media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 06 Agustus 2026

Home > > Bangunrejo Kidul Ngawi Tingkatkan Kesadaran Warga Melalui Rembug Pencegahan Stunting Berkelanjutan

Bangunrejo Kidul Ngawi Tingkatkan Kesadaran Warga Melalui Rembug Pencegahan Stunting Berkelanjutan

Bangunrejo Kidul Ngawi Tingkatkan Kesadaran Warga Melalui Rembug Pencegahan Stunting Berkelanjutan

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, menggelar rembug stunting sebagai upaya memperkuat pencegahan kasus stunting di tingkat desa. Kegiatan tersebut diikuti tenaga kesehatan, Forkopimcam, BPD, tokoh masyarakat, serta warga untuk menyamakan langkah dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Rembug stunting menghadirkan petugas dari Puskesmas setempat yang memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Materi yang disampaikan juga menekankan peran keluarga dalam mencegah stunting sejak dini. 

Kepala Desa Bangunrejo Kidul, Suparno, mengatakan penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, rembug stunting menjadi sarana menyatukan pemahaman sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat. 

"Melalui rembug stunting ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pencegahan sejak dini. Dengan keterlibatan semua pihak, upaya menekan angka stunting akan lebih optimal," ujarnya. 

Pun dapat diinformasikan, bahwa kelompok yang menjadi sasaran utama intervensi meliputi ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita usia 0–23 bulan, remaja putri, serta calon pengantin. Masing-masing kelompok memerlukan pendampingan yang berbeda sesuai kebutuhannya.

Ibu hamil diimbau memenuhi kebutuhan gizi, seperti asam folat, zat besi, dan protein, serta rutin menjalani pemeriksaan kehamilan. Sementara ibu menyusui didorong memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. 

Selain itu, bayi dan balita diharapkan memperoleh makanan pendamping ASI yang bergizi serta dipantau pertumbuhannya secara berkala melalui Posyandu. Edukasi juga diberikan kepada remaja putri dan calon pengantin agar menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah anemia sebelum memasuki masa kehamilan. 

Suparno menambahkan, pemerintah desa akan terus mendukung berbagai upaya pencegahan stunting melalui kegiatan edukasi dan pendampingan masyarakat. 

"Harapannya, kepedulian seluruh warga terus tumbuh sehingga stunting dapat dicegah sejak dini dan anak-anak di Bangunrejo Kidul bisa tumbuh sehat," pungkasnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Berita Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda