media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 12 April 2026

Home > > BPBD Ngawi Beberkan Laporan Resmi Dampak Puting Beliung di Sejumlah Wilayah Terdampak

BPBD Ngawi Beberkan Laporan Resmi Dampak Puting Beliung di Sejumlah Wilayah Terdampak

BPBD Ngawi Beberkan Laporan Resmi Dampak Puting Beliung di Sejumlah Wilayah Terdampak

SN Media™ Ngawi – Peristiwa angin puting beliung disertai hujan deras hingga hujan es melanda sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi, Sabtu (11/04/2026) sekitar pukul 16.27 WIB. Laporan resmi Pusdalop-PB BPBD Ngawi mencatat adanya dampak kerusakan di sejumlah titik.

Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, menjelaskan hujan deras disertai angin kencang terjadi hampir merata di sejumlah kecamatan, sehingga menyebabkan akses jalan terganggu serta sejumlah fasilitas warga mengalami kerusakan. 

“Hujan deras disertai angin kencang terjadi merata di sejumlah kecamatan, bahkan di beberapa wilayah dilaporkan disertai hujan es,” terang Partoyo saat dikonfirmasi, Minggu (12/04/2026). 

Masih menurut dia, beberapa lokasi terdampak pohon tumbang antara lain Jalan Raya Dumplengan Pitu, Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu; Jalan Ngawi–Maospati KM 5, Desa Klitik, Kecamatan Geneng; serta ruas Paron–Jogorogo, Desa Madiasri. 

Selain itu, kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di Dusun Besaran, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi; Gang Wahyu, Kelurahan Margomulyo; serta Jalan Manyar, Desa Beran, yang sempat menghambat arus lalu lintas warga. 

Kerusakan bangunan tercatat pada sejumlah tempat usaha, meliputi warung makan Joglo Jawi, Desa Klitik; teras toko di wilayah yang sama; hingga saung pemancingan dan kandang bebek di Desa Beran. Tak hanya itu, baliho toko sepeda listrik di Jalan PB Sudirman, Ngawi, serta teras warung bakso di Desa Klitik turut dilaporkan roboh akibat terpaan angin kencang yang datang secara tiba-tiba.

 “Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ditemukan korban jiwa maupun luka-luka, meski kerugian material masih dalam tahap pendataan oleh tim BPBD setempat,” jelasnya. 

Partoyo menambahkan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk memangkas ranting rapuh serta memastikan kekuatan atap rumah masing-masing. 

Selain itu, warga diminta menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca berubah drastis, serta tidak berteduh di bawah pohon guna mengantisipasi risiko tertimpa maupun sambaran petir. Fenomena hujan es yang sempat terjadi juga menjadi perhatian. Meski berlangsung singkat, kondisi ini berpotensi merusak atap rumah, kendaraan, hingga tanaman milik warga di sekitar lokasi kejadian.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Berita Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda