SN-Media™ Yogyakarta - Pejabat Eselon II di lingkungan Pemkab Ngawi mengikuti pelatihan penguatan kepemimpinan strategis, manajemen kinerja, dan inovasi pelayanan publik yang digelar BKPSDM di Griya Persada Convention Hotel, Sleman, Yogyakarta, Selasa hingga Kamis (10-12 Februari 2026).
Pelatihan tersebut dibuka langsung Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono sebagai upaya memperkuat kapasitas pimpinan perangkat daerah agar mampu menjawab tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin dinamis dan kompleks.Dalam arahannya, Bupati Ony menekankan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi, penyegaran wawasan, sekaligus penguatan karakter kepemimpinan agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih responsif dan terukur.
“Jabatan eselon II memiliki posisi strategis karena tidak hanya bertugas sebagai administrator, melainkan pemimpin organisasi, pengambil keputusan, penentu arah kebijakan, sekaligus teladan bagi aparatur di lingkungan kerjanya,” jelasnya.
Pun Bupati Ony menilai, bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat dipengaruhi kualitas kepemimpinan perangkat daerah, sebab dari tangan para pejabat tersebut arah program ditentukan serta citra birokrasi di mata masyarakat terbentuk.
“Masyarakat menilai langsung performa birokrasi melalui layanan yang diterima, sehingga aparatur dituntut menampilkan etos kerja melayani, transparan, serta adaptif terhadap perkembangan kebutuhan publik yang,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Ngawi menuturkan tantangan tata kelola pemerintahan saat ini menuntut aparatur tidak hanya menguasai aspek teknis, namun juga memiliki kepemimpinan strategis dan kemampuan mengelola kinerja organisasi.
“Dinamika pelayanan publik yang terus berkembang menuntut pejabat mampu berinovasi, mengoptimalkan potensi sumber daya, serta memastikan target program tercapai secara efektif, efisien, dan terarah berkelanjutan,” kata Idham Karima.
Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti metode outbound leadership training sebagai pendekatan pembelajaran aplikatif dan partisipatif untuk menanamkan nilai kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi efektif, serta ketepatan pengambilan keputusan.
Kegiatan luar ruang tersebut juga dirancang membangun ketangguhan mental peserta dalam menghadapi tekanan tugas, perubahan kebijakan, serta dinamika pelayanan publik yang menuntut kecepatan, ketelitian, dan tanggung jawab tinggi.
BKPSDM berharap materi yang diperoleh tidak berhenti pada forum pelatihan, tetapi diterapkan dalam pelaksanaan tugas harian sehingga mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah secara konsisten.
“Melalui penguatan karakter kepemimpinan tersebut, pemerintah daerah menargetkan terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas, profesional, dan berorientasi kepuasan masyarakat, sejalan semangat reformasi birokrasi yang terus digencarkan,” pungkas Idham.
Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News
Pewarta: Tim
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ADV
Copyright : SNM
0 comments:
Posting Komentar
Terima-kasih atas partisipasi anda