PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Selasa, 20 September 2016

Home > > Hanya Beda Jam, Dua Truk Terguling Di Lokasi Berdekatan

Hanya Beda Jam, Dua Truk Terguling Di Lokasi Berdekatan

Jalur tengkorak Ngawi-Solo dalam sehari dua truk terguling di lokasi yang sama

SINAR NGAWI™ Ngawi-Meski tak ada korban jiwa, setidaknya dalam sehari saja terjadi dua kecelakaan dilokasi yang sama yakni diruas Ngawi-Solo, tepatnya pada kilometer 12-13, masuk Desa Sooko, Kecamatan Kedunggalar. Kecelakaan tunggal terjadi pada dini hari, dengan korban truk tronton terguling, serta 12 jam kemudian sebuah truk tanki pengangkut tetes juga mengalami nasib serupa di lokasi hampir berdekatan.

“Iya benar satu hari ini ada dua truk terguling di Desa Sooko. Dan akibat kecelakaan ini terpaksa kami buka tutup jalan untuk memperlancar arus kendaraan biar tidak macet,” terang Kasatlantas Polres Ngawi AKP Miftahul Amin.

Sesuai kronologi, truk tronton nopol L 8126 UB, yang disopiri Teguh (40) warga Kabupaten Sumenep, Madura, ini melaju dari arah timur dengan kecepatan sedang.

Mendadak sampai dilokasi kejadian dari arah yang berlawanan muncul sebuah bus yang belum diketahui identitasnya melaju dengan kecepatan tinggi.

Untuk menghindari tabrakan, Teguh banting stir ke kiri namun nahas truknya malah terguling keluar bahu jalan.

Dan selang sore harinya, truk tangki pengangkut tetes tebu dengan nopol S 8336 UP yang dikemudikan Muhung (45) warga Kecamatan Kepanjen, Malang, melaju dari Solo menuju Surabaya.

Namun apes, truk tangki yang mengangkut tetes tebu 14 ton ini pun melaju dengan kecepatan sedang, namun akibat sebuah kendaraan jenis Avanza melakukan pengereman mendadak.

Untuk menghindari tabrakan tentu sang sopir truk tangki mencoba menghindar ke kiri. Lagi-lagi sial, truk dengan tujuan akhir Kabupaten Mojokerto ini pun terguling ke kiri setelah kehilangan keseimbangan.
Pewarta: kun/ad
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda