media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 11 September 2026

Home > > Sosialisasi Empat Pilar di Kletekan, Kanang Dengar Aspirasi Warga Ngawi

Sosialisasi Empat Pilar di Kletekan, Kanang Dengar Aspirasi Warga Ngawi

Sosialisasi Empat Pilar di Kletekan, Kanang Dengar Aspirasi Warga Ngawi

SN Media™ Ngawi – Anggota DPR RI Komisi VI, Ir H Budi Sulistyono Kanang, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI bersama warga dan tokoh masyarakat Desa Kletekan, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Selain penguatan nilai kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, terutama sektor pertanian, Jumat (11/09/2026).

Empat Pilar Kebangsaan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut meliputi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Undang-Undang Dasar 1945. Keempatnya dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan, kerukunan dan keutuhan bangsa di tengah keberagaman masyarakat. 

Kanang menyampaikan, pemahaman terhadap Empat Pilar tidak seharusnya hanya berhenti dalam forum sosialisasi. Nilai yang terkandung di dalamnya perlu diterapkan melalui sikap dan perilaku sehari-hari, termasuk menjaga kerukunan, memperkuat gotong royong serta menghormati perbedaan. 

“Empat Pilar ini harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Penguatan moral dan kebangsaan berjalan beriringan, sehingga masyarakat tidak hanya memahami nilai persatuan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, warga juga menyampaikan sejumlah masukan terkait kondisi pertanian yang selama ini menjadi salah satu sektor penting bagi masyarakat. Ketersediaan pupuk menjadi salah satu perhatian, terutama agar kebutuhan petani dapat terpenuhi sesuai waktu dan musim tanam. Selain pupuk, aspirasi masyarakat juga menyangkut ketersediaan benih berkualitas, sarana produksi pertanian, pengairan, alat dan mesin pertanian hingga pemasaran hasil panen. 

Dukungan terhadap berbagai kebutuhan tersebut dinilai penting untuk menjaga produktivitas sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan petani. Aspirasi tersebut menjadi bagian dari dialog dalam kegiatan sosialisasi. Mengingat, persoalan pertanian tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga menyangkut biaya usaha tani, kepastian harga ketika panen serta akses terhadap berbagai sarana pendukung. 

Kanang kembali menegaskan, menjaga keutuhan NKRI bukan hanya menjadi tanggung jawab aparatur negara. Peran masyarakat justru menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan, yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga dan kehidupan sosial di sekitar. 

“NKRI adalah harga mati. Penguatannya dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat. Kalau kerukunan, gotong royong dan saling menghormati terus dijaga, maka nilai kebangsaan akan tumbuh kuat di tengah masyarakat,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Berita Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda