PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Senin, 30 April 2012

Home > > Dua dinas sakti di Ngawi terkapar diterjang pelor rotasi

Dua dinas sakti di Ngawi terkapar diterjang pelor rotasi

| NGAWI SINAR NGAWI | portal pemberitaan Ngawi|Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |Dua dinas sakti, yakni dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Ngawi serta DPPKA Kab. Ngawi yang konon kadung menyandang gelar keabadian, kini pucuk pimpinan di dua dinas tersebut harus rela hengkang setelah menerima eksekusi rotasi yang bertempat di Pendopo Wedya Graha (30/4).

Sebut saja, DRS.Amin Sunarto.M.Si harus nyingkrih dari DPPKA menuju kantor barunya di Disperindag sedangkan posisinya digantikan DRS.Bambang Supriadi.M.Si yang sebelumnya menduduki Disperindag.

Dimana selama ini DPPKA dianggap mempunyai peran penuh didalam mengendalikan anggaran daerah Ngawi.

Selain itu DRS.Didik Darmawan.M.Si dari Dinkop, yang jelang masa pensiunya ternyata juga tak berdaya hadapi pelor rotasi dan harus rela wayuh dengan jabatan barunya sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Ngawi dan kursi lamanya diduduki Sofyan SH, M.Hum yang berangkat dari Kabag Hukum Setda Ngawi.

Dalam acara tersebut dilantik struktural eselon II berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor : X.821.2 / 10.30 / 404. 204 / 2012 sebanyak lima orang antara lain DRS.Didik Darmawan,M.Si, Sofyan SH,M.Hum, DRS.Amin Sunarto.M.Si, DRS Bambang Supriyadi.M.Si dan Eko Purnomo S.Sos yang menempati Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan yang sebelumnya duduk di Sekdin Disporabudpar. Sedangkan pada acara yang sama Bupati Ngawi melantik jajaran strukturan eselon III sebanyak 19 orang dan eselon IV ada 55 orang.

Seperti yang diungkapkan Mbah Kung, promosi atau mutasi jabatan merupakan hal biasa dalam suatu organisasi (tour of duty) dengan tujuan dapat menjadi satu pemicu peningkatan kinerja dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat, menggerakkan roda pemerintahan dan melaksanakan pembangunan yang menjadi tanggungjawab aparatur pemerintahan dengan melaksanakan tugas yang telah diemban sebagai amanah dengan penuh keikhlasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kedinasan.

”Dengan pergeseran ini dapat memacu sinergitas antar satker yang ada terlebih meningkatkan dapat menjadi moment dan langkah strategis dalam rangka peningkatan kualitas kerja dan pelayanan prima bagi masyarakat,” ungkap Mbah Kung. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda