi Ditemukan Warga

Diduga Terjerat Asmara Dan Terjun Ke Sungai, Jasad Devi Ditemukan Warga

Selang 3 hari, Jasad gadis Ngawi yang nekat terjun kesungai dari atas jembatan ditemukan warga

SINAR NGAWI™ Ngawi-Setelah tiga hari dalam pencarian tim SAR gabungan baik dari RAPI, BPBD Ngawi maupun dari Basarnas, akhirnya jasad Devi Rosianti (18) yang diduga sengaja loncat ke kali Madiun dari atas jembatan setinggi 8 meter masuk Dusun Jetak, Desa Klitik, Kecamatan Geneng, sekitar pukul 08.30 WIB pada Senin lalu (20/06), akhirnya ditemukan warga sejauh 1 kilometer dari TKP masuk Dusun Jenggot, Desa Beran.

“Tadi ada orang seberang kali sana teriak melihat ada sesosok jasad tergeletak dipinggiran kali sebelah barat dan. lantas saya memberitahukan kepada petugas,” ujar Tukiran, warga Dusun Jenggot, Desa Beran.

Pihak petugas dari Polsek Ngawi Kota bersama tim medis langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi jasad korban ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum.

Kapolsek Ngawi Kota AKP Lilik Sulastri mengatakan, dari hasil visum terhadap korban oleh tim medis yang disaksikan petugas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Hasil visum tadi dipositifkan jasad yang ditemukan warga itu adalah Devi Rosianti dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kemudian jasad korban kita serahkan ke Polsek Geneng karena lokasi awal kejadian berada diwilayahnya,” jelas Lilik.

Dapat diinformasikan, aksi nekat yang dilakukan Devi Rosianti putri kedua pasangan Sugamianto-Kasriani warga Dusun Kionten, RT 04/RW 08, Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Ngawi, diduga akibat persoalan asmara dengan pacarnya.

Bahkan waktu sebelum kejadian Devi sempat tidak pulang kerumah selama tiga hari tanpa diketahui kejelasanya.

Lantaran permasalahan tidak lekas terurai, diduga korban nekat meloncat ke Kali Madiun dari jembatan setinggi 8 meter di Dusun Jetak, Desa Klitik, Kecamatan Geneng, sekitar pukul 08.30 WIB pada Senin kemarin, (20/06).
Pewarta: kun/pr
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda