media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 22 Februari 2026

Home > > Format Air Minum Gratis Ngawi Dikaji, Fokus Teknologi dan Kelayakan Ekonomi

Format Air Minum Gratis Ngawi Dikaji, Fokus Teknologi dan Kelayakan Ekonomi

Format Air Minum Gratis Ngawi Dikaji, Fokus Teknologi dan Kelayakan Ekonomi

SN-Media™ Ngawi - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Ngawi tengah merumuskan format program air minum gratis agar berjalan sesuai kajian teknis dan pertimbangan ekonomi yang matang serta terukur.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Ngawi, Maftuh Affandi, menegaskan pembahasan masih sebatas penjajakan dokumen teknis guna memastikan program tersebut realistis diterapkan dan tidak membebani kemampuan fiskal daerah. 

“kebijakan ini ialah menghadirkan akses air minum langsung bagi kecamatan maupun desa yang selama ini kesulitan memperoleh layanan layak konsumsi. Fokusnya bukan sekadar air bersih biasa’” jelas Maftuh, saat dikonfirmasi lewat HP, Minggu (22/02/2026). 

Ia menambahkan, bahwa skema yang dipertimbangkan mengarah pada pemanfaatan teknologi penyaring Reverse Osmosis atau water purifier khusus, sebagaimana konsep penyediaan air siap minum di kawasan Alun-Alun Ngawi. 

Pun pendekatan yang ditempuh harus ekonomis dan proporsional. Penerima layanan nantinya dipilah berdasarkan kebutuhan riil serta jangkauan jaringan yang memungkinkan secara teknis dan pembiayaan. 

“Tahapan pada 2026 masih berkutat pada studi kelayakan menyeluruh. Jika hasil kajian menunjukkan prospek positif, realisasi program ditargetkan dapat mulai dijalankan secara bertahap pada 2027,” sambungnya. 

Namun demikian, implementasi awal dipastikan belum menjangkau seluruh kecamatan atau desa. Studi dapat saja merekomendasikan prioritas wilayah tertentu, termasuk kawasan non-CAT yang memiliki keterbatasan sumber air. 

Perkim juga membuka kemungkinan skema pelayanan berbeda, tidak semata distribusi rumah tangga. Opsi penyediaan titik layanan komunal dengan teknologi tepat guna menjadi alternatif yang tengah dikaji serius.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Berita Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda