SN Media™ Ngawi - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Ngawi mulai mengintensifkan pengawasan kesehatan hewan kurban. Langkah ini ditempuh guna memastikan ternak terbebas dari ancaman penyakit menular berbahaya seperti Lumpy Skin Disease (LSD) dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Upaya tersebut dipusatkan salah satunya di Pasar Hewan Ngawi yang berada di Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi. Lokasi ini menjadi pintu utama lalu lintas ternak, sehingga pemeriksaan dilakukan ketat demi mencegah potensi penyebaran penyakit. Sebanyak 35 dokter hewan diterjunkan dan disebar ke 19 kecamatan.Mereka bertugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap hewan ternak yang masuk maupun keluar pasar, sekaligus memastikan kondisi kesehatan tetap terjaga menjelang hari besar keagamaan. Dari hasil pemeriksaan awal yang telah dilakukan, petugas tidak menemukan adanya indikasi penyakit menular pada ternak.
Kondisi ini menjadi sinyal positif, meski kewaspadaan tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran penyakit secara cepat.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Perikanan dan Peternakan setempat, Tony Wibowo, menegaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan menjamin hewan kurban, baik sapi maupun kambing, dalam kondisi sehat dan layak konsumsi bagi masyarakat.
“Proses pemeriksaan dilakukan secara teliti dan detail terhadap setiap ternak. Hal tersebut penting guna meminimalisir risiko penularan LSD dan PMK yang dapat berdampak luas terhadap kesehatan hewan maupun ekonomi peternak,” jelasnya.
Tidak hanya di pasar hewan, pengawasan juga akan dilanjutkan menjelang proses penyembelihan. Pemeriksaan dilakukan sebelum dan sesudah penyembelihan, baik di lingkungan mushola, masjid, maupun rumah potong hewan yang tersebar di wilayah Ngawi.
Dengan langkah ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman dan tenang. Selain itu, upaya ini juga menjadi bentuk komitmen menjaga kesehatan hewan serta melindungi konsumen dari potensi risiko penyakit.
Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News
Pewarta: Tim
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM
0 comments:
Posting Komentar
Terima-kasih atas partisipasi anda