PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Jumat, 13 Oktober 2017

Home > > Pavingisasi Guna Memperlancar Usaha Camilan Berbasis Bahan Baku Lokal

Pavingisasi Guna Memperlancar Usaha Camilan Berbasis Bahan Baku Lokal

Profil Desa Walikukun Ngawi

SINAR NGAWI ™ Widodaren-Melakukan pembangunan diberbagai sektor, utamanya pavingisasi jalan poros, Desa Walikukun Kecamatan Widodaren Ngawi juga mulai mengembangkan sektor industi kecil menengah (IKM), yang berbasis bahan baku lokal. Sukadi Kepala Desa setempat menegaskan, dengan kondisi jalan yang layak maka perekonomian warga akan terangkat.

“Ada dua ruas pekerjaan pavingisasi beton dengan menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2017, yakni masuk wilayah Dusun Wotgaleh dan Dusun Waikukun Wetam,” terang dia.

Tambahnya, Dengan adanya jalan yang layak, maka diharapkan akses hasil pertanian maupun usaha rumahan berupa camilan tradisional yang mulai menggeliat diproduksi warga yang terkenal dengan nama Balung Kuwuk, bisa lebih maju dan lancar.

“Warga desa sebagian besar adalah petani, dan dengan adanya produksi camilan yang mulai ditekuni warga yang berbahan dasar singkong, maka camilan Balung Kuwuk ini bahan bakunya mudah didapat dan bisa menambah perekonomian warga,” terangnya kemudian.

Desa dengan luas 234,6 Ha dan jumlah penduduk sekitar 8428 jiwa atau 2696 KK, Desa Walikukun terbagi dalam 4 dusun, yakni Dusun Wotgaleh, Walikukun Wetan, Walikukun Kulon serta Dusun Gebang.

Sementara untuk keadaan orbitasi, Desa Walikukun berjarak sekitar 30 Km dengan pusat pemerintahan kabupaten Ngawi.

Untuk pertanian sendiri, setidaknya ada 2199 keluarga yang memiliki lahan sendiri, yang terbagi untuk padi sawah seluas 781 Ha, dengan hasil 7 Ton per Ha, Jagung 11 Ha, denganhasil 7 ton per Ha serta ubi jalar seluas 1 Ha dengan hasil prosuksi 2 ton per Ha, dan Ubi kayu (singkong) ada 18 Ha dengan hasil sebesar 4 ton per Ha.
Pewarta: Kun/pAn
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda