PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Selasa, 29 Maret 2022

Home > > Fasilitator Harus Bekerja Tepat Sasaran Dengan Turun Langsung Ke Lapangan

Fasilitator Harus Bekerja Tepat Sasaran Dengan Turun Langsung Ke Lapangan

Penerima DAK Perumahan Di Ngawi

SN-Media™ Ngawi-Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Ngawi mulai melakukan berbagai persiapan guna pelaksanaan DAK perumahan serta program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2022, dengan menggelar Bimtek berlangsung di Kurnia Convention Hall (29-31/03).

Mujiati, Kepala Bidang Perumahan Rakyat pada Dinas Perkim Ngawi, mengatakan bahwa Bimtek RTLH yang diadakan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tim fasilitator lapangan kegiatan DAK perumahan dan perbaikan RTLH sekaligus untuk koordinasi pelaksanaan kegiatan perbaikan RTLH tahun anggaran 2022 ini. 

Untuk program RTLH tahun ini diperuntukan kepada 220 penerima sedangkan untuk DAK perumahan untuk 82 penerima. Dalam pelaksanaannya akan ditangani 10 pendamping, sehingga 1 orang pendamping akan menangani 20 penerima bantuan. 

Sementara Andi Yoesoef, narasumber bimtek dari Propinsi sekaligus Kaur Teknik Rumah Swadaya pada Satuan Kerja Penyediaan Provinsi Jawa Timur, di bawah Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa 4, Kementerian PUPR, pihaknya mensuport program RTLH tersebut dikarenakan masih merupakan bagian dari tugas dan wewenang Kementerian PUPR, dan yang dilakukan adalah transfer ilmu apa yang dilakukan oleh Pusat dengan APBN, untuk diaplikasikam di daerah dengan APBD. 

Bimtek RTLH yang diadakan sangat penting, karena menurut Andi, adalah untuk memberi bekal ilmu kepada fasilitator dalam kegiatan verifikasi lapangan, mengawal penerima bantuan, menyusun RAB, proposal sampai dengan pelaporan. 

“Fasilitator harus bekerja tepat sasaran, turun langsung ke lapangan dan mengetahui secara pasti kondisi RTLH, termasuk mengecek penerima bantuan masih hidup atau sudah meninggal,” kata Andi. 

Pewarta: TiM
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda