PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 20 Juli 2013

Home > > Terperdaya Dukun Sakti, Seratus Juta Berubah Guntingan Koran Bekas

Terperdaya Dukun Sakti, Seratus Juta Berubah Guntingan Koran Bekas

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI™ Apes, mungkin kata ini tepat atas apa yang menimpa Teguh Winarto (28) warga Selopuro, Kecamatan Pitu, Ngawi. Pasalanya dirinya harus merelakan uang ratusan juta miliknya yang berubah jadi sekarung guntingan kertas koran lantaran percaya dengan omongan si dukun yang konon kondang bisa menggandankan rupiah hingga ribuan kali lipat,(19/7).

Usut punya usut seperti yang dialami korban pada awalnya ketemu disebuah warung dengan Gyn alias Feri yang mengaku sebagai warga Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur.

Di situlah terjadi perbincangan hangat apalagi menyangkut harta yang bisa dicari secara mendadak terbukti tersangka bisa menggandakan uang sampai miliaran rupiah dalam kurun waktu tertentu.

Tanpa pikir panjang korban Teguh Winarno terpedaya rayuan dukun palsu tersebut dengan memberikan uang totalnya Rp 100 juta tanpa tanda bukti apapun.

Kejadian yang menimpa korban ini terjadi pada bulan Maret 2013 lalu dimana Teguh Winarno memberikan sejumlah uang dalam tiga kali kepada Gyn alias Feri hingga terkumpul Rp 100 juta.

Drama yang berbau magig ini baru dimulai saat itu tersangka mengajak korban untuk melakukan ritual di salah satu tempat yang masuk wilayah Kabupaten Kediri. Korban dimintai membeli sejumlah bunga sebagai sarana ritual demikian juga kain putih sebanyak tiga lembar.

Nah, didalam kain tersebut diisi sesuatu barang yang sama sekali belum diketahui oleh korban saat melakukan ritual yang cukup menjanjikan tersebut.

Kemudian ritual selesai lantas Teguh Winarno pulang kerumah dengan membawa bungkusan namun sebelumnya Gyn si dukun palsu berpesan kepada korban jangan sekali-kali membuka isi dari bungkusan yang dimaksud selama belum ada perintah dari dirinya.

Karena merasa penasaran terlebih sudah dua bulan lamanya sama sekali belum mendapat sinyal dari sang dukun, tanpa basa-basi Teguh Winarno dengan tidak sabar membuka bungkusan dengan ekstra hati-hati.

Ketika dibuka bukan kepalang terkejutnya, ternyata isi bungkusan yang selama ini dia simpan hanya berisi guntingan kertas koran.

Merasa sudah ditipu oleh sang dukun Gyn alias Feri tanpa pikir panjang korban melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.

Kasat reskrim Polres Ngawi AKP Budi Santoso saat dikonfirmasi membenarkan dan kasus ini tengah di dalami oleh anggotanya dengan mengantongi ciri-ciri identitas pelaku sesuai yang dilaporkan oleh korban.

“Dengan kejadian yang menimpa korban ini kita mengharapkan kepada warga Ngawi untuk lebih berhati-hati dan waspada atas segala bentuk modus penipuan sekarang ini,” jelas AKP Budi Santoso. (pr)

Artikel Terkait



1 komentar:

Anonim mengatakan...

Hari gini kok masih bisa terpedaya oleh modus seperti itu ya. Kan sudah banyak penipuan seperti itu yang terbongkar prakteknya.

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda