SN Media™ NGAWI – Pemerintah Desa Sidomakmur, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, membangun tembok penahan tanah (TPT) di dua lokasi untuk menjaga kondisi jalan yang telah dipavingisasi agar lebih awet. Infrastruktur tersebut menjadi akses penting bagi warga dalam menunjang aktivitas sehari-hari hingga kegiatan produksi pertanian.
Pembangunan yang dilaksanakan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sidomakmur itu berlokasi di Dusun Sukowidi RT 001 RW 005 dan Dusun Pintuk RT 004 RW 004. Proyek tersebut memiliki volume pekerjaan 1.236 meter dengan anggaran Rp500 juta dari Bantuan Keuangan Desa Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026.
Kepala Desa Sidomakmur, Sunardi, mengatakan pembangunan TPT dilakukan untuk memperkuat infrastruktur di sekitar jalan yang sudah dipavingisasi. Dengan penguatan tersebut, kondisi jalan diharapkan lebih terjaga sehingga tidak mudah mengalami kerusakan dan bisa dimanfaatkan warga dalam jangka panjang.
“Jalan ini menjadi akses penting bagi warga. Selain untuk aktivitas sehari-hari, jalan juga digunakan petani untuk mendukung kegiatan produksi pertanian, sehingga kondisinya perlu dijaga agar tetap baik,” ujarnya.
Karena itu, pembangunan TPT diharapkan mampu membantu menjaga kondisi jalan, terutama pada bagian yang membutuhkan penguatan tanah di sekitarnya. Infrastruktur yang terawat akan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.
Melalui pembangunan tersebut, pemerintah desa berupaya menjaga infrastruktur yang telah tersedia agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama. Terlebih, jalan yang menghubungkan kawasan permukiman dengan area pertanian memiliki peran penting dalam menunjang produktivitas warga.
Pun sembari berharap, pembangunan TPT di kedua lokasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain menjaga jalan agar lebih awet, keberadaan infrastruktur itu diharapkan mempermudah aktivitas warga, terutama petani yang mengandalkan akses jalan untuk mendukung kegiatan usaha mereka.
“Harapannya, jalan yang sudah dipavingisasi ini bisa lebih awet dan digunakan masyarakat dengan nyaman. Petani juga bisa lebih mudah mengakses lahan maupun mengangkut hasil panen, sehingga aktivitas sehari-hari tidak terganggu,” pungkasnya.
Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News
Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM
0 comments:
Posting Komentar
Terima-kasih atas partisipasi anda