iklan

Iklan Hari Jadi Ngawi 666
media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.
Custom Search

Senin, 24 Juli 2023

Home > > Hadapi El Nino, Kabupaten Ngawi Digadang Jadi Penyangga Ketahanan Pangan Nasional

Hadapi El Nino, Kabupaten Ngawi Digadang Jadi Penyangga Ketahanan Pangan Nasional

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo Lakukan Kunjungan Kerja di Kabupaten Ngawi-Agenda, Lawatan, Kunker, DKPP Ngawi, Panen Raya Di Kersikan

SN-Media™ Ngawi-Dalam lawatannya di Kabupaten Ngawi, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo membahas isu global fenomena cuaca El Nino yang berdampak pada perubahan iklim, termasuk pola hujan yang tidak normal, suhu tinggi dan kekeringan yang bisa berpotensi terjadinya krisis pangan, Senin (24/07/2023).

Dalam keterangannya lebih lanjut, Mentan Syahrul Yasin Limpo menegaskan, atas inisiasi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, guna merefleksi seluruh kekuatan dengan segmentasi 3 wilayah pertanian diantaranya daerah hijau yang harus dibooster karena masih cukup air, sedang daerah kuning yang airnya pas-pasan harus dimanfaatkan secara efisien. 

“Sedangkan untuk daerah merah yang memang tanpa El Nino sudah masuk wilayah kering, maka kita siapkan lumbung pangan, atau bisa melalui interfensi pengalihan berbagai komoditas maupun produktivitas tanaman pangan lainnya, sehingga daerah merah bisa kuat daya tahan pangannya,” ungkap SYL, sapaan akrabnya. 

Pada Kunjungan kerja di Kabupaten Ngawi Mentan SYL juga menegaskan, bahwa dalam menghadapi El Nino, Ngawi dengan produktivitas padi tertinggi maupun surplus gabah tertinggi secara nasional, diharapkan bisa menjadi salah satu daerah sebagai penyangga pangan secara nasional.

Usai memberikan arahan yang dihadiri Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono beserta jajarannya, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) se Jawa Timur, bertempat di ruang data Pendopo Wedya Graha, rombongan Mentan Syahrul Yasin Limpo, usai makan siang dilanjutkan dengan panen padi pada petak aplikasi Biosaka di Desa Kersikan Kecamatan Geneng. 

Diapun mengungkapkan agar petani mampu mengurangi dampak buruk El Nino, maka Kementan telah mempersiapkan stimulan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang nantinya para petani bisa mengakses pembiayan dalam membeli bibit tanaman yang tahan kekeringan, memperoleh pupuk dan pestisida yang dibutuhkan, serta membeli alat mesin pertanian (alsintan).  

Pewarta: TIM
Editor : Asy
Foto : Dok dam
Copyright : SNM


Berita Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda