iklan

Iklan Hari Jadi Ngawi 666
media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.
Custom Search

Selasa, 25 Juni 2024

Home > > Rutin Gelar GPM, Strategi Pemkab Ngawi Dalam Memicu Kedaulatan Dan Kemandirian Pangan

Rutin Gelar GPM, Strategi Pemkab Ngawi Dalam Memicu Kedaulatan Dan Kemandirian Pangan

GPM, Strategi Pemkab Ngawi Dalam Memicu Kedaulatan Dan Kemandirian Pangan

SN-Media™ Ngawi-Meski telah digelar beberapa kali oleh Pemkab Ngawi, namun acara Gerakan Pangan Murah (GPM) kali ini bertepatan dengan rangkaian kegiatan dalam menyongsong Hari Jadi ke 666, sekaligus sebagai wujud komitmen dalam menjaga stabilisasi harga maupun pasokan pangan, bertempat di jalan tengah Alun-Alun, Selasa (25/06/2024).

Acara dihari sekaligus dibuka langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono beserta Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko. Dalam acara GPM dengan melibatkan 20 stan UMKM, komoditas yang tersedia dan dijual dengan harga di bawah pasar, sehingga bisa meringankan beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan murah yang berkelanjutan. 

“Narasi yang kita bangun dalam GPM ini, bukan hanya tentang ketahanan pangan, namun yang lebih penting adalah dalam menuju kedaulatan pangan,” terang Bupati Ony. 

Dia meluaskan, bahwa karakter kedaulatan pangan itu adalah kemandirian, sehingga nantinya bisa tercipta stabilitas harga maupun pasokan pangan khususnya di Kabupaten Ngawi. “Kalau hanya bertahan saja dan saat ada kekurangan bahan pangan, endingnya nanti kita justru akan mendatangkan komoditas dari luar atau impor,” terangnya lagi. 

“Dengan swasembada pangan, maka masyarakat diajak untuk bercocok tanam secara mandiri, dengan demikian biayanya akan murah dan terjangkau, sehingga saat pasca panen, harganya bisa distabilisasi secara bersama-sama,” bebernya kemudian. 

Di tempat yang sama, Supardi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Kabupaten Ngawi menyebut, dari 20 stan pedagang disiapkan dalam Gerakan Pangan Murah. Diantaranya stan pedagang UMKM, peternak ayam potong, peternak ayam telor dan petani milenial. 

Dikarenakan Harga komoditas di Gerakan Pangan Murah ini lebih murah dan terjangkau dibandingkan harga di pasar, sehingga tidak mengherankan jika stok barang ludes terjual. Beberapa komoditas lokal asli Ngawi yang dijual, diantaranya beras varietas Mensu Ngompro dengan harga 19.500/kg, beras merah Mboro dengan harga 19.000/kg dan beras hitam Cemoro dengan harga 20.000/kg. 

“Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi akan rutin gelar GPM dengan harapan bisa meringankan masyarakat untuk mampu membeli kebutuhan bahan pangan dengan harga yang terjangkau,” kutip Supardi.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Google News dan Chanel Whatsapp  

Pewarta: Asr-Pan-DaM
Editor : Asy
Foto : Dok DaM
Copyright : SNM


Berita Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda