media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Lintas Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lintas Daerah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Agustus 2026

Krisis Air Bersih Tak Cuma Ngawi, Warga Desa Ngrencak Trenggalek Terima Bantuan TNI

Krisis Air Bersih Tak Cuma Ngawi, Warga Desa Ngrencak Trenggalek Terima Bantuan TNI

SN Media™ Trenggalek – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur tak hanya dirasakan Kabupaten Ngawi. Memasuki puncak musim kemarau, warga Desa Ngrencak, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, juga mulai menghadapi keterbatasan pasokan air bersih sehingga mendapat bantuan distribusi air dari lintas instansi, Sabtu (01/08/2026).

Sebagai langkah tanggap darurat, Koramil 0806-11/Panggul bersinergi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas serta PDAM Trenggalek menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak berkurangnya debit sumber air. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar warga selama musim kemarau berlangsung. 

Dalam kegiatan itu, sebanyak 8.000 liter air bersih diangkut dan didistribusikan langsung ke Desa Ngrencak. Penyaluran dipimpin Bati Wanwil Koramil 0806-11/Panggul, Serma Suhardjo, bersama personel BBWS Brantas dan PDAM Trenggalek agar bantuan dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. 

Serma Suhardjo menjelaskan kehadiran TNI dalam penyaluran bantuan merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak kekeringan. Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat ditangani oleh satu pihak sehingga diperlukan kerja sama lintas lembaga. 

"TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih saat warga menghadapi kesulitan. Bersama pemerintah dan seluruh unsur terkait, kami berkomitmen memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau. Ini adalah bentuk nyata pengabdian kami kepada rakyat," ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan pemerintah daerah, BBWS Brantas, PDAM Trenggalek, serta pemerintah desa akan terus dilakukan guna memantau perkembangan kondisi di lapangan. Apabila musim kemarau masih berlangsung dan kebutuhan air meningkat, distribusi bantuan akan kembali diupayakan sesuai kemampuan pasokan yang tersedia. 

Bantuan tersebut disambut antusias masyarakat Desa Ngrencak. Warga memanfaatkan air bersih yang diterima untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti memasak, mandi, mencuci, hingga keperluan konsumsi sehari-hari. 

Proses distribusi berlangsung tertib dengan melibatkan aparat desa dan warga setempat sehingga pembagian air dapat berjalan lancar serta menjangkau penerima secara merata. 

Kolaborasi antara TNI, BBWS Brantas, PDAM Trenggalek, pemerintah daerah, dan pemerintah desa diharapkan mampu memperkuat penanganan dampak kekeringan. Sinergi tersebut menjadi wujud kepedulian bersama dalam menjaga ketersediaan air bersih sekaligus membantu masyarakat bertahan menghadapi musim kemarau yang masih berlangsung.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News 

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok Arw
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 12 Juli 2026

Gotong Royong Babinsa dan Warga Percepat Pembangunan Rumah Rutilahu di Tulungagung

Gotong Royong Babinsa dan Warga Percepat Pembangunan Rumah Rutilahu di Tulungagung

SN Media™ Tulungagung – Babinsa Desa Pakisrejo, Koptu Slamet bersama anggota Koramil Tipe B 0807/18 Tanggunggunung terus mendampingi pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Bantuan Gubernur Jawa Timur. Pendampingan dilakukan saat proses renovasi rumah milik Wahyudiono di Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Minggu (12/07/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana sehingga rumah penerima bantuan dapat segera ditempati dengan kondisi yang lebih layak dan aman. Pada tahapan pekerjaan hari ini, renovasi difokuskan pada pemasangan kerangka teras dan pemasangan kalsiboard skur kuda-kuda bagian kedua. Selain melakukan pemantauan, Babinsa bersama personel Koramil turut terlibat langsung membantu proses pembangunan bersama warga agar seluruh pekerjaan dapat berlangsung aman, tertib, dan selesai tepat waktu. 

Koptu Slamet mengatakan kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan TNI kepada masyarakat sekaligus memastikan bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan. Menurutnya, kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan Program Rutilahu. 

"Pagi ini kami bersama anggota Koramil mendampingi sekaligus membantu proses pemasangan kerangka teras dan kalsiboard skur kuda-kuda. Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan aman, lancar, dan selesai tepat waktu sehingga Bapak Wahyudiono beserta keluarga segera dapat menempati rumah yang lebih layak, nyaman, dan aman," ujar Koptu Slamet. 

Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat Desa Pakisrejo yang tetap mempertahankan budaya gotong royong selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, partisipasi aktif warga mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan desa. 

"Saya sangat mengapresiasi kepedulian dan kekompakan masyarakat yang dengan sukarela bergotong royong membantu pembangunan rumah ini. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan Program Rutilahu. Dengan saling membantu, pekerjaan menjadi lebih ringan, cepat selesai, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga," tambahnya. 

Program Rutilahu Bantuan Gubernur Jawa Timur merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang membutuhkan melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. 

"Saya berharap Program Rutilahu ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga, kami optimistis setiap tahapan pembangunan dapat selesai sesuai target sehingga keluarga penerima bantuan dapat segera menempati rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman," tutup Koptu Slamet.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Kokarw
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 02 Juli 2026

Letkol Arh Rudi Arianto Resmi Jabat Dandim Pacitan, Danrem Beri Arahan Strategis

Letkol Arh Rudi Arianto Resmi Jabat Dandim Pacitan, Danrem Beri Arahan Strategis

SN Media™ Madiun – Jabatan Komandan Kodim (Dandim) 0801/Pacitan resmi diserahterimakan dari Letkol Arh Imam Musahirul kepada Letkol Arh Rudi Arianto dalam upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang dipimpin Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, di Aula Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Jalan Pahlawan Nomor 50, Kota Madiun, Kamis (02/ 7/2026).

Dalam sambutannya, Danrem 081/DSJ menaruh harapan besar kepada pejabat baru agar mampu melanjutkan sekaligus meningkatkan berbagai capaian yang telah diraih oleh pejabat sebelumnya. Ia menegaskan, jabatan Dandim merupakan amanah strategis yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan loyalitas demi menjaga stabilitas keamanan wilayah. 

“Harapan besar di pundak saudara untuk mengemban tugas dan amanah yang sangat mulia ini dengan penuh dedikasi dan loyalitas agar dapat meningkatkan keberhasilan dan torehan prestasi dalam rangka menciptakan stabilitas wilayah yang selalu aman dan kondusif,” ujar Kolonel Untoro. 

Selain itu, Danrem meminta Letkol Arh Rudi Arianto segera beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru serta melakukan orientasi wilayah agar dapat memahami karakteristik daerah dan berbagai potensi yang dimiliki wilayah binaannya. 

Dalam arahannya, Kolonel Untoro juga menekankan pentingnya mengoptimalkan peran dan fungsi Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial. Menurutnya, keberadaan Babinsa memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendukung keberhasilan program pemerintah di daerah. 

Pada kesempatan tersebut, Danrem turut memberikan arahan kepada seluruh Dandim jajaran Korem 081/DSJ yang hadir. Ia meminta agar seluruh satuan terus memberikan kontribusi nyata terhadap keberhasilan berbagai program strategis pemerintah.

“Saya minta para Dandim terus mampu berbuat yang terbaik demi keberhasilan program-program pemerintah yang dilaksanakan di jajaran Korem 081/DSJ,” tegasnya. 

Tak hanya itu, para Dandim juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat serta responsif terhadap berbagai persoalan yang muncul di wilayah. Kehadiran aparat teritorial, menurutnya, harus mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi solusi bagi masyarakat. 

Selain prosesi serah terima jabatan Dandim 0801/Pacitan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan tradisi pelepasan dan penerimaan warga baru. Tradisi itu menandai perpindahan tugas Letkol Arm Musani yang mendapat amanah sebagai Wakainfolahta Kodam V/Brawijaya, serta penyambutan Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo yang resmi menjabat sebagai Kasilogrem 081/DSJ.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 27 Juni 2026

Akses Warga Kembali Lancar, TNI dan Polri Gotong Royong Perbaiki Jembatan Desa Buluagung

Akses Warga Kembali Lancar, TNI dan Polri Gotong Royong Perbaiki Jembatan Desa Buluagung

SN Media™ Trenggalek – Sinergitas TNI, Polri, dan masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi gotong royong memperbaiki jembatan penghubung antar dusun di Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek. Perbaikan dilakukan untuk memastikan akses vital masyarakat kembali aman dan layak digunakan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga, Sabtu (27/06/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Desa Buluagung Sertu Agus dari Koramil 0806-08/Karangan, Bhabinkamtibmas Bripka Handaru, perangkat desa, serta puluhan warga. Sejak pagi mereka bersama-sama mengangkut material, memperbaiki konstruksi jembatan, hingga merapikan bagian yang mengalami kerusakan agar akses penghubung antar dusun dapat kembali difungsikan secara optimal. 

Babinsa Desa Buluagung Sertu Agus mengatakan keterlibatan TNI dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

"TNI dan Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat desa binaan. Keterlibatan TNI dan Polri dalam kegiatan sosial seperti ini adalah bentuk dukungan terhadap program pemerintah desa, sekaligus upaya mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat," ujar Sertu Agus. 

Ia menambahkan, budaya gotong royong yang masih terpelihara menjadi modal sosial yang sangat berharga. Dengan semangat kebersamaan, berbagai persoalan di desa dapat diselesaikan secara cepat, efektif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

Jembatan yang diperbaiki merupakan salah satu akses utama penghubung antar dusun di Desa Buluagung. Keberadaannya sangat penting untuk menunjang mobilitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian, akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, maupun berbagai kegiatan sosial masyarakat. 

Selama proses perbaikan berlangsung, suasana penuh kekompakan terlihat antara personel TNI, Polri, dan warga. Mereka bekerja berdampingan tanpa mengenal lelah demi mempercepat penyelesaian pekerjaan sehingga jembatan dapat kembali digunakan dengan aman oleh masyarakat. 

Melalui kegiatan gotong royong tersebut, TNI dan Polri kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan wilayah. Sinergitas yang terus terbangun diharapkan mampu memperkuat ketahanan wilayah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Trenggalek. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok-Ar
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 25 Mei 2026

Kawasan Mangrove Cengkrong Trenggalek Kembali Diperkuat Demi Menjaga Ekosistem dan Ekonomi Pesisir

Kawasan Mangrove Cengkrong Trenggalek Kembali Diperkuat Demi Menjaga Ekosistem dan Ekonomi Pesisir

SN Media™ Trenggalek - Ribuan bibit mangrove ditanam Kodim 0806/Trenggalek bersama Pemerintah Kabupaten Trenggalek di pesisir Dusun Cengkrong, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, sebagai langkah menjaga kawasan pantai dari ancaman abrasi dan banjir rob saat cuaca ekstrem, Senin (25/05/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kasdim 0806/Trenggalek Mayor Cpm Nur Yulianto itu melibatkan prajurit TNI, perangkat daerah, pemerintah desa, komunitas peduli lingkungan, hingga warga pesisir yang bergotong royong menanam mangrove di kawasan konservasi Cengkrong. 

Suasana guyub terlihat sejak pagi ketika peserta menyusuri tepian pantai sambil membawa bibit mangrove. Penanaman dilakukan bertahap agar akar tanaman dapat tumbuh kuat menghadapi terpaan ombak dan perubahan arus laut pesisir. 

Mayor Nur Yulianto menyampaikan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Penanaman mangrove dinilai menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai sekaligus melindungi permukiman warga dari kerusakan lingkungan bersama. 

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi modal penting memperkuat mitigasi bencana pesisir. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, relawan lingkungan, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga kawasan pantai tetap aman serta produktif bagi warga. 

Ia menuturkan mangrove memiliki peran besar sebagai benteng alami pantai karena mampu menahan abrasi, meredam gelombang, dan menjaga habitat biota laut. Karena itu, pelestarian mangrove membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat secara berkelanjutan. 

Gerakan penanaman tersebut merupakan bagian program serentak TNI Angkatan Darat di sepanjang pesisir Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di Kabupaten Trenggalek sedikitnya 1.500 bibit mangrove ditanam untuk memperkuat pertahanan alami kawasan pantai. 

Kawasan pesisir Cengkrong selama ini dikenal sebagai wilayah konservasi mangrove yang cukup terjaga di Trenggalek. Keberadaan hutan mangrove dinilai membantu menjaga ekosistem laut sekaligus menopang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir setempat hingga kini. 

Selain fungsi ekologis, kawasan mangrove juga berpotensi mendukung sektor wisata berbasis alam yang mulai berkembang di wilayah selatan Trenggalek. Warga berharap pelestarian lingkungan pesisir dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. 

Pemerintah Kabupaten Trenggalek turut mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam aksi penanaman tersebut. Semangat gotong royong dinilai menjadi kekuatan utama menjaga kelestarian pesisir agar tetap lestari dan mampu mengurangi risiko kerusakan lingkungan jangka panjang. 

Mayor Nur Yulianto berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkesinambungan di wilayah pesisir lainnya. “Kalau mangrove terawat, pantai tetap kuat dan masyarakat sekitar juga ikut merasakan manfaatnya dalam jangka panjang bersama,” tandasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dokarw
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 25 April 2026

HUT Ke-80 Persit, Aksi Tanam Pohon Produktif Hijaukan Gunung Kendil Madiun

HUT Ke-80 Persit, Aksi Tanam Pohon Produktif Hijaukan Gunung Kendil Madiun

SN Media™ Madiun – Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 081 menanam ratusan bibit pohon produktif di kawasan Gunung Kendil, Kabupaten Madiunsebagai upaya menjaga lingkungan sekaligus memberi nilai manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar, Jumat (24/04/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persit yang digelar serentak di berbagai daerah, menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung pelestarian alam berbasis aksi nyata dan berkelanjutan. 

Ketua Persit Koorcab Rem 081, Ny. Frieda Untoro, menuturkan bahwa gerakan penanaman tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kepedulian yang diharapkan membawa dampak luas bagi ekosistem dan kesejahteraan warga setempat. 

“Pohon-pohon produktif yang ditanam memiliki potensi ganda, yakni menjaga keseimbangan alam sekaligus memberikan hasil ekonomi di masa mendatang jika dikelola dan dirawat dengan baik oleh masyarakat sekitar,” jelas Ny. Frieda Untoro. 

Ia menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi warga dalam merawat tanaman, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan sesaat, tetapi juga berkelanjutan bagi generasi berikutnya. 

Penanaman dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan anggota Persit dan unsur masyarakat, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga kelestarian lingkungan yang menjadi tanggung jawab bersama.

Kawasan Gunung Kendil dipilih karena dinilai memiliki potensi pengembangan sebagai ruang hijau produktif, sekaligus membutuhkan sentuhan penghijauan untuk meningkatkan kualitas lingkungan secara menyeluruh. 

Dengan kondisi geografis yang mendukung, kawasan tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi area hijau yang tidak hanya asri, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan lokal. 

Ny. Frieda juga mengajak masyarakat untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap tanaman yang telah ditanam, agar proses perawatan berjalan konsisten dan hasilnya dapat dinikmati dalam jangka panjang. 

Ia menegaskan bahwa keberlanjutan program seperti ini memerlukan sinergi antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat, sehingga upaya pelestarian lingkungan tidak berhenti pada satu kegiatan saja. 

Melalui langkah sederhana seperti menanam pohon, Persit berharap kesadaran kolektif terhadap pentingnya lingkungan hidup dapat terus tumbuh dan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. 

“Ke depan, kawasan Gunung Kendil diharapkan berubah menjadi lingkungan yang lebih hijau, teduh, serta produktif, sekaligus menjadi contoh pengelolaan lingkungan berbasis kolaborasi yang berdampak luas,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 05 April 2026

Dorong Ekonomi Desa, Dandim Trenggalek Tinjau Langsung Pembangunan Koperasi Merah Putih di Karangan

Dorong Ekonomi Desa, Dandim Trenggalek Tinjau Langsung Pembangunan Koperasi Merah Putih di Karangan

SN Media™ Trenggalek – Upaya penguatan ekonomi berbasis desa terus dikawal. Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro turun langsung meninjau progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Karangan, Minggu (05/04/2026).

Kunjungan tersebut menyasar empat desa, yakni Desa Kerjo, Desa Jati, Desa Karangan, dan Desa Kedungsigit. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi fisik bangunan maupun kesiapan operasionalnya. 

“Pembangunan ini harus benar-benar terukur dan tepat sasaran. Koperasi yang dibentuk harus mampu menjadi solusi nyata bagi kebutuhan ekonomi masyarakat desa,” ujar Letkol Roy. 

Di lapangan, Dandim memantau perkembangan pekerjaan sekaligus berdialog dengan perangkat desa dan pihak terkait. Ia ingin memastikan tahapan pembangunan berjalan lancar serta mampu menjawab kebutuhan ekonomi warga secara konkret. 

“Kami ingin setiap tahapan berjalan sesuai rencana, sehingga koperasi ini nantinya bisa langsung dimanfaatkan masyarakat tanpa kendala berarti,” imbuhnya. 

Menurut Letkol Roy, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi solusi pemerataan ekonomi masyarakat. Melalui koperasi, berbagai aktivitas seperti perdagangan, distribusi, hingga pemenuhan kebutuhan pokok dapat dikelola lebih efektif. 

Ia menilai, koperasi desa memiliki posisi strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal. Selain menjadi wadah usaha bersama, koperasi juga membuka peluang peningkatan nilai jual produk warga serta memperluas akses pasar. Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, pengelolaan koperasi juga menjadi perhatian serius. 

Dandim menegaskan pentingnya tata kelola yang profesional, transparan, dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Pengurus koperasi diharapkan mampu menjalankan sistem usaha secara tertib dan akuntabel. 

Dengan manajemen yang baik, koperasi tidak sekadar berdiri, tetapi benar-benar menjadi penggerak ekonomi yang stabil di desa. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh unsur desa. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, serta pendamping wilayah menjadi kunci agar program koperasi dapat berjalan optimal.

Dengan keterlibatan bersama, Koperasi Desa Merah Putih diyakini mampu tumbuh sebagai pusat aktivitas ekonomi baru. Keberadaannya diharapkan memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Trenggalek.  

Simak Berita Menarik Lainnya di Sinar Ngawi media: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Jumat, 03 April 2026

Sinergi TNI dan Warga Warnai Pra TMMD Trenggalek Lewat Renovasi RTLH

Sinergi TNI dan Warga Warnai Pra TMMD Trenggalek Lewat Renovasi RTLH

SN Media™ Trenggalek – Program Pra TMMD ke-128 tahun ini mulai digulirkan Kodim 0806/Trenggalek dengan menitikberatkan sasaran fisik berupa renovasi rumah tidak layak huni milik warga Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Jumat (03/04/2029).

Seperti rilis yang diterima redaksi Sinar Ngawi, langkah awal itu menjadi bagian percepatan pekerjaan sebelum pembukaan resmi TMMD. Sejumlah personel TNI bersama masyarakat tampak mulai bergerak menyiapkan tahapan pembangunan secara bertahap dan terukur. 

Fokus utama diarahkan pada sembilan unit RTLH yang masuk daftar prioritas. Program ini dinilai menyentuh kebutuhan mendasar warga, terutama kalangan berpenghasilan rendah yang mendambakan hunian lebih layak dan sehat. 

Dari target tersebut, satu rumah warga sudah mulai dibongkar lebih dulu. Kegiatan ini melibatkan personel Satgas Pra TMMD bersama warga sekitar yang turun langsung membantu proses pengerjaan. Babinsa setempat, 

Serda Anas Tauvik, terlihat memimpin jalannya gotong royong. Warga bahu-membahu melepas bagian atap, dinding, hingga memilah material lama yang masih bisa dimanfaatkan kembali. 

“Pembongkaran dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar material yang masih layak tidak terbuang percuma. Selain efisiensi, langkah ini juga membantu menekan kebutuhan bahan dalam tahap pembangunan selanjutnya,” ungkap Serda Anas. 

Masih menurut Anas, tahapan pra-TMMD memang difokuskan pada persiapan matang sebelum kegiatan inti dimulai. Hal ini penting agar pelaksanaan nantinya berjalan lancar sesuai target waktu. Ia menambahkan, keterlibatan warga menjadi kunci percepatan pekerjaan. 

Semangat kebersamaan yang tumbuh di lapangan membuat proses renovasi terasa lebih ringan dan terarah. Sejak pagi, suasana kerja tampak guyub dan penuh keakraban. Personel TNI dan warga saling berbagi tugas tanpa sekat, mencerminkan kuatnya nilai gotong royong di tengah masyarakat desa. 

“Kegiatan tersebut tak hanya berdampak pada percepatan fisik pembangunan. Lebih dari itu, interaksi langsung antara aparat dan warga turut mempererat hubungan sosial yang selama ini terjalin,” katanya kemudian.

Program RTLH dalam TMMD ke-128 di Gandusari diharapkan mampu membawa perubahan nyata. Warga tidak hanya mendapatkan rumah layak, tetapi juga merasakan manfaat kebersamaan dalam pembangunan desa. 

“Ke depan, sinergi seperti ini diharapkan terus terjaga. Selain meningkatkan kualitas hunian, kebersamaan warga dan TNI menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan merata,” pungkasnya.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 08 Februari 2026

Program Strategis TNI Buka Konektivitas Antar Desa Terpisah Sungai di Balong Ponorogo

Program Strategis TNI Buka Konektivitas Antar Desa Terpisah Sungai di Balong Ponorogo

SN-Media™ Ponorogo - Upaya memperkuat konektivitas wilayah di Kecamatan Balong, Ponorogo, segera terealisasi. Desa Jalen dan Desa Dadapan dalam waktu dekat bakal tersambung jembatan gantung melalui program Jembatan Perintis Garuda yang digagas pemerintah.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan memudahkan mobilitas warga dua desa yang selama ini terpisah aliran sungai. Infrastruktur penghubung itu diproyeksikan menjadi akses vital guna menunjang aktivitas sosial serta pergerakan ekonomi masyarakat setempat. 

Selama ini, warga harus menempuh perjalanan memutar cukup jauh ketika hendak beraktivitas antar desa. Kondisi tersebut semakin menyulitkan saat debit sungai meningkat, sehingga penyeberangan tradisional tidak memungkinkan dilakukan secara aman. 

Babinsa Desa Jalen, Sertu Erwin, menuturkan, warga sebenarnya terbiasa menyeberangi sungai ketika kemarau. Namun saat musim penghujan, aliran air meluap sehingga masyarakat terpaksa memutar melalui jalur raya dengan jarak perjalanan lebih panjang. 

“Tidak sedikit warga Desa Jalen yang memiliki lahan pertanian berada di wilayah Desa Dadapan. Kehadiran jembatan gantung dinilai bakal memperlancar distribusi hasil panen serta mempersingkat waktu tempuh petani,” jelas Sertu Erwin, Minggu (08/02/2026). 

Masih menurutnya, selain mendukung aktivitas pertanian, pembangunan jembatan tersebut diyakini memberi manfaat sektor pendidikan. Banyak pelajar dari Desa Dadapan dan kawasan sekitarnya menempuh pendidikan di MTs maupun MA Ma’arif Desa Jalen. 

Terpisah, Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menegaskan, program Jembatan Perintis Garuda dirancang guna menekan keterbatasan aksesibilitas masyarakat. Menurutnya, konektivitas wilayah menjadi kunci mempercepat pemerataan pembangunan antar desa. 

“Peningkatan akses transportasi tersebut tidak hanya memudahkan aktivitas harian, tetapi juga diharapkan memacu pertumbuhan sektor pertanian, pendidikan, hingga penguatan roda perekonomian desa secara berkelanjutan," Tegas Danrem. 

Lebih lanjut, Untoro menyebut, pembangunan jembatan serupa tidak hanya berlangsung di Ponorogo. Pada wilayah Korem 081/DSJ, terdapat enam lokasi lain yang menjadi sasaran program strategis tersebut. 

“Satu jembatan di Desa Bendosewu, Kabupaten Blitar, telah rampung. Sementara beberapa titik lain masih dikerjakan, masing-masing berada di Pacitan, Ngawi, Trenggalek, serta Nganjuk, sekaligus diharapkan segera memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. 

Pun, pembangunan jembatan gantung penghubung Jalen dan Dadapan diharapkan menjadi solusi jangka panjang, mempererat interaksi sosial warga, serta membuka peluang pengembangan potensi desa yang selama ini terkendala keterbatasan akses transportasi. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News 

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok A
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 01 Februari 2026

TNI Bersama BPBD Tulungagung Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir Panggungkalak

TNI Bersama BPBD Tulungagung Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir Panggungkalak

SN-Media™ Tulungagung – Penanganan pascabanjir akibat luapan sungai di Dusun Dlodo, Desa Panggungkalak, Kecamatan Pucanglaban, dilakukan secara gotong royong oleh unsur TNI, pemerintah kecamatan, dan BPBD Kabupaten Tulungagung, Minggu (1/2/2026).

Anggota Koramil Tipe B 0807/19 Pucanglaban bersama Forkopimcam dan BPBD turun langsung membersihkan lingkungan permukiman warga yang terdampak genangan, lumpur, serta material sisa banjir yang menghambat aktivitas harian masyarakat. 

Fokus karya bakti diarahkan pada pembersihan jalan kampung, halaman rumah warga, serta saluran air yang tersumbat akibat timbunan sampah dan lumpur kiriman dari aliran sungai meluap saat hujan deras. 

Pgs Danramil Tipe B 0807/19 Pucanglaban Kapten Inf Sugeng Supriyanto menyampaikan bahwa keterlibatan TNI merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak, seraya berharap kebersamaan ini mampu mempercepat pemulihan lingkungan dan aktivitas warga kembali normal. 

“Selain kerja bakti, tim gabungan juga menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok kepada warga terdampak sebagai bentuk dukungan moril, sekaligus meringankan beban masyarakat pasca terjadinya bencana banjir,” jelasnya. 

Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI–Polri, BPBD Kabupaten Tulungagung, pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta warga setempat yang bahu membahu menyelesaikan pekerjaan secara swadaya dan terkoordinasi. 

Kolaborasi lintas sektor ini dinilai efektif dalam mempercepat proses penanganan dampak bencana, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat yang terdampak musibah alam. 

Di tengah upaya pemulihan, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan di wilayah Kecamatan Pucanglaban masih tergolong tinggi dalam beberapa hari terakhir. 

Melalui sinergi berkelanjutan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan penanganan bencana ke depan dapat dilakukan lebih cepat, tanggap, dan terukur di wilayah Kabupaten Tulungagung. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 25 Januari 2026

Danrem Malang Pastikan Jembatan Gantung Garuda Dukung Mobilitas Warga Desa

Danrem Malang Pastikan Jembatan Gantung Garuda Dukung Mobilitas Warga Desa

SN-Media™ Malang – Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir meninjau Jembatan Gantung Garuda di Dusun Turus, Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Sabtu, sebagai wujud pengawalan pembangunan infrastruktur pedesaan.

Jembatan gantung penghubung antar desa tersebut telah rampung seratus persen dan dirancang untuk memperkuat konektivitas wilayah, khususnya kawasan yang selama ini terkendala akses akibat kondisi geografis. 

Infrastruktur ini dihadirkan guna membuka keterisolasian desa, mempercepat mobilitas warga, serta menunjang kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat setempat. 

Kolonel Inf Kohir menyampaikan bahwa konektivitas menjadi kunci pemerataan pembangunan, seraya menegaskan, “Akses yang lebih dekat dan aman akan meningkatkan aktivitas ekonomi, pendidikan, serta interaksi sosial warga sebagai bentuk kehadiran negara,” ujarnya, Sabtu (24/01/2026). 

Keberadaan Jembatan Gantung Garuda memungkinkan warga menempuh perjalanan lebih singkat tanpa harus memutar melalui jalan raya yang padat dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. 

Selain mempermudah mobilitas harian, jembatan ini juga mendukung distribusi hasil pertanian dan memudahkan akses masyarakat menuju fasilitas umum serta layanan dasar pemerintahan. 

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang memprioritaskan penguatan infrastruktur pedesaan sebagai fondasi penggerak ekonomi kerakyatan. 

Melalui pengawalan TNI, setiap tahapan pembangunan diharapkan berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa. 

Sinergi antara pemerintah, aparat, dan warga dinilai menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan fungsi infrastruktur, agar konektivitas antar wilayah terus terpelihara dan berdampak nyata. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Penrem083
Editor : Asy
Foto/iLst : Penrem083
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 24 Januari 2026

Angin Kencang Trenggalek Tumbangkan Trembesi, Jalur Nasional Durenan Sempat Lumpuh

Angin Kencang Trenggalek Tumbangkan Trembesi, Jalur Nasional Durenan Sempat Lumpuh

SN-Media™ Trenggalek – Hembusan angin kencang melanda Kabupaten Trenggalek dan menyebabkan pohon trembesi berukuran besar tumbang, menutup total Jalan Nasional Durenan–Trenggalek, tepatnya di Desa Pandean, Kecamatan Durenan, Sabtu (24/01/2026).

Peristiwa tersebut terjadi secara mendadak saat arus lalu lintas masih ramai. Batang pohon roboh melintang di tengah badan jalan, membuat kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas sama sekali. 

Tumbangnya pohon trembesi turut menimpa sejumlah kendaraan yang melintas, di antaranya satu truk bermuatan pasir, sebuah mobil pribadi, serta sepeda motor milik warga sekitar lokasi kejadian. 

Selain merusak kendaraan, kejadian ini juga berdampak pada terputusnya jaringan kabel listrik di sekitar lokasi, sehingga kondisi jalan semakin berbahaya dan rawan bagi pengguna jalan. 

Mendapat laporan warga, Koramil 0806-03/Durenan bersama Polsek Durenan dan BPBD Kabupaten Trenggalek bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan area. 

Petugas gabungan segera mengatur lalu lintas dan mensterilkan lokasi guna mencegah potensi kecelakaan susulan, mengingat posisi pohon menutup penuh seluruh badan jalan nasional. 

Bati Tuud Koramil 0806-03/Durenan, Peltu Wasito, menyampaikan bahwa pohon trembesi roboh tepat di tengah jalur utama sehingga arus lalu lintas dari dua arah sempat terhenti total. 

“Pohon tumbang ini mengenai truk pasir dan sepeda motor, serta memutus kabel listrik. Kondisi cukup berisiko, sehingga evakuasi segera kami lakukan bersama unsur terkait,” terang Peltu Wasito. 

Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong menggunakan gergaji mesin, sabit, dan peralatan seadanya. Meski medan cukup berat, petugas bekerja sigap agar jalan segera dapat dilalui kembali. 

Sinergi TNI, Polri, BPBD, dan warga sekitar tampak solid selama penanganan berlangsung. Warga turut membantu menyingkirkan dahan serta membersihkan sisa material pohon.

Dalam kejadian tersebut, seorang pengendara sepeda motor bernama Saiful Amin mengalami sesak napas akibat benturan setir dan langsung dilarikan ke Puskesmas Durenan untuk mendapatkan perawatan. 

Kerugian materiil meliputi kerusakan kaca depan truk pecah, pintu kanan melengkung, spion rusak, serta sepeda motor korban mengalami kerusakan bodi dan rangka bengkok. 

Peltu Wasito mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem dan segera melaporkan potensi bahaya demi keselamatan bersama.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 01 Desember 2025

Danrem Apresiasi Pemantauan Pembangunan KDMP Melalui Sistem Pengawasan CCTV

Danrem Apresiasi Pemantauan Pembangunan KDMP  Melalui Sistem Pengawasan CCTV

SN-Media™ Nganjuk - Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk mendapat perhatian langsung Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto yang menilai langkah Dandim 0810/Nganjuk sebagai inovasi patut dicontoh wilayah lainnya.

Dalam kunjungan kerjanya di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Danrem menerima laporan bahwa tiga titik pembangunan KDKMP telah dipasang sistem CCTV sehingga perkembangan kegiatan dapat dipantau harian secara transparan dan lebih akurat. 

“Pemanfaatan teknologi tersebut sebagai langkah maju yang mendorong efisiensi dan memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal, terutama dalam mengantisipasi potensi hambatan teknis di lapangan yang mungkin muncul sewaktu-waktu,” ujarnya. 

Keyakinan Danrem terhadap penyelesaian tepat waktu semakin kuat setelah melihat sistem pengawasan yang diterapkan, sekaligus menilai pola kerja tersebut mampu mempercepat koordinasi antara petugas lapangan dan jajaran komando kewilayahan. 

Selain meninjau progres KDKMP, Kolonel Untoro juga menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang posisinya berdekatan sehingga dapat saling menopang program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat setempat. 

“Keberadaan koperasi di kawasan tersebut akan memperkuat rantai penyediaan kebutuhan bahan pangan program pemerintah sehingga pelaksanaan layanan gizi bisa berlangsung lebih tertata dan berkelanjutan di tingkat desa,” sambungnya. 

Sebelum menuju Nglawak, Danrem lebih dulu memeriksa areal rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Desa Salamrojo, Kecamatan Berbek, guna memastikan kesiapan lahan untuk pembangunan strategis tersebut. 

Peninjauan dilakukan untuk mengecek kelayakan area yang telah diproyeksikan sebagai lokasi basis teritorial baru, khususnya terkait akses, bentang lahan, dan potensi pengembangan fasilitas penunjang. 

Danrem menjelaskan bahwa pemeriksaan serupa juga dilakukan sebelumnya di Pacitan, sebagai bagian dari rangkaian upaya memastikan seluruh rencana pembangunan Yon TP benar-benar memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan. 

Kolonel Untoro menegaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Korem 081/DSJ dalam mendukung percepatan realisasi program pemerintah demi memperkuat pelayanan masyarakat dan stabilitas wilayah jajarannya.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 13 Oktober 2025

Latihan Terpadu di Tulungagung, TNI dan Pemkab Uji Kesiapan Hadapi Bencana Alam

Latihan Terpadu di Tulungagung, TNI dan Pemkab Uji Kesiapan Hadapi Bencana Alam

SN-Media™ Tulungagung – Korem 081/Dhirotsaha Jaya melaksanakan latihan lapangan Kodim 0807/Tulungagung di Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Oktober 2025, mengangkat tema “Kodim melaksanakan operasi penanggulangan bencana alam terintegrasi bersama pemerintah daerah dalam rangka mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.”

Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, selaku komandan latihan, menyampaikan bahwa tema tersebut menggambarkan kesiapan TNI AD dalam menghadapi tantangan tugas di lapangan, terutama menghadapi potensi bencana alam yang sering terjadi di wilayah Indonesia. 

Ia menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor agar langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan terkoordinasi. Menurutnya, TNI AD dituntut untuk tidak hanya siap di bidang pertahanan, tetapi juga tanggap terhadap situasi darurat kemanusiaan yang membutuhkan kehadiran aparat negara. 

“Melalui latihan ini, kita wujudkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan berbagai lembaga penanggulangan bencana dalam merespons setiap kemungkinan yang muncul,” ujar Kolonel Untoro dalam sambutannya di Lapangan Desa Tanggulwelahan, Senin (13/10/2025). 

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kesiapsiagaan satuan kewilayahan dalam memberikan bantuan operasional ketika terjadi bencana. Latihan juga menjadi wadah untuk meningkatkan keterpaduan dan koordinasi antara instansi agar mampu bertindak cepat serta tepat dalam situasi kritis. 

Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap tahap latihan dengan disiplin dan semangat tinggi, menjaga kekompakan, serta mengutamakan keselamatan personel maupun perlengkapan. Kesungguhan dan kehati-hatian menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Latihan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Kodim 0807/Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Polres, BPBD, Tagana, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Palang Merah Indonesia (PMI), Satpol PP, hingga masyarakat setempat yang turut aktif mendukung jalannya simulasi penanggulangan bencana secara terpadu.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News 

 Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 08 Oktober 2025

Kodim 0804/Magetan Perkuat Infrastruktur Pertanian Melalui TMMD di Desa Kembangan

Kodim 0804/Magetan Perkuat Infrastruktur Pertanian Melalui TMMD di Desa Kembangan

SN-Media™ Magetan – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0804/Magetan di Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, membawa harapan baru bagi masyarakat lereng Gunung Lawu. Kegiatan ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur pertanian, utamanya jalan usaha tani sepanjang 1.400 meter, Rabu (08/10/2025).

Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengapresiasi langkah Kodim 0804/Magetan yang memilih sasaran pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, akses jalan yang memadai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan warga desa. 

“Ketika jalan pertanian diperbaiki, hasil panen akan lebih mudah diangkut dan biaya produksi bisa ditekan. Ini adalah bentuk dukungan nyata TNI terhadap sektor pertanian rakyat,” ujar perwira lulusan Akmil 1998 itu di lokasi kegiatan. 

Jalan usaha tani yang menghubungkan Desa Kembangan dan Desa Temboro Kecamatan Karas itu juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Akses yang baik dinilai dapat memperlancar mobilitas hasil pertanian dan kebutuhan warga sehari-hari. 

Selain rabat jalan, TMMD ke-126 juga mengerjakan pembangunan talud di tiga titik sepanjang 217 meter, renovasi satu unit masjid, serta dua pos kamling. Ada pula program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat berupa tujuh sumur bor, renovasi 15 rumah tidak layak huni, dan penanaman seribu bibit pohon produktif. 

Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki menambahkan, kegiatan TMMD berlangsung selama satu bulan dengan tambahan sasaran nonfisik seperti bakti sosial, pemeriksaan kesehatan, pencegahan stunting, dan penyuluhan masyarakat di berbagai bidang. 

Sementara itu, Kepala Desa Kembangan Yani Maryadi mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Menurutnya, kondisi jalan pertanian sebelumnya masih berupa tanah liat sehingga sulit dilalui, terutama saat musim hujan dan panen tiba. 

“Petani sering kesulitan mengangkut hasil panen karena jalan licin. Dengan adanya rabat jalan ini, kami berharap aktivitas pertanian warga menjadi lebih lancar,” tutupnya penuh harap.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 16 September 2025

Petani dan Prajurit TNI Gotong Royong Perbaiki Irigasi di Ponorogo

Petani dan Prajurit TNI Gotong Royong Perbaiki Irigasi di Ponorogo

SN-Media™ Ponorogo – Musim kemarau panjang tidak menyurutkan semangat warga Dusun Bangunsari, Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Para petani bersama prajurit TNI bergotong royong memperbaiki saluran irigasi yang nyaris kering, Selasa (16/09/2025).

Keterlibatan Babinsa dari jajaran Kodim 0802 terlihat jelas di parit-parit desa. Mereka membantu masyarakat memperbaiki jalur air yang menjadi tumpuan utama pertanian Bangunsari. Bagi warga setempat, air bukan hanya kebutuhan sehari-hari, melainkan sumber penghidupan. 

“Ketika musim kemarau tiba, warga sering kesulitan mendapatkan air. Tanpa irigasi yang baik, petani bisa terancam gagal panen,” tutur Serda Aloen, Babinsa Desa Sukosari, saat berada di lokasi kerja bakti. 

Ia berharap upaya yang dilakukan bersama prajurit TNI ini mampu memberi harapan baru bagi para petani agar tidak lagi resah mencari pasokan air. Perbaikan ini sekaligus diharapkan menjaga keberlanjutan lahan pertanian di musim kering. 

Terpisah, Kapenrem 081/DSJ Kapten Inf Ismail menegaskan keterlibatan prajurit TNI dalam kegiatan ini mencerminkan kepekaan sosial dan kepedulian nyata terhadap kondisi masyarakat, khususnya petani yang sangat bergantung pada sistem irigasi. 

“Komitmen kami tidak sebatas membantu secara fisik. Kehadiran TNI juga dimaksudkan untuk menumbuhkan optimisme bahwa sektor pertanian bisa tetap bertahan di tengah tantangan,” terang Ismail dengan tegas. 

Ia menambahkan, keberadaan saluran irigasi yang baik sangat penting di musim kemarau. Tanpa sistem pengairan yang memadai, produktivitas pertanian akan menurun dan mengancam ketahanan pangan masyarakat. 

Dengan adanya gotong royong perbaikan saluran air ini, semangat petani Bangunsari untuk kembali menanam dan merawat sawah pun tumbuh kembali. Langkah sederhana ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan lokal hingga nasional. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Ar-Red
Editor : Asy
Foto/iLst : Ar
*** : ---- Ngawi
Copyright : SNM


Jumat, 12 September 2025

HUT ke-80 TNI, Kodim Trenggalek Bersinergi Kendalikan Harga Beras Lewat Pasar Murah

HUT ke-80 TNI, Kodim Trenggalek Bersinergi Kendalikan Harga Beras Lewat Pasar Murah

SN-Media™ Trenggalek – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 TNI, Kodim 0806/Trenggalek menggelar operasi pasar murah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Lapangan Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata menjaga ketersediaan pangan dengan harga terjangkau, Jumat (12/09/2025).

Pelaksanaan pasar murah berlangsung bersamaan dengan tradisi Katobilan, sebuah agenda adat Desa Wonoanti. Kehadiran stand TNI di tengah perayaan budaya tersebut menambah semarak, sekaligus memadukan nilai kearifan lokal dengan kepedulian terhadap kebutuhan pangan masyarakat. 

Bati Komsos Kodim 0806, Serma Abdul Gofur, menegaskan operasi pasar murah merupakan sinergi bersama Bulog dan Dinas Pertanian. “Kehadiran TNI di sini bukti nyata mendukung stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat,” ungkapnya. 

Kodim 0806/Trenggalek juga memastikan kegiatan serupa akan digelar di wilayah lain, sehingga masyarakat semakin merasakan manfaat nyata peran TNI dalam menjaga ketahanan pangan daerah. 

Warga terlihat antusias datang ke lapangan untuk membeli beras SPHP. Meski cuaca terik, antrean tetap panjang karena harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan pasar. Banyak warga memilih datang lebih awal untuk mendapatkan bagian. 

Kepala Bulog Trenggalek, Yuli Hartanto, menilai peran TNI sangat membantu memperluas distribusi. “Melalui jaringan teritorial Kodim, penyaluran beras SPHP lebih cepat menjangkau masyarakat, bahkan hingga pelosok desa,” jelasnya. 

Senada, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Trenggalek, Imam Nurhadi, menekankan bahwa pasar murah ini bukan hanya soal distribusi. “Ketersediaan beras murah perlu dibarengi dukungan terhadap petani agar produksi tetap stabil. Kehadiran TNI memberi dorongan moral untuk menjaga ketahanan pangan,” katanya.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Ar/Red
Editor : Asy
Foto/iLst : Ar
*** : ---- Ngawi
Copyright : SNM


Minggu, 31 Agustus 2025

Dandim Trenggalek Hadir Bersama Rakyat dalam Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi ke-831

Dandim Trenggalek Hadir Bersama Rakyat dalam Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi ke-831

SN-Media™ Trenggalek – Semarak peringatan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke-831, yang jatuh pada Minggu (31/8/2025), mencapai puncaknya lewat prosesi kirab pusaka. Ribuan masyarakat tumpah ruah memenuhi jalur dari Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, menuju Pendapa Manggala Praja Nugraha. Dengan penuh khidmat sekaligus meriah, iring-iringan pusaka diarak sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang daerah.

Sejak pagi, suasana kota berubah menjadi lautan manusia. Masyarakat lintas usia menyambut rombongan pembawa pusaka dengan antusias. Prosesi ini bukan sekadar ritual, melainkan pesta rakyat yang menguatkan rasa kebersamaan. Tidak sedikit warga mengabadikan momen sakral tersebut menggunakan telepon genggam, sementara anak-anak tampak larut dalam sorak sorai kegembiraan. 

Kirab pusaka kali ini mengangkat tema “Neng-Ning-Nang”, sebuah falsafah Jawa sarat makna. “Neng” mengajarkan pengendalian diri, “Ning” melambangkan kejernihan hati, sedangkan “Nang” bermakna berbuat kebaikan. Nilai luhur ini diharapkan menjadi pegangan masyarakat Trenggalek dalam menjalani kehidupan sehari-hari, menjaga harmoni sosial, sekaligus memperkuat karakter daerah. 

Sejumlah tokoh hadir memeriahkan prosesi, termasuk jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Komandan Kodim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., tampak berada di barisan depan dengan busana adat Jawa. Kehadiran perwira TNI tersebut menambah nuansa kebersamaan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. 

“Hari ini kami bersama Forkopimda mengikuti kirab dari Desa Kamulan menuju pendapa. Tradisi ini menghubungkan Trenggalek dengan sejarah panjangnya,” ujar Letkol Roy di sela prosesi. 

Adapun tujuh pusaka yang diarak memiliki simbol tersendiri. Dua Tombak Koro Welang, satu Tunggul Songsong Nogo, Panji Kabupaten Trenggalek, serta dua pusaka pemberian Keraton Ngayogyakarta, diyakini melambangkan kepemimpinan, keberanian, dan identitas masyarakat Trenggalek. 

Prosesi penerimaan pusaka di Pendapa Manggala Praja Nugraha berlangsung dengan penuh khidmat. Doa bersama dipanjatkan untuk keselamatan dan kemakmuran daerah, dihadiri para sesepuh dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka memperkuat makna spiritual sekaligus melestarikan tradisi turun-temurun. 

Bupati Trenggalek menegaskan bahwa tema “Neng-Ning-Nang” bukan sekadar slogan. Menurutnya, nilai filosofis itu harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi pembangunan. “Dengan berpegang pada Neng-Ning-Nang, kita menapaki masa depan dengan moral yang teguh, kebersamaan, dan semangat membangun Trenggalek lebih maju,” ungkapnya. 

Senada, Letkol Roy menegaskan peran TNI bukan hanya menjaga pertahanan, melainkan juga melestarikan budaya. “Kirab pusaka adalah warisan leluhur. TNI hadir bersama rakyat untuk menjaganya,” tandasnya. 

Hari Jadi Trenggalek ke-831 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali bahwa kearifan lokal tetap menjadi pilar pembangunan. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat optimistis mewujudkan Trenggalek maju tanpa meninggalkan akar budayanya. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ---- Ngawi
Copyright : SNM


Jumat, 22 Agustus 2025

Danrem 081/DSJ Tegaskan Dukungan Penuh Pembangunan Kawasan Pawitandirogo

Danrem 081/DSJ Tegaskan Dukungan Penuh Pembangunan Kawasan Pawitandirogo

SN-Media™ Madiun – Gelaran Sarasehan Pengembangan Kawasan Pawitandirogo berlangsung di TPA Winongo, Kota Madiun. Acara strategis itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), para kepala daerah, jajaran Forkopimda, serta Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Jumat (22/08/2025).

Dalam keterangannya, Danrem 081/DSJ menegaskan bahwa TNI memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendukung pembangunan daerah. Menurut Untoro, tugas operasi militer selain perang (OMSP) yang diemban prajurit TNI juga mencakup kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. 

“Kami Korem 081/DSJ senantiasa siap mendukung kebijakan dan program pemerintah daerah, terutama yang langsung menyentuh percepatan pembangunan, penguatan ekonomi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat,” jelas perwira menengah lulusan Akmil 1998 tersebut. 

Kawasan Pawitandirogo sendiri merupakan istilah yang mencakup wilayah Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo. Lima daerah ini menjadi bagian dari tanggung jawab Korem 081/DSJ. Dalam konteks pembangunan regional, Danrem Untoro menyampaikan komitmennya untuk mendukung langkah pemerintah daerah agar manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan hingga ke masyarakat paling bawah. 

Ia menambahkan, pembangunan yang merata dan berkelanjutan tidak hanya penting bagi kesejahteraan, tetapi juga menjadi kunci menjaga stabilitas sosial serta ketahanan wilayah. Ketika pertumbuhan ekonomi terjaga, masyarakat sejahtera, maka potensi munculnya gangguan sosial maupun ancaman lainnya dapat ditekan seminimal mungkin. Selain aspek pembangunan fisik, 

Untoro juga menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, SDM yang berkualitas akan menjadi fondasi keberhasilan pembangunan dalam jangka panjang. “Pembangunan fisik dan pembangunan manusia tidak bisa dipisahkan. Ketika kualitas SDM meningkat, pembangunan fisik yang dikerjakan akan memberikan dampak lebih luas dan berkelanjutan,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Danrem 081/DSJ menegaskan bahwa dukungan terhadap program pembangunan daerah akan selalu menjadi prioritas. Ia berharap masyarakat di kawasan Pawitandirogo ke depan bisa semakin sejahtera, selaras dengan upaya pemerintah pusat maupun daerah. 

“Inilah yang menjadi fokus kami. Harapannya, masyarakat bisa merasakan secara nyata manfaat pembangunan,” pungkasnya.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Jumat, 15 Agustus 2025

Doa Bersama Korem 081/DSJ Madiun Peringati Kemerdekaan ke-80 RI

Doa Bersama Korem 081/DSJ Madiun Peringati Kemerdekaan ke-80 RI

SN-Media™ Madiun – Setelah semarak lomba dan kegiatan meriah dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Korem 081/DSJ menggelar momen yang lebih khidmat pada Jumat (15/8/2025). Di Masjid Jenderal Sudirman, yang berdiri di kompleks Makorem di Jalan Pahlawan No. 50 Kota Madiun, jajaran prajurit, perwira, hingga aparatur sipil negara berkumpul dalam doa bersama, menyatukan hati dan harapan untuk bangsa.

Suasana kegiatan berlangsung tenang dan penuh kekhusyukan. Setiap lantunan doa mengalir sebagai ungkapan syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diraih serta permohonan agar negeri ini terus dilimpahi keselamatan, kekuatan, dan keberkahan. 

Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menyampaikan bahwa doa bersama ini menjadi wadah untuk bermunajat memohon bimbingan dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin dihadapi bangsa ke depan. 

“Kami memohon agar Indonesia senantiasa mendapatkan yang terbaik, diberi keteguhan, dan kekuatan untuk mengatasi segala rintangan,” ujarnya usai kegiatan. 

Selain sebagai wujud syukur, momen ini juga menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para pahlawan. Untoro menegaskan bahwa doa khusus dipanjatkan untuk mereka yang telah gugur di medan juang demi kemerdekaan. 

“Pada kesempatan ini, kami mendoakan para pahlawan yang dengan keberanian dan ketulusan hati mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya kemerdekaan,” tuturnya. 

Ia menambahkan, semangat perjuangan para pendahulu harus menjadi sumber inspirasi yang menguatkan langkah generasi penerus. Menurutnya, kemerdekaan yang kini dinikmati bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang dan pengorbanan besar. 

“Kita bisa merasakan kemerdekaan berkat pengorbanan pahlawan. Tugas kita sekarang adalah menjaga dan mengisinya dengan hal-hal positif, karya nyata, dan kontribusi untuk kemajuan bangsa,” tandasnya. 

Doa bersama ini menutup rangkaian kegiatan Korem 081/DSJ dalam menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan ke-80, sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik kemeriahan perayaan, ada nilai luhur yang harus terus dijaga: rasa syukur, semangat persatuan, dan tekad membangun negeri. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto : Dok
*** : ----
Copyright : SNM