PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 21 Maret 2020

Home > > Bangun Prasarana Tepi Jalan Dengan Padat Karya

Bangun Prasarana Tepi Jalan Dengan Padat Karya

Profile desa bangunrejo kidul kec. Kedunggalar

SINAR NGAWI™ Ngawi-Guna terpenuhinya tata lingkungan yang memadai, serta sebagai dinding drainase baik dai air limbah rumah tangga maupun air hujan, dengan menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2020, Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar Ngawi, melakukan pembangunan TPT.

Kades setempat, Suparno menegaskan bahwa pembangunan TPT jalan lingkungan yang selain memperlancar drainase juga sebagai pencegah tergerusnya jalan baik akibat beban tanah maupun benda atas tanah serta akibat gerusan air hujan.

“Pembangunan di desa kami (Bangunrejo Kidul) lebih mengutamakan pemanfaatan sarana dan prasarananya dengan potensi sumberdaya warga desa sendiri,” terang dia.

Tambahnya, dengan demikian maka akan diperoleh dua manfaat sekaligus yang mana tentu berdampak pada kemajuan pembangunan secara fisik serta ekonomi warga meningkat karena turut serta dalam pengerjaan pembangunan.

Diketahui, mendasar catatan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Ngawi 2008, wilayah Desa Bangunrejo Kidul merupakan salah satu wilayah yang tercakup dalam 88 kawasan desa hutan.

Dengan jumlah penduduk 7162 jiwa, warga desa sebagaian besar adalah petani, dengan luasan areal persawahan seluas sekitar 616 Ha.

Beberapa warga juga menekuni usaha industri rumahan, berupa pemanfaatan limbah kayu hutan, berupa bonggol jati yang diaplikasikan menjadi berbagai kerajinan, salah satunya berupa meja kursi.

Untuk sarana kesehatan bagi warga, desa yang jarak tempuk ke pusat pemerintahan kabupaten sekitar setemhah jam perjalanan, memiliki 2 tenaga bidan, 5 paramedis serta 8 perawat.

Dari segi pendidikan, terdapat 8 lembaga Taman Kanak-kanak, 10 Sekolah Dasar serta 2 play group.

“Kami akan terus memajukan perekonomian warga, baik dari sektor pertanian maupun industri kecil menengah, karena masih ada warga yang masuk dalam kategori prasejahtera sebanyak 1250,” pungkasnya.
Pewarta: Kun/pan
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda