media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 29 Januari 2026

Home > > RPH-U Ngawi Dorong Ketersediaan Daging Unggas Sekaligus Tambah PAD Daerah

RPH-U Ngawi Dorong Ketersediaan Daging Unggas Sekaligus Tambah PAD Daerah

RPH-U Ngawi Dorong Ketersediaan Daging Unggas Sekaligus Tambah PAD Daerah

SN-Media™ Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi meresmikan Rumah Potong Hewan Unggas (RPH-U) sebagai langkah strategis menjamin ketersediaan daging aman, sehat, utuh, dan halal bagi kebutuhan konsumsi masyarakat.

RPH-U Kabupaten Ngawi berlokasi di kawasan Pasar Hewan, Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, dan resmi diluncurkan pada Rabu, 28 Januari 2026, sebagai bagian penguatan prasarana sektor pertanian dan peternakan daerah. 

Peresmian operasional RPH-U dilaksanakan di kawasan Pasar Hewan Ngawi dan dipimpin langsung Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, disaksikan jajaran perangkat daerah, pengelola pasar, serta pelaku usaha perunggasan lokal. 

Ony menegaskan pemenuhan daging unggas yang higienis dan halal merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. 

“Kalau pemerintah tidak menyiapkan akses daging asuh, itu berarti kita abai terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya. 

Dia menjelaskan, daging unggas sebagai konsumsi harian harus dipastikan memenuhi standar kesehatan, kehalalan, serta proses pemotongan yang benar agar tidak merugikan konsumen maupun mencederai kepercayaan publik. 

Masih menurut Ony, selama ini masih ditemukan sejumlah persoalan pada rantai penyediaan daging unggas, mulai teknik penyembelihan tidak sesuai syariat, praktik penggelonggongan, hingga lokasi pemotongan yang kurang higienis. 

“Melalui RPH-U ini, pemerintah hadir memberikan kepastian proses pemotongan yang bersih, terkontrol, dan sesuai aturan, sehingga masyarakat mendapatkan daging yang benar-benar layak konsumsi,” tegasnya. 

Terkonfirmasi, selain berfungsi sebagai layanan publik, keberadaan RPH-U juga dinilai memiliki nilai ekonomi bagi daerah melalui potensi pendapatan asli daerah dari retribusi jasa pemotongan unggas. 

Dengan kapasitas operasional sekitar delapan jam per hari, RPH-U diproyeksikan mampu memotong lima ribu hingga enam ribu ekor ayam, dengan potensi pemasukan harian mencapai Rp5 juta. 

Jika diakumulasi, potensi pendapatan bulanan dapat menembus Rp150 juta, atau sekitar Rp1,5 miliar per tahun, sehingga investasi awal diperkirakan kembali dalam kurun dua tahun.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News 

Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok R
*** : ----
Copyright : SNM


Berita Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda