media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.
Custom Search

Selasa, 16 April 2024

Home > > Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, Dinas PUPR Ngawi Tingkatkan Infrastruktur Sumber Daya Air

Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, Dinas PUPR Ngawi Tingkatkan Infrastruktur Sumber Daya Air

Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, PUPR Ngawi Tingkatkan Infrastruktur Sumber Daya Air

SN-Media™ Ngawi-Dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian serta menjaga ketahanan pangan yang berkelanjutan, Dinas PUPR Kabupaten Ngawi, selain terus melakukan perbaikan database maupun mengoptimalkan tata kelola Sumber Daya Air (SDA), juga melakukan rehabilitasi maupun pembangunan jaringan irigasi.

Mendasar keterangan Dwi Miyatno Wahyudayanto, Kepala Bidang Sumber Daya Air di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat setempat, bahwa Dinas PUPR memiliki kewenangan baku sawah seluas 24.040 hektar yang terdapat 395 daerah irigasi. 

“Kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi merupakan langkah penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan,” jelas Dwi, sapaan akrabnya, Selasa (16/04/2024). 

Melalui program ini (Pembangunan maupun rehabilitasi jaringan irigasi), Dwi juga mengklaim atas berbagai capaian, seperti pemulihan dan perbaikan saluran irigasi yang rusak, peningkatan efisiensi penggunaan air, serta peningkatan produksi pertanian. 

Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, PUPR Ngawi Tingkatkan Infrastruktur Sumber Daya Air 

Lebih rinci dia memaparkan, rehabilitasi jaringan irigasi memiliki manfaat yang besar bagi pertanian dan masyarakat sekitarnya. Dengan adanya jaringan irigasi yang baik, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan ketahanan pangan suatu daerah. 

Mendasar dataset Indikator Kerja Utama (IKU) pada tahun 2023, direalisasikan rehabilitasi jaringan irigasi dengan Panjang total 11.267 m dengan Dana DAK dan DAU sebesar Rp 18.498.960.000. Pekerjaan tersebut, didapatkan peningkatan kondisi Daerah Irigasi sebesar 0,7% yaitu kondisi Baik 74,68% dan Kondisi Rusak 25,37%. 

Sementara, pada tahun 2024 akan dilaksanakan rehabilitasi jaringan irigasi dengan rencana total output 5.885 meter dengan Dana DAK senilai Rp. 12.831.594.000,00. 

“Oleh karena itu, peran serta semua pihak dalam mendukung dan melaksanakan program rehabilitasi jaringan irigasi sangatlah penting untuk mencapai tujuan tersebut,” pungkasnya. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Google News 

Pewarta : KUN
Editor : Asy
Foto : Dok d**
Copyright : SNM


Berita Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda