SN Media™ Ngawi - Pengukuhan Relawan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kabupaten Ngawi tahun 2026 digelar di GOR Bung Hatta, Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik setempat.
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menegaskan pengukuhan relawan anti narkoba merupakan agenda rutin tahunan yang diarahkan untuk memperkuat barisan generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa, sebagai garda terdepan pencegahan.“Keberadaan relawan sebaya dinilai lebih efektif dalam menyampaikan edukasi bahaya narkotika karena pendekatan komunikasi yang lebih cair, setara, dan mudah diterima di lingkungan pergaulan mereka,” jelas Ony.
Ia menambahkan, keterbatasan arus informasi yang tepat di kalangan remaja menjadi alasan penting dibentuknya tim relawan yang solid, luas, dan mampu menjangkau berbagai lapisan pelajar di Kabupaten Ngawi.
Lebih jauh, Bupati Ony menekankan pentingnya sinergi dengan lembaga pendidikan. Guru Bimbingan Konseling (BK) diharapkan menjadi fasilitator utama dalam mengarahkan siswa agar memahami risiko penyalahgunaan narkoba sejak dini.
“Peran sekolah tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga sebagai ruang edukatif yang menanamkan nilai hidup sehat dan bebas narkotika melalui pendekatan yang komunikatif serta berkelanjutan,” tambahnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Ngawi, Wahyu Sri Kuncoro, menyebut para pelajar memiliki potensi besar menjadi pelopor gerakan anti narkoba di lingkungan masing-masing.
Ia menjelaskan, relawan P4GN diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif menyebarkan informasi, mengedukasi teman sebaya, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di sekitar mereka.
“Tak hanya itu, para relawan juga didorong untuk peka terhadap situasi sosial di lingkungannya, termasuk berperan sebagai informan awal apabila menemukan indikasi aktivitas mencurigakan terkait peredaran gelap narkotika,” tandas Wahyu.
Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas ini dinilai efektif karena melibatkan langsung generasi muda sebagai subjek, bukan sekadar objek kampanye sehingga pesan pencegahan dapat tersampaikan lebih membumi dan kontekstual.
Dapat diinformasikan, kegiatan pengukuhan tersebut diikuti lebih dari tiga ratus peserta yang berasal dari siswa SMA sederajat dan mahasiswa di wilayah Kabupaten Ngawi dengan antusiasme yang cukup tinggi.
Acara ini juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Ngawi, perwakilan organisasi perangkat daerah, serta jajaran Forkopimda yang menunjukkan komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkotika di daerah.
Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News
Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM
0 comments:
Posting Komentar
Terima-kasih atas partisipasi anda