PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Senin, 16 November 2020

Home > > Permudah Akses Perbankan Bagi UMKM Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi

Permudah Akses Perbankan Bagi UMKM Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngwi-Terdampak krisis kesehatan yang berkepanjangan akibat pandemi Covid 19, mengakibatkan berbagai sektor, termasuk roda perekonomian mengalami penurunan yang drastis.

Harsoyo, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Ngawi, mengatakan bahwa upaya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat, dimulai dari pemulihan UMKM, dimana Pemerintah daerah yang merupakan kepanjangan tangan Pemerintah Pusat, telah melakukan beberapa upaya, diantaranya pemberian 1200 SHAT (sertifikat hak atas tanah) kepada pelaku usaha mikro. 

“yang nantinya sertifikat tersebut dapat dijadikan agunan untuk tambahan modal dari bank. Untuk bank yang digandeng untuk kerjasama dengan usaha mikro tersebut adalah bank syariah dan bank BNI, yang siap mengucurkan bantuan permodalan dengan bunga ringan,” terang dia. 

Tambahnya, untuk permodalan juga telah diberikan oleh Kementerian koperasi pusat yaitu BPUM (Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro) sebesar 2,4 juta per UMKM. 

“Ddimana untuk Ngawi dari pengajuan 60 ribu, yang berhasil mendapatkan BPUM adalah 22 ribu UMKM, yang merupakan jumlah terbesar sejawa timur,” uranya lagi. 

Ditempat yang sama, saat melakukan kegiatan fasilitasi akses pembiayaan koperasi dan usaha mikro untuk pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan usaha melalui akses perbankan bagi usaha mikro, Aditya Nurahman dari BNI Ngawi menanggapi keluhan UMKM yang tidak mendapatkan BPUM. 

Menurutnya, khusus UMKM yang mendapat pinjaman KUR dari bank, pada masa pandemi ini juga mendapatkan subsidi bunga sebesar 6 % dari pemerintah serta mendapatkan keringanan untuk membayar bunganya saja selama 6 bulan. 

Sementara bantuan pemerintah untuk UMKM yang direncanakan direalisasikan tahun 2021 mendatang, adalah berupa fasilitas tenda dan fasilitas kendaraan untuk pemasaran dan promosi. 

“Yang kesemuanya diharapkan dapat memperbesar usaha dari UMKM, yang berimbas pada peningkatan ekonomi masyarakat Ngawi pada umumnya,” terang Aditya  

Pewarta: LiA
Editor : Kuncoro
Copyright : SN


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda