PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 19 November 2020

Home > > Empat Pilar Manajemen Diabetes Di Tengah Pandemi Covid 19

Empat Pilar Manajemen Diabetes Di Tengah Pandemi Covid 19

World Diabetes Day bersama Diabetasol

SINAR NGAWI™ Jakarta-World Diabetes Day (WDD) yang diperingati setiap 14 Novembermerupakan kesempatan mengingat kembali bahwa diabetes masih perlu menjadi kepedulian masyarakat karena bisa menyebabkan komplikasi yang mempengaruhi kualitas hidup dan berisiko menyebabkan kematian.

Mendasar keterangan pers yang diterima Sinarngawi.com, bahwa di tengah pandemi COVID-19, pada WDD tahun ini Diabetasol menggelar seri mini edukasi virtual bertema Empat Pilar Manajemen Diabetes di Era COVID-19, yang digelar serentak di 21 kota dan special sales program di toko resmi KALCare pada 9-10 November 2020 lalu. 

21 kota besar meliputi Sumbagut(Banda Aceh, Medan, Pematang Siantar, Pekanbaru), Jabodetabek(Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Jabar(Bandung), Jateng(Yogyakarta), Jatim(Surabaya) dan Sulawesi-Indonesia Timur(Makassar). 

Adapun pada 10 November 2020, kegiatan edukasi virtual dilanjutkan di Sumbagsel(Palembang dan Bandar Lampung), Kalimantan(Balikpapan), Jateng(Semarang), Jatim(Malang), Bali-Nusa Tenggara (Denpasar), Sulawesi-Indonesia Timur(Manado). 

Kemudian dilanjutkan dengan program CSR bagi para caregiver dan tenaga kesehatan yang bekerja sama dengan PERSADIA dan Pandu Diabetes pada 14 November 2020, serta Journalist Writing Competition yang diadakan hingga 30 November 2020. Director of Special Needs & Healthy Lifestyle Nutrition KALBE Nutritionals Tunghadi Indra menyatakan KALBE Nutritionals melalui brand Diabetasol terus bersemangat melakukan program edukasi diabetes meskipun dihadang berbagai hambatan karena COVID-19. 

“Dikawal tim dokter profesional di berbagai kota, melalui program edukasi kali ini kami menawarkan pendekatan yang terbukti mampu mencegah atau menunda timbulnya risiko komplikasi diabetes tipe 2 melalui perubahan gaya hidup yang dapat dicapai dengan dukungan caregiveratau keluarga, terutama diterapkan di masa pandemi COVID-19. Kami berharap bahwa bersama Diabetasol, para penyandang diabetes (diabetesi) lebih mudah menangani gejala diabetesnya dan bisa tetap hidup sehat," ungkap Tunghadi Indra. 

Tahun ini, penanganan diabetes memang mengalami hambatan signifikan akibat pandemi COVID-19. Orang lanjut usia dan orang dengan diabetes sebagai penyakit penyerta lebih rentan mengalami pelemahan kondisi bila terinfeksi virus COVID-19. Diabetesi yang terinfeksi COVID-19 lebih sulit diobati karena fluktuasi level gula darah dan kemungkinan hadirnya komplikasi diabetes. Sistem imunitas tubuh diabetesi yang telah terpengaruh, menjadikannya lebih sulit melawan virus atau membutuhkan waktu pemulihan lebih lama. Selain itu, ada kemungkinan virus dapat lebih kuat terutama dalam kondisi saat gula darah tinggi. 

“Sebagai produsen nutrisi khusus untuk diabetes, Diabetasol berkomitmen terus memberikan edukasi diabetes pada masyarakat secara komprehensif sehingga dapat menekan jumlah risiko komplikasi dan angka kematian akibat diabetes. Dan khususnya di tahun ini dan selama masa pandemi COVID-19, kami memiliki misi khusus untuk membantu penyandang diabetes agar hidup lebih sehat sehingga terhindar dari infeksi COVID-19. Kondisi pandemi ini mengharuskan penyandang diabetes lebih waspada dan berhati-hati untuk menjaga gula darahnya dengan disiplin menerapkan empat pilar manajemen diabetes,” pungkas Tunghadi Indra. 

Editor : Kuncoro
Copyright : Siaran Pers


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda