SN-Media™ Ngawi – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ngawi dipastikan segera dimulai setelah adanya pemenang lelang, menandai kesiapan daerah menjalankan program strategis nasional lintas kementerian yang kini memasuki tahap pelaksanaan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, Bonadi, menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial berkolaborasi dengan Kementerian PUPR, dengan Ngawi masuk daftar penerima tahap awal.Lokasi pembangunan Sekolah Rakyat berada di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, dengan dukungan lahan milik pemerintah daerah seluas kurang lebih delapan hektare atau setara 80.200 meter persegi.
“Ngawi termasuk satu dari 104 kabupaten kota di Indonesia yang dipercaya melaksanakan Sekolah Rakyat, dan masuk dalam paket pembangunan wilayah Jawa Timur dua,” jelas Bonadi saat dikonfirmasi, Rabu (14/01/2026).
Lebih lanjut, dia menjelaskan pemenang lelang untuk paket Jawa Timur dua telah ditetapkan, yakni PT Brantas Abipraya (Persero), dengan cakupan kontrak kerja meliputi empat kabupaten kota.
Keempat daerah tersebut meliputi Kabupaten Pacitan, Kabupaten Madiun, Kabupaten Nganjuk, serta Kabupaten Ngawi, dengan total nilai anggaran pembangunan mencapai sekitar Rp911 miliar.
Dalam pelaksanaannya, Sekolah Rakyat dibagi menjadi dua kategori berdasarkan luasan lahan, yakni di bawah lima hektare dan di atas lima hektare, sementara Ngawi masuk kategori lahan di atas lima hektare.
Lahan yang disiapkan Pemkab Ngawi nantinya dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur pendidikan terpadu, meliputi ruang belajar, gedung serbaguna, asrama peserta didik, hingga fasilitas lapangan penunjang kegiatan.
Ia menambahkan, dari sisi aksesibilitas, lokasi Sekolah Rakyat dinilai strategis karena berada tak jauh dari pusat Kota Ngawi, sehingga memudahkan jangkauan dan mobilitas siswa.
“Harapanya, dengan kehadiran Sekolah Rakyat menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi masyarakat kurang mampu agar memperoleh pendidikan layak dan bermutu,” terangnya.
Di Ngawi, Sekolah Rakyat dirancang melayani jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA, masing-masing dua rombongan belajar, sehingga menciptakan kesinambungan pendidikan dalam satu kawasan.
“Selain manfaat pendidikan, Sekolah Rakyat juga diharapkan menjadi pengungkit perekonomian masyarakat sekitar, khususnya di Desa Karangtengah Prandon dan wilayah sekitarnya,” pungkasnya.
Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News
Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM
0 comments:
Posting Komentar
Terima-kasih atas partisipasi anda