PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Minggu, 04 Juni 2017

Home > > Usai Bacok Korban, Terduga Pelaku Sekarat Dikeroyok Warga

Usai Bacok Korban, Terduga Pelaku Sekarat Dikeroyok Warga

Jelang lebaran, kriminalitas di Ngawi meningkat

SINAR NGAWI™ Ngawi-Pria paruh baya, SKD(60), warga Sukoharjo Jawa Tengah memderita luka disekujur tubuh dihajar massa, setelah tertangkap basah hendak menyatroni rumah Kasimin warga Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi. Kapolsek Ngawi Kota AKP Sukisman membenarkan peristiwa ini, dan kini terduga pelaku menjalani perawatan di RSUD dr Soeroto Ngawi.

“Ketika terjadi perkelahaian antara korban dan terduga pelaku langsung diketahui warga sekitar. Membuat puluhan warga terbakar emosinya dan menghajar SKD ini hingga babak belur,” terang dia.

Mendasar kronologi, aksi kejahatan yang terjadi sekitar pukul 00.45 WIB pada Minggu malam, (04/06), bermula Kasimin alias Mbolo selaku korban yang tidak lain warga Dusun Karangtejo mendengar suara mencurigakan didalam rumahnya.

Setelah di cek ternyata ada seseorang yang masuk kedalam kamar rumahnya dalam hal ini terduga pelaku SKD.

Sontak saja, Kasimin langsung menendang hingga SKD berhasil kabur melalui samping rumah.

Korban pun langsung berusaha mengejarnya tetapi nahas mendadak pelaku mengeluarkan sebilah sabit langsung membacok korban mengenai pergelangan tangan kiri hingga nyaris putus demikian juga melukai kepala bagian atas.

Adanya laporan dari warga, petugas langsung meluncur ke lokasi. Korban yang mengalami pendarahan hebat dibagian kepalanya demikian luka bacok di pergelangan tangan kiri itu langsung dilarikan ke RS Widodo Ngawi.

Sementara SKD yang kondisinya sekarat akibat amukan massa malam itu juga dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi.

“Ada beberapa barang bukti yang kami amankan seperti sabit dan kartu identitas SKD sebagai terduga pelaku. Kemungkinan SKD ini sebagai pelaku kejahatan antar daerah namun untuk memastikan itu masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.
Pewarta: Kun/pr
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda