media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 09 Maret 2026

Home > > Silaturahmi Kodim 0805/Ngawi dan Media, Dandim Paparkan Progres Jembatan Garuda

Silaturahmi Kodim 0805/Ngawi dan Media, Dandim Paparkan Progres Jembatan Garuda

Silaturahmi Kodim 0805/Ngawi dan Media, Dandim Paparkan Progres Jembatan Garuda

SN-Media™ Ngawi – Kodim 0805/Ngawi menggelar silaturahmi sekaligus buka puasa bersama awak media di Kabupaten Ngawi. Acara bertema TNI bersama awak media melahirkan sinergi, menguatkan informasi untuk menjaga negeri itu berlangsung di Pendopo Joglo Nely, Alas Pecah, Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Senin (09/03/2026).

Acara ini dihadiri puluhan jurnalis dari berbagai media di Ngawi. Tampak pula unsur Forkopimda, di antaranya Kajari dan Kapolres Ngawi, yang ikut hadir mempererat kebersamaan dalam suasana Ramadan. 

Dandim 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo menyampaikan, pertemuan dengan insan pers menjadi momentum memperkuat komunikasi publik. Menurutnya, peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. 

“Sinergi TNI dan awak media menjadi bagian penting menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat. Dengan pemberitaan yang berimbang, masyarakat dapat memperoleh gambaran yang jelas terkait berbagai program pemerintah,” jelas Dandim, yang merupakan alumni Akmil 2024. 

Ia juga menjelaskan program pembangunan jembatan yang digagas pemerintah melalui TNI AD. Program ini dilaksanakan melalui satgas khusus yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat. Program yang dikenal sebagai Jembatan Garuda itu difokuskan membantu daerah dengan akses terbatas, termasuk wilayah terdampak bencana. 

Jenisnya meliputi jembatan Bailey, Armco hingga jembatan gantung perintis. Di Kabupaten Ngawi, Jembatan Gantung Perintis Garuda sudah terealisasi di Desa Mendiro, Kecamatan Ngrambe. Infrastruktur ini kini dimanfaatkan warga untuk mempermudah mobilitas sehari-hari. 

Selain itu, jembatan serupa juga telah rampung di Desa Cepoko, Kecamatan Ngrambe dengan panjang sekitar 25 meter. Keberadaan jembatan ini menjadi penghubung penting bagi aktivitas masyarakat pedesaan. 

“Sementara pembangunan Jembatan Garuda lainnya masih berlangsung di Desa Puhti, Kecamatan Karangjati. Proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat,” jelas Letkol Arh Setu Wibowo. 

Dapat diinformasikan, secara nasional pembangunan jembatan dalam program ini mencapai lebih dari seribu titik. Hingga Maret (2026), ratusan jembatan telah rampung dan mulai dimanfaatkan masyarakat. 

“Harapannya, keberadaan jembatan gantung Garuda dapat memperlancar konektivitas wilayah. Selain memudahkan aktivitas warga, infrastruktur ini juga membantu memangkas waktu tempuh, terutama bagi pelajar menuju sekolah,” pungkasnya.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Berita Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda