PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 01 Desember 2018

Home > > Infrastruktur Pertanian Jadi Prioritas Pembangunan Di Desa Kedung

Infrastruktur Pertanian Jadi Prioritas Pembangunan Di Desa Kedung

Berita terkini desa kendung Kwadungan Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Desa Kendung merupakan salah satu dari 14 desa yang ada di Kecamatan Kwadungan Ngawi, terus mengedepankan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Purwanto, Kades setempat mengatakan, bahwa dengan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2018 ini, seperti pavingisasi jalan serta pembuatan saluran, diharapkan mampu mendongkrak ekonomi warga.

“Apalagi sebagian besar warga adalah petani, maka akses jalan dan saluran irigasi yang layak menjadi prioritas dalam pembangunan di desa kami,” terang dia.

Tambahnya, meski pada tahun ini (2018), tak mendapat alokasi anggaran bantuan keuangan sarana prasarana perdesaan (BK Sarpras), namun dengan memanfaatkan sumber lainnya, seperti Anggaran Dana Desa (ADD), maupun yang lainnya, sedikit banya, pembangunan yang berbasis kerakyatan mulai menampakan hasil.

“Infrastrutur pertanian akan kita kedepankan, dengan tidak mengurangi perbaikan maupun pembangunan di bidang pelayanan maupun pendidikan serta kesehatan,” urainya lagi.

Merndasar data yang ada, Desa Kendung dengan luas 211 hektar dan jumlah pendudk mencapai 1388 jiwa yang terbagi dalam 525 kepala keluarga (KK).

Untuk komoditas unggulan berdasarkan luas penen padi sawah, mendasar catatan Prodeskel tahun 2015, mencapai hampir 10 miliar. Sedang beberapa komoditas lainnya seperti produksi buah melon yang juga mulai ditekuni warga, juga mencapai hampir 300 ton.

“Pada intinya, pihak pemerintah desa akan melakukan pembangunan secara terstruktur sesuai kebutuhan demi kesejahteraan warga desa sendiri,” pungkasnya.
Pewarta: Kun/pAn
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda