media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 30 November 2025

Home > > Pelatihan Upskilling Dihadiri Pekerja Linting dari Berbagai Pabrik di Kabupaten Ngawi

Pelatihan Upskilling Dihadiri Pekerja Linting dari Berbagai Pabrik di Kabupaten Ngawi

Pelatihan Upskilling Dihadiri Pekerja Linting dari Berbagai Pabrik di Kabupaten Ngawi

SN-Media™ Ngawi – Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi kembali menginisiasi peningkatan kompetensi pekerja industri hasil tembakau melalui Workshop Up Skilling Pelintingan Rokok yang digelar 28–30 November 2025 di Hotel Nata Ngawi.

Kegiatan dibuka langsung Sekretaris DPPTK Muhammad Arif Arifin, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat produktivitas tenaga kerja lokal melalui penguatan keterampilan teknis yang berhubungan langsung dengan mutu produksi rokok skala kecil. 

Dalam sambutannya, Muhammad Arif Arifin menyampaikan bahwa peningkatan keterampilan bukan sekadar kebutuhan industri, melainkan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan usaha masyarakat. 

“Harapan kedepan, para pekerja linting memiliki kemampuan stabil dan kompetitif,” ujarnya. 

Workshop menghadirkan pemateri dari GAPEROMA Malang yang memberikan pembekalan komprehensif mengenai teknik linting manual, penguasaan ritme pekerjaan, serta strategi menjaga kualitas batang rokok agar tetap konsisten sesuai standar perusahaan. 

Sebanyak 35 peserta dari PR Krido Tani, PR Among Tani, PR Sugiyati Nalami, PT Dewi Murni Abadi, dan PT Dadi Mulyo Sejati mengikuti kegiatan secara penuh untuk meningkatkan kapabilitas kerja masing-masing. 

Materi awal menekankan pentingnya presisi dan ketelitian dalam tahapan linting, mengingat proses manual sangat mengandalkan keterampilan individu. Peningkatan kemampuan pekerja turut mempengaruhi stabilitas produksi serta menjaga kepercayaan konsumen terhadap produk lokal. 

Peserta juga dipandu memahami pemilihan bahan baku, termasuk karakter tembakau dan kertas linting, karena kualitas bahan sangat menentukan hasil akhir. Pemahaman mendalam tentang bahan dinilai penting untuk mendukung konsistensi mutu produksi harian. 

Selain teknis linting, narasumber memaparkan peluang peningkatan usaha melalui skema maklon produk yang kini menjadi alternatif pengembangan industri rumahan. Peserta diperkenalkan pada pola kerja sama produksi yang lebih terstruktur dan efisien. 

Pembekalan mengenai perizinan, penyusunan etiket merek, serta persyaratan pendirian pabrik rokok turut disampaikan agar pelaku usaha lokal mampu berkembang secara legal dan kompetitif dalam persaingan pasar yang semakin terbuka. 

“Penguatan kompetensi pekerja menjadi pondasi penting dalam menjaga keberlanjutan industri. Ia menilai pelatihan rutin diperlukan agar pekerja tidak tertinggal kebutuhan pasar yang semakin menuntut ketelitian,” Terang Arif . 

Peserta menyambut baik pelatihan karena memberikan pengalaman langsung yang relevan dengan pekerjaan sehari-hari, terutama dalam menyeimbangkan ketelitian dan kecepatan agar hasil linting tetap seragam dalam jumlah produksi besar. 

DPPTK berharap workshop semacam ini menjadi dorongan bagi industri rokok lokal untuk naik kelas, lebih tertata, dan mampu menghadapi persaingan dengan tetap mengedepankan kualitas serta tata kelola usaha yang lebih profesional. 

Melalui pendampingan berkelanjutan, pemerintah daerah optimistis kompetensi pekerja linting di Ngawi semakin meningkat, sehingga industri rokok skala kecil dapat tumbuh sehat, memberikan nilai tambah, dan memperkuat perekonomian masyarakat.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : Ok
*** : ----
Copyright : SNM


Berita Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda