SN Media™ Ponorogo – Pembangunan Jembatan Garuda terus berlanjut di wilayah jajaran Korem 081/DSJ untuk membuka akses masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan konektivitas. Di Kabupaten Ponorogo, lima jembatan direncanakan dibangun, dengan tiga di antaranya kini mulai dikerjakan.
Ketiga jembatan tersebut berada di Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Badegan, dan Desa Bareng, Kecamatan Pudak. Kehadiran infrastruktur itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung berbagai kebutuhan sehari-hari.Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama di wilayah yang aksesnya masih terbatas. Jembatan tidak hanya menjadi penghubung antarkawasan, tetapi juga membuka peluang aktivitas warga agar berjalan lebih mudah.
“Harapannya, adanya jembatan ini mampu membuka akses dan mempermudah aktivitas warga. Baik untuk anak-anak menuju sekolah, mengangkut hasil pertanian, menggerakkan perekonomian, hingga mempermudah akses ke pusat-pusat pelayanan sosial,” ujarnya.
Manfaat tersebut menjadi salah satu alasan pembangunan Jembatan Garuda terus dilakukan di sejumlah daerah dalam jajaran Korem 081/DSJ. Sebelumnya, jembatan serupa telah dibangun di berbagai wilayah dan dirasakan masyarakat sebagai sarana penting untuk memperbaiki keterhubungan antarwilayah.
Bagi warga di daerah dengan kondisi akses yang belum memadai, keberadaan jembatan dapat memangkas hambatan perjalanan. Mobilitas menuju sekolah, fasilitas kesehatan, maupun lokasi kegiatan ekonomi menjadi lebih mudah sehingga aktivitas masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung pada jalur yang sebelumnya terbatas.
Di sektor pertanian, jembatan juga memiliki fungsi strategis karena dapat membantu kelancaran pengangkutan hasil produksi dari lahan menuju titik pengumpulan atau pasar. Akses yang semakin terbuka diharapkan ikut mendukung perputaran ekonomi desa dan memperkuat aktivitas masyarakat.
Dengan akses yang lebih baik, masyarakat juga memiliki ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kegiatan sosial dan ekonomi secara berkelanjutan. Kehadiran jembatan diharapkan memperkuat hubungan antarwarga, mempercepat pelayanan, serta menciptakan konektivitas yang mendukung perkembangan desa secara bertahap dan merata.
Pembangunan tiga jembatan yang kini berjalan di Ponorogo menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat tersebut. Sementara dua jembatan lainnya yang masuk rencana pembangunan diharapkan dapat menyusul sesuai tahapan yang telah disiapkan.
Untoro menilai keberadaan Jembatan Garuda bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari upaya mendorong kemajuan wilayah melalui peningkatan aksesibilitas.
“Kami optimis keberadaan Jembatan Garuda dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong kemajuan desa-desa yang selama ini menghadapi keterbatasan akses,” pungkasnya.
Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News
Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM
0 comments:
Posting Komentar
Terima-kasih atas partisipasi anda